Kesombongan Surgawi

Kesombongan Surgawi
Bab 341 - Datang !


__ADS_3

Han Sen menghela nafas dan berkata, "Aku hargai kebaikan kalian tetapi jika hanya berurusan dengan Master Domain Penyihir aku sudah lebih dari cukup. Lagi pula aku sudah mengambil sumpah dimana aku sendiri yang akan mengambil hidup mereka berdua, penghinaan yang aku rasakan waktu itu mereka harus membayarnya sekarang !"


"Apakah kau bermaksud untuk menghadapinya sendirian ?" Tanya Zhao Jin dengan ekspresi yang terkejut.


"Yakinlah Senior... aku bukan orang bodoh yang mencari kematian. Jika aku berkata bahwa aku membunuh maka itu semua dilakukan dengan kepastian mutlak." Kata Han Sen dengan tegas.


Mereka semua hanya bisa pasrah dan Xiao Lin mengajukan dirinya untuk ikut. Tentunya dia tidak akan bertarung dan tinggal di Istana Ruang bersama Anak-Anak Han Sen, dia hanya akan memastikan kalau apa yang diucapkan Han Sen adalah kebenaran dan jika sesuatu yang buruk terjadi maka tenaganya mungkin akan berguna.


Han Sen menyetujuinya dan setelah memasukan Xiao Lin kedalam Istana Ruang dia pergi menuju ke Array Teleportasi di Domain Kematian. Jarak yang harus dia tempuh menjadi lebih sedikit jika lewat Domain Kematian.


Sampainya disana Han Sen merasakan perubahan besar, Han Sen terbang untuk memeriksa beberapa tempat dan banyak kerusakan yang terjadi disini akibat pertempuran.


Han Sen melanjutkan perjalanannya dan berniat memeriksa sesuatu, tidak jauh dari lokasinya adalah tempat dimana dia pertama kali datang ke Alam Immortal yaitu Tanah Suci.


Disana tidak sedikit orang yang bertarung dan saling membunuh satu sama lain. Kesadaran Ilahi Han Sen menyebar dan dia tersenyum puas bahwa tujuannya tidaklah berakhir sia-sia.

__ADS_1


Aura membunuh Han Sen meledak dengan gila dan seketika pertempuran berhenti karena momentum gila yang Han Sen keluarkan. Perlahan Han Sen turun kebawah dan berjalan kesalah seorang Prajurit.


"Lama tidak berjumpa Teng Zong... sepertinya kau terlihat kesulitan disini !" Kata Han Sen dengan santai


"Ya... lama tidak bertemu." Kata Teng Zong dengan sedikit lelah.


Teng Zong adalah orang yang naik dan ditempatkan diruangan yang sama bersama dengan Han Sen. Jadi Han Sen sengaja kemari untuk menyapanya sebentar dan setelah itu dia bisa melanjutkan perjalanannya lagi.


"Aku tidak memiliki banyak waktu yang bisa kita bicarakan. Setelah ini mintalah kebebasanmu dan datanglah ke Wilayah Kesombongan Surgawi, aku akan menyambutmu disana !" Han Sen menjentikkan jarinya dan Api Petir Hitam terpecah menjadi sekumpulan kelopak bungan kecil.


Han Sen terus merobek ruang dan setiap langkah dia dapat mempersingkat jarak yang jauh, perjalanan yang dia tempuh hanya beberapa hari saja dan pada akhirnya dia sampai di Domain Penyihir.


Han Sen menyerap energi alam dalam jumlah yang besar dan Auranya meledak dengan gila, dia memutar Pedangnya dan Qi Pedang yang sangat kuat melesat lurus dengan tajam.


Shen Fei membuka matanya dan menyadari serangan yang sangat kuat bergerak kearah Istananya. Segera dia menggunakan kekuatan Domain dan membuat dinding penghalang beberapa lapisan.

__ADS_1


*Bang... Bang... Bang...*


Dinding penghalang itu runtuh dan Qi Pedang Han Sen berhasil dihentikan. Shen Fei terlihat sangat marah dan melambaikan tangannya, dia muncul tepat dihadapan Han Sen dan hal ini cukup membuatnya terkejut.


"Ho... Bocah kurang ajar... berani kau datang ketempatku dan menyerang secara diam-diam, jika kau sangat ingin mati maka aku bisa membantumu sekarang !" Teriak Shen Fei dengan marah.


"Bukankah aku sudah mengatakan kepadamu Bajingan Tua, hidupmu akan berakhir ditanganku dan apakah kau masih ingat penghinaan waktu itu. Dalam hidupku tidak ada yang boleh menganiaya Istriku, jika aku tidak membunuhmu maka aku tidak akan memiliki wajah untuk diperlihatkan didepan umum." Teriak Han Sen dengan penuh niat membunuh.


"Kau tidak perlu menunjukan wajah karena sebentar lagi kau akan mati !" Shen Fei memutar tongkatnya dan rantai hitam yang dilapisi kekuatan Domain melesat kearah Han Sen.


Han Sen dapat merasakan kekuatan aneh yang terkandung dalam rantai itu, dia memang tidak mengerti apapun tentang seni kutukan namun Han Sen percaya bahwa dia hanya perlu menghancurkannya selama dia lebih kuat.


Qi Alam menyelimuti Pedangnya dan Han Sen mengayunkannya, gelombang besar dari Qi Pedang Han Sen menghancurkan rantai itu dengan mudah. Shen Fei sedikit waspada dalam hal ini, dia tidak menyangka kalau kekuatan Han Sen akan tumbuh ketitik ini dalam waktu yang singkat.


"Sialan... aku harus serius sekarang... membiarkan Anak ini hidup itu sama saja seperti Bom bunuh diri. Bakatnya terlalu luar biasa... membiarkannya tumbuh akan menjadi malapetaka yang mengerikan." Kata Shen Fei dengan dingin.

__ADS_1


__ADS_2