
Beberapa tahun yang lalu, saat itu Norman menjalani masa kuliahnya di Oxford Universitas. Sebagai calon pemimpin dia harus mendapatkan pendidikan di universitas yang bagus sehingga Oxford Unversitas menjadi pilihannya.
Pada masa itulah Norman mengenal Abraham yang juga menuntut ilmu di universitas itu. Mereka berteman baik dengan cepat namun sebelum Norman mengenal Abraham, dia sudah mengenal Emely terlebih dahulu.
Norman menyukai Emely namun dia tidak pernah mengatakannya supaya hubungan persahabatan mereka tidak hancur. Mereka seperti sahabat pada umumnya dan ketika Norman mengenalkan Abraham pada Emely, Emely jatuh cinta pada pandangan pertama pada Abraham.
Hampir setiap hari Emely mencari Norman dan mengatakan perasaannya, sebagai seorang sahabat dan juga pria yang mencintai Emely secara diam-diam membuat Norman memutuskan untuk mendukung Emely walau begitu Norman tidak ikut campur. Dia hanya memberikan dorongan agar Emely tidak menyerah.
Dia juga tidak tahu bagaimana perasaan Abraham pada Emely, walau Emely mendesaknya berkali-kali dan memintanya untuk menanyakan pada Abraham apakah pria itu menyukainya atau tidak, Norman tidak pernah mau melakukannya. Baginya lebih baik Emely tahu sendiri akan hal itu dan pada akhirnya Emely mengambil keputusan untuk menyatakan perasaannya.
Norman tahu akan hal itu, dia memberi Emely dukungan. Lagi pula mereka sahabat baik tapi dia tidak pernah tahu apakah Emely sudah menyatakan perasaannya atau tidak pada Abraham. Dia tidak pernah bertanya, hubungan mereka bertiga juga baik-baik saja namun keberadaan Renata tidak mereka ketahui.
Renata membenci Emely, dia adalah sahabat baik Emely. Renata meminta Emely memperkenalkan dirinya pada Norman karena dia jatuh hati pada Norman apalagi dia tahu Norman adalah calon seorang penguasa tapi Emely tidak mau karena dia tahu kelakukan buruk Renata dan juga tujuan Renata. Emely tidak mau Norman menjalin hubungan dengan Renata dan dimanfaatkan, sebab itu dia tidak mau mendengar permintaan Renata sehingga membuat Renata marah dan bersumpah akan merebut pria yang Emely sukai dan menghancurkan hubungan mereka bertiga.
Malam itu, semua yang terjadi pada Emely dilihat oleh Jasson sebab itu Jasson adalah saksi kunci tapi dia tidak mengatakan apa pun saat polisi memeriksa kematian Emely karena dia pikir dia bisa memanfaatkan situasi itu dan benar saja, dia meraup keuntungan dari memeras Renata namun hari ini, dia harus dihadapkan oleh dua pria yang sedang mencari kebenaran akan kematian Emely.
__ADS_1
Norman dan Abraham masih menunggu, Jasson menelan ludah. Dia jadi bingung harus memulai dari mana apalagi malam itu dia hanya orang yang lewat dan secara tidak sengaja melihat apa yang Renata lakukan.
"Sepertinya kau benar-benar menguji kesabaranku!" ucap Norman.
"Tidak, aku hanya tidak tahu harus memulai dari mana," ucap Jasson.
"Katakan saja apa yang kau tahu dan kenapa kau bisa berkata jika Renata yang telah membunuh Emely?" tanya Norman dengan nada tinggi.
"Malam itu, aku tanpa sengaja melihat Renata mengunjungi Emely. Aku sudah mengenal mereka berdua sejak lama tapi kami tidak begitu akrab. Gelagat Renata yang mencurigakan membuat aku curiga sehingga aku memutuskan untuk mengintip apa yang hendak Renata lakukan. Aku tahu Renata begitu iri pada Emely karena dia bisa dekat dengan kalian berdua sedangkan dia tidak bisa. Aku juga tahu jika persahabatan di antara mereka sudah berubah menjadi kebencian jadi aku memutuskan untuk mengintip apa yang mereka lakukan," jelas Jasson.
"Jadi, apa yang mereka lakukan?" teriak Norman tidak sabar.
Abraham dan Norman terkejut mendengar perkataan Jasson. Jadi Emely mati karena dicekik oleh Renata? Mereka meminta Jasson menjelaskan semua yang dia tahu secara rinci agar mereka tahu apa yang sebenarnya terjadi pada malam kelam di mana mereka menemukan Emely sudah tidak bernyawa.
Malam itu, sebelum Abraham mendatangi rumah Emely sesuai dengan pesan yang dia dapatkan, tidak saja Emely, Norman juga mendapatkannya dan tentunya memang Emely yang meminta mereka untuk datang. Semua itu atas permintaan Renata dan Emely mau melakukannya karena di bawah ancaman.
__ADS_1
Akibat rasa benci dan iri hati yang melanda, Renata mengeluarkan seutas tali dari dalam tas. Tali itu memang sudah dia persiapkan untuk menjalankan aksi kejinya. Setelah Emely meminta Abraham dan Norman untuk datang, secara tiba-tiba Renata menjerat leher Emely dari belakang.
Emely terkejut dan memberontak, dia bahkan menendangkan kedua kakinya tapi kedua kaki Renata menjepit tubuhnya dengan erat sehingga Emely tidak berdaya. Tanpa belas kasihan, Renata menarik kencang tali yang menjerat leher Emely sehingga Emely tidak bernapas lagi.
Semua itu disaksikan oleh Jasson yang mengintip. Pria itu terkejut, namun apa yang dilakukan oleh Renata tidak berakhir. Agar aksinya tidak ketahuan, Renata memanipulasi keadaan. Tali yang dia gunakan diikat pada sebuah tiang lalu dia menggantung tubuh Emely yang sudah tidak bernyawa di sana. Orang-Orang akan mengira jika Emely bunuh diri. Tidak ada jejak, tidak ada sidik jari yang dia tinggalkan. Semua dia lakukan sampai bersih dan setelah selesai, Renata pergi dari tempat itu.
Jasson juga pergi, dia takut ada yang mengira dia pelaku yang melakukan hal itu dan setelah kepergian mereka tidak lama, Abraham tiba terlebih dahulu.
Tanpa curiga sama sekali, Abraham mengetuk pintu rumah bahkan dia masuk ke dalam rumah Emely tapi apa yang dia dapatkan di dalam sana membuat Abraham terkejut karena dia mendapati tubuh Emely tergantung di tengah ruangan. Dia segera berlari untuk menurunkan Emely tanpa pikir panjang. Ketika Emely sudah berada di dalam pelukannya, Norman pun datang. Pintu yang terbuka membuat Norman curiga sehingga dia langsung masuk ke dalam namun betapa terkejutnya Norman saat mendapati Emely sudah tidak bernyawa di dalam pelukan Abraham.
Dari sana kesalahpahaman di antara mereka terjadi. Abraham mengatakan bukan dia yang melakukannya tapi Norman tidak mempercayainya dan menganggap kematian Emely akibat ulah Abraham.
Kematian Emely memang diduga bunuh diri karena tidak ditemukan memar atau apa pun di tubuhnya tapi Norman tetap menganggap Emely melakukan hal itu akibat ditolak oleh Abraham dengan kata-kata pedas dan menyakitkan sehingga membuat Emely mengambil jalan nekad tapi siapa yang menduga dibalik apa yang terjadi yang membuat mereka bermusuhan ternyata tersimpan sebuah rahasia besar dan Renata dibalik semua kejadian itu.
Abraham tampak tidak percaya, setelah mendengar perkataan Jasson. Norman juga tampak shock. Pria itu tampak terduduk di kursi dengan ekspresi tidak percaya, dia sungguh tidak menduga Renata yang telah menyebabkan retaknya hubungan mereka. Dia tahu Jasson tidak mungkin berbohong karena permintaan Abraham karena dia bisa melihat jika Abraham juga begitu shock seperti dirinya.
__ADS_1
Abraham melangkah mundur dan melangkah pergi, sedangkan Gaston mengikutinya dari belakang. Tawa Abraham terdengar mengiri kepergiannya, Norman tidak juga mencegah, apa yang dia dengar benar-benar membuat mereka berdua terpukul.
Abraham menertawakan kebodohannya yang menjalin hubungan dengan wanita yang sudah membuat mereka jadi seperti itu bahkan hampir saja dia menikahi wanita itu. Sungguh dia begitu bodoh telah diperdaya oleh Renata namun siapa yang menduga? Kala itu Renata muncul bagaikan seorang malaikat di hadapannya tapi sayangnya dia hanyalah iblis yang berwujud malaikat dan dia, benar-benar sudah tertipu oleh wanita iblis itu.