
Sudah satu bulan berlalu sejak Han Sen berlatih dan kontrolnya menggunakan Pedang Kekacauan menjadi lebih stabil. Walaupun dia belum mampu menunjukan kekuatan yang sebenarnya dari Pedang Kekacauan karena Basis Kultivasinya yang masih rendah, namun setidaknya Han Sen dapat mengatur pelepasan Qi yang dia gunakan dengan sempurna.
Tumpukan Mayat Beast Tingkat Virtual sudah menjadi bukit mayat. Han Sen duduk dipuncak dengan tenang dan kegelapan melahap semua mayat Beast dan hanya menyisakan tulangnya saja.
Semesta kecil didalam tubuhnya meluas hingga dua kali lipat. Walaupun Han Sen masih kesulitan untuk menerobos Tahap Akhir namun dengan Divine Dao Alam yang dia Kultivasikan, setiap peningkatan yang dia capai berdampak besar untuk dirinya.
"Sudah waktunya bagiku untuk pergi kelapisan kelima. Setidaknya sebelum aku kembali ke Kekaisaran aku ingin menerobos Tahap Akhir Alam Virtual !" Kata Han Sen dengan tegas.
Han Sen menyimpan semua tulang Beast dan segera berdiri didepan penghalang. Tidak seperti pertama kali dia datang kemari, karena Han Sen sudah menyerap Teratai Kekacauan dan meniadakan sumbernya maka penghalang Qi Kekacauan menjadi lebih lemah.
Tanpa pikir panjang Han Sen melompat kedalam dan lapisan Qi Alam menyelimuti tubuhnya. Han Sen bisa saja menyerap semua Qi Kekacauan disini namun itu hanya akan berakibat buruk untuknya.
__ADS_1
Kedua jenis Qi didalam tubuh Han Sen haruslah stabil. Jika salah satu dari mereka lebih kuat maka itu akan menjadi hal yang buruk dan tidak seimbang nantinya, setidaknya setelah semua ini selesai Han Sen akan membuat Pil Roh yang membantunya mendorong Qi Kehidupan.
Han Sen berhasil melewatinya dengan mudah dan sebuah Bilah Angin hitam bergerak kearahnya, dadanya langsung terkena Bilah Angin itu dan terlihat luka gores yang merah didadanya.
Bilah-Bilah Angin terus bermunculan seperti tetesan hujan. Tidak ada ruang bagi Han Sen untuk menghindar dan Han Sen tidak memiliki pilihan selain menahannya dengan tubuhnya secara langsung.
"Sudah sangat lama... Angin Yin Yang... apakah disini ada sebuah sumber kekuatan sampai membentuk Angin Yin Yang. Tapi ini sedikit bagus untukku... selain aku bisa menyerapnya Angin ini juga sangat bermanfaat bagi Kultivator penempaan tubuh. Aku juga ingin tahu sejauh mana batasan yang bisa aku capai !" Han Sen memutuskan untuk melangkah kedepan.
Semakin dia melangkah lebih dalam Angin Yin Yang menjadi jauh lebih kuat. Sesekali Han Sen berhenti untuk menyerap Angin Yin Yang dan berkultivasi, tubuh fisiknya mencapai titik yang baru dan sekeras Artifak pertahanan Tingkat Dao Fusion.
....
__ADS_1
Disisi lain di Dunia Langit dan Bumi semua orang sudah memulai latihan mereka. Yao Wu melangkah keluar dari dalam Gua kecil yang sengaja dia buat, Kultivasinya yang baru menerobos Tahap Akhir Alam Divine Sea sudah sangat stabil.
Tidak ada Beast yang berani mendekati dirinya dan Yin Qi didalam tubuhnya menjadi lebih padat, Jiwa Roda Bulan juga menjadi sangat kuat seiring berjalannya waktu dan diluar terlihat perkemahan yang sudah mulai didirikan.
Sekarang dia sepenuhnya siap dan pergi ke Sumber Prinsip Dunia. Dirinya yakin bahwa Saudari yang lainya juga sudah bergerak kesana, Kultivasi mereka semua bisa dianggap setara dan kemungkinan besar mereka juga sudah menerobos.
Han Sen memberikan banyak Sumber Daya latihan untuk mereka semua. Terlebih energi spiritual disini sangat kaya, peluang besar seperti ini tidak akan datang setiap harinya dan mereka harus memanfaatkannya dengan baik.
Saat perjalanan Yao Wu tidak sengaja bertemu dengan Yun Zhi yang duduk diam. Didepannya saat ini adalah lahar yang sangat panas dan pilar batu yang dapat menjadi pijakan, jaraknya dengan daratan cukup jauh dan banyak Beast yang bersembunyi didalam lahar.
Yao Wu mendarat disamping Yun Zhi dan menyapanya, "Apakah Saudari Yun sengaja menunggu kami ?"
__ADS_1
"Ya... sepertinya Saudari Yao juga sudah menerobos. Tolong hati-hati... gravitasi ditempat ini menekan seseorang untuk tidak bisa terbang, paling banyak kita hanya bisa melompat saja. Sebelumnya ada beberapa orang nekat yang asal pergi, hasilnya pilar batu yang rapuh itu hancur dan membuat mereka mati. Belum lagi ada Beast yang bersembunyi didalam lahar, jadi aku memutuskan untuk mengamatinya terlebih dahulu sebelum mengambil keputusan untuk pergi." Kata Yun Zhi dengan jujur.
Dirinya sengaja menunggu untuk memberikan peringatan untuk mereka. Lagi pula mereka adalah satu Keluarga yang memiliki Suami yang sama, jika salah satu dari mereka terluka atau mati ditempat ini maka Han Sen akan sedih mendengarnya.