Kesombongan Surgawi

Kesombongan Surgawi
Bab 332 - Awal Dari Sebab Pertempuran Besar


__ADS_3

Duan Jian dan Shen Fei sedikit khawatir dalam menghadapi Xiao Lin, alasannya sangat jelas karena lokasinya saat ini dekat dengan Domain Bintang Surgawi.


Sebagai Master Domain mereka hanya bisa mengeluarkan kekuatan terbaik mereka dengan menggunakan media Domain itu sendiri.


"Aku sarankan kalian melepaskan mereka dan jangan bertindak bodoh. Akhiri masalah ini disini... aku akan menjamin kalian bisa pulang tanpa adanya pertarungan yang tidak perlu !" Kata Xiao Lin dengan dingin.


"Bahkan jika kau tidak menghentikannya mereka masih bukan lawan untukku. Tapi untuk kali ini aku akan memberikan wajah kepadamu, Shen Fei... kita akhiri kesenangan ini sampai disini. Waktunya belum tiba untuk melawan mereka dan kau Zhuge Yan, katakan ini pada bajingan tua River bahwa suatu hari aku akan mengambil kepalanya dan menghancurkan Domain River sampai menjadi abu !" Kata Duan Jian dengan niat membunuh yang besar dan Shen Fei melemparkan mereka berdua kearah Zhuge Yan.


Mereka berdua ingi mengakhiri ini dan tiba-tiba suara Han Sen terdengar, "Sebelum kau pergi dengarkan ini... Senior Bai Limo... kau tahu bukan !"


Duan Jian berhenti dan berbalik dengan senyum yang dipenuhi dengan niat membunuh, "Sudah aku tebak jika kemampuanmu dan orang itu sangatlah mirip, dimana kau bertemu dengannya katakan padaku sialan !"

__ADS_1


Zhao Ling berdiri dan meraih tubuh Han Sen, dia menggelengkan kepalanya dan memberikan kode agar Han Sen tidak mengungkapkan hal itu. Dirinya sangat khawatir dengan Han Sen dan energi kehidupan yang dia rasakan dari Han Sen sangatlah tipis.


"Hehehe... dia sudah mati dan percuma saja kau mencarinya." Han Sen menyerap energi alam dalam jumlah yang besar dan mereka semua memperhatikan gerakannya ini.


"Kau mempelajari itu ?" Tanya Duan Jian dengan sudut mulutnya yang terangkat.


Han Sen berteriak dengan keras, "Dengarkan aku kalian berdua... hari dimana aku menjadi Immortal Emperor Tahap Akhir tidak akan lama. Aku Kesombongan Surgawi yang berdiri sejajar dengan Hukum Surga tidak akan melupakan penghinaan ini, aku tidak butuh dukungan Klan Naga atau Master Domain lainya."


Han Sen meledakan kemarahannya dan berteriak sangat keras, "Kau menginginkannya bukan maka tunggu saja... hari ini aku jatuh dan kalah telak, tapi dalam hidupku ada satu aturan dimana mereka yang berani menyakiti Istriku aku akan memberikannya kematian yang tidak bisa kalian berdua bayangkan. Ketika waktunya tiba aku akan datang kepada kalian, pada saat itu dia yang menang akan mendapatkan semua hak dari pecundang. Aku bersumpah kepada Surga bahwa di Alam Immortal itu hanya salah satu diantara kita yang akan tetap hidup, ini adalah awal dimana akan sejarah mencatat sebuah pertempuran besar... sebuah benturan kekuatan besar !"


Suara Han Sen ini mencapai ketelinga semua orang yang berdiri jauh dari lokasi itu, keberanian ini memang tidak ada duanya. Duan Jian benar-benar sangat ingin membunuh Han Sen ketika mendengar kebenaran itu, namun melihat keadaan sepertinya dia harus bersabar dan tidak bertindak gegabah.

__ADS_1


Shen Fei dan Duan Jian segera pergi dari tempat itu, sumpah kepada surga tidak mungkin bisa dilanggar. Dirinya akan kembali terlebih dahulu dan menunggu kedatangan Han Sen, lagi pula level seorang Master Domain bukan sesuatu yang bisa dia sentuh begitu saja.


"Setelah bertindak keras akhirnya Anak ini sudah mencapai batasannya ya..." Kata Zhuge Yan dengan sambil melihat Han Sen yang pingsan dipelukan Zhao Ling.


Xiao Lin turun kebawah dan berkata, "Setidaknya dia memiliki nyali untuk menantang mereka dan membalas penghinaan."


Zhuge Yan menutup matanya dan melihat kebenaran melalui jiwa yang tersebar disana, "Jadi seperti itu... sebelum dia berhadapan dengan dua orang tua yang tak tahu malu itu dia sudah dikepung oleh lebih dari Kultivator Tahap Akhir Immortal Emperor."


"Ling'er.... bawa Han Sen pergi ketempat Ibumu dan berikan dia perawatan. Energi kehidupan didalam tubuhnya sangat tipis, dia menggunakan kekuatan itu sebelum benar-benar menguasainya. Untungnya Inti Immortalnya tidak hancur karena efek sampingnya." Kata Zhao Jin dengan dingin.


Zhao Ling segera kembali dan menggunakan Array Teleportasi miliknya untuk pergi ke Pulau Naga. Qin Tian juga pamit pergi dan harus memberikan berita ini kepada yang lainya.

__ADS_1


"Zhao Jin... Fu Xia... apakah menurut kalian Anak ini mampu mengalahkannya ?" Tanya Zhuge Yan dengan penasaran.


"Aku tahu apa maksudmu... sejak awal Alam Immortal hanya menerima lima Master Domain, tapi menantuku itu sangat hebat dan kau sudah melihatnya sendiri. Sekalipun dia tidak akan menjadi Master Domain membunuh mereka adalah bukanlah sesuatu yang mustahil untuknya." Kata Zhao Jin dengan jujur.


__ADS_2