Kesombongan Surgawi

Kesombongan Surgawi
Bab 94 - Sampai di Sekte Awan


__ADS_3

Han Sen menghela nafas dan berkata, "Maka aku ijinkan... mari kita abaikan masalah Luo Feng terlebih dahulu, aku berniat untuk tidak ambil bagian lebih awal. Singkatnya semuanya aku serahkan dalam pengaturanmu !"


"Kekuatan tempur pihak kita bahkan tidak jauh berada dibawah keempat Sekte. Seharusnya ini akan baik-baik saja." Kata Qing Yong yang tidak keberatan sama sekali.


Lagi pula Han Sen terlalu kuat dan dirinya hanya ditujukan untuk menghadapi Jenius keempat Sekte. Han Sen bisa menjadi kartu as untuk mereka dan menjadi penentu yang besar nantinya.


"Jangan meremehkan situasi... terkadang terdapat variabel yang tidak beraturan. Kau harus mengamati semua musuhmu dengan baik dan menentukan siapa yang harus kau turunkan atau tidak !" Kata Han Sen dengan tegas.


"Baik... kalau begitu saya akan mendiskusikan ini dengan semua orang." Qing Yong berdiri dan segera meninggalkan ruangan itu.


Tanggung jawab sebesar ini akan dia pikul dan Qing Yong tidak akan mengecewakan Han Sen, rasa hormat hanya didapatkan oleh mereka yang benar-benar kuat dan Han Sen layak mendapatkannya.


Han Sen berdiri dan berjalan kearah Chai Ying tanpa sadar Chai Ying merasa gugup dan mundur hingga punggungnya menyentuh tembok. Han Sen menahannya dan Chai Ying tidak berani melakukan kontak mata dengan Han Sen secara langsung.


*Klik.*

__ADS_1


Han Sen menjentikkan jarinya dan membaut penghalang, wajah mereka saling berdekatan dan melihat respon Chai Ying membuatnya ingin lebih mengganggunya.


"Apakah kau gugup... biasanya kau hanya memberikan respon santai. Sepertinya wanita tetaplah wanita !" Han Sen mengusap dagu Chai Ying dengan lembut.


Chai Ying menjadi lebih gugup dan jantungnya berdetak dengan keras. Han Sen perlahan mencium bibirnya dan Chai Ying merasakan sensasi yang tidak pernah dia rasakan sebelumnya.


Nafasnya mulai terengah-engah dan Han Sen dengan liar memainkan tubuhnya. Perlahan pakaian mereka semuanya dilepas dan Han Sen bercinta dengannya ditempat tidur.


Liu Shuang sengaja memberikan mereka kesempatan dan memilih berlatih. Seminggu sudah lewat dan akhirnya mereka semua sampai di Sekte Awan.


Semua orang turun dan Qing Yong menyimpan kembali Artifaknya. Didepan pintu gerbang terdapat seorang yang mendata semua orang, Han Sen menyebutkan asal mereka dan menunjukan Token.


Semua orang mengikutinya dan sampai disebuah halaman yang besar. Terdapat ruang yang cukup untuk tempat tinggal semua orang dan setiap orang memilih tempat mereka masing-masing.


"Kalian semua pastikan istirahat dengan baik !" Kata Han Sen dengan santai.

__ADS_1


"Baik Ketua." Semua orang bergegas pergi dan beristirahat.


Qing Yong sendiri menyusun rencana untuk Turnamen. Han Sen juga meminta Chai Ying dan Liu Shuang untuk beristirahat, dia akan menempati kamar itu sendiri dan melakukan latihannya.


Aura disini terlihat jauh lebih padat dan cocok untuknya berlatih. Cincin Semesta kesembilannya membutuhkan banyak energi, setidaknya Han Sen akan melakukan yang terbaik sebagai bentuk persiapan.


Sore harinya seorang Pria masuk kehalaman mereka, dia menggunakan pakaian yang berasal dari Sekte Union. Orang itu merupakan Luo Feng dan Kultivasinya saat ini berada di Alam Divine Transforamasi.


Aura membunuh Luo Feng meledak dan mengejutkan semua orang. Qing Yong membuka pintunya dengan keras dan Pan Song juga ikut keluar, sisanya mereka hanya mengawasi dari balik jendela dan mungkin akan terjadi bentrokan diantara mereka.


Luo Feng sedikit terkejut melihat Qing Yong dan Pan Song yang sudah menerobos Alam Divine Transformasi. Liang Jie juga keluar dan dia menunjukan dirinya yang tak kenal takut didepan Luo Feng.


"Ho... setelah tidak bertemu hampir dua tahun kalian semua sudah berkembang seperti ini. Aku pikir bajingan itu sedikit memberikan permen untuk kalian semua !" Kata Luo Feng dengan dingin.


Liang Jie ingin marah namun Qing Yong menghadangnya, "Tenanglah.... berdebat dengan sampah sepertinya hanya membuang-buang waktu. Setidaknya Ketua Han Sen bukanlah seorang Pria terhormat dimana dia tidak takut melawan orang yang lebih kuat, tidak seperti orang yang akan mengkhianati kepercayaan orang lain dan memilih pihak yang lebih menguntungkan."

__ADS_1


"Sejak kapan kau seberani itu... apakah kau sangat percaya diri untuk bisa mengalahkanku. Aku mengakui kalian memang mampu lolos dalam putaran kedua dan bersaing melawan kami keempat Sekte utama. Jika kau ingin lanjut maka dengarkan baik-baik peringatanku ini... lebih baik ketika kalian semua melihatku maka larilah sejauh mungkin atau kalian semua akan mati !" Luo Feng menatap kearah kamar Han Sen dan berbalik pergi dari tempat itu.


Qing Yong tersenyum dan berkata, "Aku akan menunggunya... hidup dan mati akan ditentukan nanti saat kita bertemu !"


__ADS_2