
SELAMAT MEMBACA
💚💚💚💚💚
- Pagi pkl.07.00wib-
Tok... tok....
" Assalamualaikum suci, sudah bangun sayang, bunda masuk ya", ucap bunda.
" Waalaikumsalam iya bunda, masuk aja gak dikunci", ucap suci tersenyum.
" Hari ini dipingit ya Nak, gak boleh keluar dan gak boleh ketemu mas Zhein. Kamu dikamar aja nanti ada yang mau lulur kamu sama buat hena." ucap bunda lembut.
" Iya bunda, suci mengerti", ucap suci sambil memeluk bundanya.
" Bunda mengerti nak, apa yang kamu hadapi saat ini, ujian yang saat ini kamu sabar dan apabila lulus kamu akan bahagia dunia akhirat, dan ini menguji iman dan tingkat kedewasaanmu." ucap bunda sambil mencium kening suci.
" Doain suci ya bunda," ucap suci
" Besok mau menikah, sekarang harus banyak senyum, nanti keluargamu datang biar mereka senang melihatmu juga bahagia karena pernikahanmu, bunda ambilin makan dulu, buat dianter mbok Munah, bunda masih harus cek lainnya, gak papa kan?", ucap bunda lembut.
Hampir semua makhluk hidup yang ada di dunia ini diciptakan berpasang-pasangan. Seperti manusia, hewan dan tumbuh-tumbuhan.
Allah berfirman dalam Al Quran surah Adz Dzariyaat ayat 49:
وَمِن كُلِّ شَىْءٍ خَلَقْنَا زَوْجَيْنِ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ
Artinya:
“Dan segala sesuatu kami jadikan berpasang-pasangan, supaya kamu mengingat kebesaran Allah.” [QS. Adz Dzariyaat ayat 49]
Allah sudah menetapkan kelahiran manusia sebagai takdir yang sudah pasti yaitu jenis laki-laki dan perempuan.
Allah juga akan memberikan jodoh masing-masing untuk setiap mahluknya. Untuk manusia yang sudah dewasa, maka akan datang hari aqil baliq dan akan menuju pernikahan.
Siapa yang tidak ingin menikah?
__ADS_1
Semua manusia yang sudah dewasa semua ingin menikah, karena sudah kodratnya bahwa kita diciptakan untuk berpasang-pasangan.
Pernikahan adalah upacara suci yang bertujuan mempersatukan antara laki-laki dan perempuan dalam menjalin ikatan suci yang halal.
Allah telah berfirman dalam Al Quran surah Ar-Rum ayat 21:
وَمِنْ ءَايَٰتِهِۦٓ أَنْ خَلَقَ لَكُم مِّنْ أَنفُسِكُمْ أَزْوَٰجًۭا لِّتَسْكُنُوٓا۟ إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُم مَّوَدَّةًۭ وَرَحْمَةً ۚ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَءَايَٰتٍۢ لِّقَوْمٍۢ يَتَفَكَّرُونَ
Artinya:
“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.” (QS. Ar-Rum ayat 21).
Dari ayat diatas dapat ditafsirkan bahwa Allah memilki kekuasaan untuk menciptakan kaum istri untuk kalian (kaum laki-laki) dari kaummu sendiri agar jiwa kalian tenang dan damai, dan Dia menjadikan kecintaan dan kasih sayang antara suami dan istri.
Sesungguhnya dalam penciptaan Allah terhadap semua itu terkandung petunjuk atas Kuasa Allah dan keesaan-Nya bagi kaum yang berpikir.
Setelah melangsungkan pernikahan berarti pasangan pengantin sudah mendapatkan restu dari Allah untuk membina rumah tangga. Dan dalam berumah tangga nanti mereka akan melanjutkan keturunannya.
Dengan melakukan janji suci yang direstui oleh orang tuanya serta adanya saksi maka pasangan pengantin sudah menjadi pasangan yang sah lahir dan batin. Prosesi janji suci antara laki-laki dan perempuan ini akan diadakan dalam sebuah akad nikah.
Mudah mudahan jalan yang ku pilih ini jalan yang di ridhoi oleh Allah SWT.
Ting....
Satu buah notifikasi pesan masuk.
MAMA....
" JANGAN PERNAH HUBUNGI KAMI KEMBALI, URUS URUSANMU SENDIRI SUCI, TIDAK PERLU MINTA RESTU DARI MAMA DAN PAPAMU, SUDAH JELAS KITA TIDAK ADA IKATAN APA APA LAGI. NAMAMU JUGA SUDAH DICORET DARI KARTU KELUARGA KAMI, KITA TIDAK MAIN MAIN, KALO KAMU SANGGUP MENERIMA RESIKO ATAS KEPUTUSANMU, JANGAN PERNAH HUBUNGI KAMI LAGI, CAMKAN ITU"
Ya Allah cobaan seperti apa ini?, baru saja aku bahagia akan menikah sudah kau datangkan badai kembali. Apakah aku kuat dengan ini semua?....
Sudah tidak ada lagi air mata. Sudah kering, yang ada hanya perih dan sesak.
Ceklek....
" Maaf Bu suci kami dari pihak perias, tadi sudah ketuk pintu tapi tidak ada sahutan" , ucap salah satu karyawan.
__ADS_1
" Oh iya maaf, saya gak denger tadi lagi fokus sama ponsel, ayo masuk, kita mau apa dulu" ucap Sofi
" Kita luluran dulu ya Bu, kemudian mandi aromaterapi, terakhir kita buat henanya", ucap karyawan itu.
"Oke" ucap suci
Dimulailah aktivitas lulur pengantin. Baru sejenak menikmati pijatan lembut, ponsel kembali berdering.
***Eyang Atmaja ia calling....
" assalamualaikum nduk kamu sehat? besok mau jadi pengantin harus banyak senyum, jangan cemberut biar cantik", ucap eyang terbata bata.
" waalaikumsalam sehat eyang, eyang gimana sehat? tapi suara eyang seperti sedang sakit?, eyang besok hadir kan, lihat suci jadi pengantin eyang. Kan mama sama papa sudah gak perduli suci eyang, bisa kan eyang?", tanya suci sopan.
" Eyang sehat nduk, hanya lelah saja, besok eyang gak bisa hadir nduk, besok pakde Bowo akan datang bersama istrinya menjadi wali mu nduk, setelah menikah ajak suamimu ke rumah eyang ya nduk. Jadilah istri yang baik, yang sabar, tidak mengedepankan ego dan tuntutan, dampingi suamimu dalam keadaan suka dan duka, kunci istri masuk surga ISTRI HARUS MENURUT, kalo kamu jalani dengan tulus ikhlas insya Allah bahagia dunia akhirat. Ingat pesan eyang ya nduk, jangan seperti mamamu yang durhaka. Sudah ya nduk eyang mau istirahat lagi, assalamualaikum" ucap eyang.
"Iya eyang, terima kasih wejangannya, setelah menikah nanti aku ajak mas Zhein ke kampung kita, mudah mudahan tidak keberatan, selamat istirahat eyang, waalaikumsalam." ucap suci***.
Ponsel pun kembali berdering.
PAKDE BOWO IS CALLING.....
"Assalamualaikum pakde, sehat? sudah perjalanan kesini atau belum?" ucap suci
"Waalaikumsalam, calon pengantin semangat betul. Pakde sehat suci, bagaimana persiapanmu sudah beres? pakde berangkat nanti sore, biar budemu bisa menemanimu suci", ucap pakde.
"Iya pakde terima kasih sudah mau menjadi wali suci, bude tidur sama suci ya pakde. Persiapan kayaknya sudah beres pakde, bunda dan mas Zhein yang urus semua, suci hanya dimintai pendapat saja", ucap suci.
" Kamu beruntung suci, calon suamimu begitu bertanggung jawab atas dirimu, jangan sampai kamu kecewakan dia, ujian dalam rumah tangga pasti ada nak, tapi bagaimana kita menyikapinya dengan kepala dingin. Jangan durhaka pada suami, jujurlah, jangan membuat suami khawatir dan cemas. Apalagi ibu mertuamu sungguh sayang padamu suci, seharusnya kamu lihat kebesaran Allah dari sudut pandang yang berbeda suci. Keputusanmu ini tepat suci. Jangan merasa bersalah apalagi menyesali, masa depanmu masih panjang. Satu hal lagi, jangan pernah minta cerai pada suamimu, ingat pesan pakde suci, jangan gegabah. Ya sudah suci, pakde siap siap dulu ya, assalamualaikum", ucap pakde.
" Iya pakde akan suci ingat terimakasih nasihatnya, waalaikumsalam"
Alhamdulillah.. benar bahagia dan bersyukur itu mensyukuri nikmat Allah yang tak terkira, kebesaran Allah akan hadir setiap langkah kita, bagaimana kita menyikapinya. Bila kita merasa Allah tidak adil, maka ketidakadilan yang datang, tapi bila kita merasakan kehadiran Allah setiap waktu, maka kita tahu itulah kebesaran Allah yang sesungguhnya.
-------------------
TERIMA KASIH SUDAH MELIPIR
__ADS_1
JAZAKALLAH KHAIRAN
💚💚💚💚💚***