Ku Kejar Cinta Audrin

Ku Kejar Cinta Audrin
Episode 01


__ADS_3

...Cerita ini berawal dari kisah dimana gadis yang hangat, ceria, dan humoris yang selalu di remehkan dan di benci teman temannya berubah jadi gadis yang dingin....


...Gadis itu selalu punya mimpi untuk menaikkan derajat keluarganya, hingga suatu saat dia berhasil dengan itu, Dia berhasil meraih impiannya dengan usaha yang besar sampai dia bisa sampai sejauh ini....


🌬️🌬️🌬️🌬️


"Neng? enneng mau di antar sampai mana?" Tanya pak supir ramah.


"Desa kenanga pak, jalan Ciring 3 RT 1." Jawab Citra tak kalah ramah.


perbincangan Citra dan pak supir mulai aktif saat Citra mulai menaiki mobil jemputan yang ia pesan sebelumnya


"Oh dari desa kenanga? Mengapa tidak ada keluarga neng yg menjemput langsung?" Tanya pak supir.


"Saya tidak memberitahu mereka kalau saya akan pulang, saya kembali ke pulau ini bersama keluarga teman saya." jawab Citra santai.


"Jadi sebelumnya neng ini bersama siapa Di kota?" Tanya pak supir lagi.


"Bersama Paman saya pak, saya sekolah di sana karena sembari mengerjakan tugas dan impian saya, Karna semuanya sudah beres saya kembali." Jawab Citra.


"Owhh begitu.." Balas pak supir angguk kepala.


"Iya... Eh? Jalan disini berubah sekali!" Ujar Citra yang teralihkan dengan lingkungan jalanan.


"Ohh ini Karna masyarakat sudah lebih aktif merespon lingkungan, jadi lingkungan nya terlihat sangat indah."


"Iya! Benar benar cantik sekali.."


Citra berbicara lancar dengan supir itu, tidak seperti biasanya dia yg selalu diam.


"Neng? Ini sudah sampai.."


"Ohh baiklah, tolong keluarkan barang barang saya ya pak."


"Iya neng."


*********


"Assalamualaikum? Mama? papa?" Ucap Citra yang mulai memasuki gerbang rumah nya.


Sebuah pemandangan baru bagi citra melihat rumahnya yg besar, berbeda dengan yg dulu... Citra tersenyum haru Karna dia berhasil merubah kehidupan keluarga nya.


"Siapa ya?" Tanya seorang pembantu menghampiri.


"Loh kamu siapa? Kamu bekerja di rumah ini? " Tanya Citra balik.


"Iya, kamu cari siapa ya?" Jawabnya sekaligus bertanya.


"Tidak, aku ini adalah...."


Sebelum Citra menyelesaikan perkataannya kakak nya keluar rumah menghampiri.


"Citra?! Kamu Pulang?" ucapnya memeluk adiknya itu.


"Mbak? Iya citra pulang."


"Kenapa gak bilang? Mama?! Citra pulang.." teriak nya memanggil mamanya untuk keluar.


"Ini non Citra? Aduu maaf non saya tidak mengenali anda Karna anda terlihat berbeda dengan foto yg saya lihat."


"Haha tidak apa-apa."


"Citra? Udah pulang kok gak bilang?" ucap mamanya yg telah datang dan segera menghampiri citra.


"Mama? Citra kangen banget sama mama..." ucapnya memeluk mamanya itu.


"Ahhh ngapain kamu nangis gitu? Kamu udah cantik... Kalau nangis cantiknya ilang nanti... Ayo masuk, Papa kamu lagi ngontrol tanah yg kamu bilang ingin di buat tempat parkir, Jadi dia gak ada dirumah."


"Wahhh jadi papa setuju citra beli tanah itu?!"


"Iya, kan kamu beli pakai uang kamu sendiri, kami gak bisa apa-apa selain bantu ngurusin urus urusannya."


"Haha kalian memang yg terbaik! Oh ya mbak. Ehh mana mbak?"


"Mbak kamu lagi bantu ngambil barang barang kamu."


"Ohh ok kalau begitu citra ke kamar dulu ya ma, citra lelah."


"Ohh iya iya, kamu istirahat sana, oh iya, mama gak tau pasti kamar kamu mau gimana hiasnya. Tapi ruangannya sudah sesuai sama yg kamu mau."


"Gak apa-apa ma... Citra kan udah bilang kosongin aja dulu kamar itu."


"udah mama kosongin, cuma dikasih kasur aja."


"Hem. Iya udah citra ke atas dulu..."


_____________


____


Setelah sampai di rumahnya, citra langsung istirahat, Citra tidur sangat lama karena kelelahan, Setelah istirahat panjang malam hari pun tiba.


"Hoamm, aku masih mengantuk walau udah istirahat lama.


"Mama? Mama?" panggil citra keras dari atas mencari mamanya.


"Iya citra? Kenapa?"


"Citra lupa nanya. Bulan lalu citra ada beli lemari... Untuk di ruang ganti, ada sampai rumah gak ma?"


"Ada sayang, tapi belum di taruh ke kamar kamu, soalnya gak tau mau ditata bagaimana."

__ADS_1


"Ohh iya ma, besok barang barang untuk kamar citra bakal Dateng, terus sama tukang nya juga, kalau besok citra gak ada mama suruh mereka langsung masuk aja, mereka udah citra kasih gambar design untuk kamar citra kok, jadi gak akan ada masalah."


"Baiklah, kamu gak mau temui papa kamu? Papa kamu udah dateng, dia ada di belakang."


"Ohh iya ma, nanti citra temui papa, citra mau mandi dulu."


"Ok, barang barang kamu tadi masih dibawah sini. Nanti kamu ambil ya?"


"Iya ma, citra mandi dulu ya, dah mama..."


Citra pun masuk kembali ke dalam kamarnya untuk membersihkan diri.


_____________


___


"Ahhh seger banget habis mandi, tapi aku gak bisa berias kalo disini, disini masih kosong, aku pinjem makeup mbak aja deh."


Seketika citra pergi ke kamar kakaknya itu, setelah berias citra masih menetap sebentar dan bercerita tentang kehidupan nya selama di kota. Setelah selesai berbincang, citra langsung mencari papa nya, dan akhirnya mereka berkumpul di ruang tamu bersama, mereka bercanda Hura dengan gembira.


"Oh iya Mama? Sekolah Citra yg baru udah di putusin belom?" Ucap citra pada mamanya.


"Belom... Bukannya harus kamu sendiri yg pilih?" Ucap mamanya menatap Citra heran.


"Kan citra mau saran dari papa mama... Nanti kalau citra merasa ada yg cocok baru deh." Ucap citra yg mulai bertingkah manja pada mamanya.


"Coba tanya papa kamu tuh, mungkin papa kamu ada saran sekolah yg menarik buat kamu."


"Papa? Gimana? Ada saran gak?" Tanya Citra pada sang ayah.


"Emm nanti papa kasih informasi sekolah yg bagus buat Cicit. Cicit pilih sendiri nanti." Jawab Papa.


"Ok, makasih ya pa."


"Iya... Oh iya nak, tanah yang kamu ingin beli udah berhasil papa beli, tapi buat apa di jadikan tempat parkir? Kan cuma 2 sepeda motor, buat apa tempat parkir seluas itu?"


"Hehehe Tepatnya bukan tempat parkir, tapi Garasi."


"Garasi?" ucap papa nya heran.


"Hehe nanti kalian juga tau, Tapi harus sabar sampai garasinya udah selesai di bangun."


🌬️🌬️🌬️🌬️


β€’ 1 MINGGU KEMUDIAN


"Papa, citra berangkat sekolah dulu ya.. Assalamualaikum."


"Waalaikumsalam. Hati hati nak"


"Iya, pa? Nanti Cicit pulang telat, mau jenguk Rendi, pertama kali pulang dan sekolah di dekat sekolahnya, dia pasti terkejut."


"Oh iya iya cit."


_______________


____


Hari ini hari pertama citra masuk sekolah.


Citra memilih sekolah SMA angkasa untuk melanjutkan pendidikan nya, citra masuk jurusan IPA, dan memilih IPA 1 jadi tidak berubah dari sekolahnya saat di Jakarta.


Setelah sampai di sekolahnya citra di hantar masuk ke kelas oleh gurunya, dan citra di persilahkan untuk memperkenalkan dirinya.


"Hay Semuanya, nama ku Citra Audrina putri Wulandari, saat di Jakarta orang orang memanggil ku Audrin kalian bisa memanggil ku begitu juga. Tapi keluarga ku memanggil ku Citra, Salam kenal semuanya."


"Salam kenal juga Audrin."


"Baiklah Audrin, kamu bisa duduk di bangku kosong itu."


"Baik Bu."


"Halo Audrin, aku Putri Wulansari, nama panggilan ku Wulan, salam kenal.." ucap seseorang di depan bangku citra.


"Iya. Salam kenal."


"Baiklah anakΒ² kita mulai pembelajaran nya."


Seketika semuanya senyap mendengar suara lantang itu, citra mengikuti pembelajaran dengan tenang, dan setelah selesai pembelajaran citra berdiam di kelas dan tidak ikut teman teman nya yg pergi ke kantin atau duduk di luar kelas, yah dia Tidak lepas dari sikap pendiam dan dinginnya, citra benar-benar pendiam di kelasnya.


______________


____


"Kayaknya Audrin itu orang yg dingin deh."


"Iya, dia pendiam banget."


"Firly?! Kamu ajak dia ke sini deh, ajak bergaul.."


~Firly Alisha, seorang gadis yg aktif dan suka nyerocos kalau berbicara. Dia adalah gadis yg selalu membantu murid baru untuk membaur.


"Gak deh ngak, Gak enak gue... Dia dingin banget. Lu aja far... Lu kan ketua kelas." Ucapnya pada salah satu temannya yg bernama Fara.


~Fara Adisti, dia adalah ketua di kelas XI IPA 1.


"Ngak ngak deh."


"Ya udahlah kalian.. Biarin aja kalo dia gak mau, Cari ribet bgt kalian!"


"Et dah si indah, Dasar mulut padat!"

__ADS_1


~Indah Augustine adalah gadis yg sangat aktif dengan sebuah rasa percaya diri yg hebat, dia juga dikenal dengan mulut padat Karna perkataannya yg sangat pedas pada orang lain.


"Huft, Audrin? Sini yuk ngumpul." Ujar Firly memanggil Citra dari balik pintu.


"gak usah, Gue lebih nyaman di dalam."


"Ohh ya udah kalau begitu."


"Iya." Ucapnya singkat.


******


🏠🏠🏠


"Papa? Citra kapan pulang?" ucap Riska pada papa nya.


~Berliana Riskia, itulah nama kakak perempuan Citra, orang nya cuek tapi baik, dan juga tegas.


"Katanya citra bakal pulang telat Ris. Kenapa?"


"Emn tadi aku ada menerima telepon, katanya lampu gantung nya sudah selesai di ubah terus mau di kirimkan kapan?"


"Terus kamu bilang apa?" Tanya Papa.


"Riska bilang citra lagi gak ada, dan minta mereka untuk menunggu telepon dari citra langsung." Jawab Riska.


"Adik kamu ada bawa ponsel gak?" Tanya papa lagi.


"Emm kayak nya iya deh pa! Soalnya tadi Riska masuk kamarnya ponselnya gak ada." Jawab Riska.


"Riska? Kamu masuk kamar citra?!" Tukas Papa terkejut.


"Hehe iya.... Gak apa-apa pa, Citra gak bakal tau."


"Adu Riska... Kamu tau sendiri adik kamu itu paling gak suka kalau ada yg masuk kamarnya. Papa sama Mama aja gak ada izin masuk gak bisa masuk, kamu malah nyeleweng."


"Hehe iya iya... Ini terakhir kali kok pa."


"Ya sudah telepon adik kamu sana, tanyakan langsung padanya soal lampu gantung itu."


"Ok papa, Aku telepon citra dulu."


____________


___


🏫🏫🏫


Saat waktu istirahat, citra asik bermain dengan ponselnya, hingga telepon dari Riska menghentikan langkah jarinya yg asik bergerak di atas layar ponselnya.


"Ada apa mbak menelepon ku?"


"Iya? Kenapa bak?" Tanya Citra setelah menjawab telepon itu.


"Cit, Tadi ada orang yg menelepon mempertanyakan soal lampu gantung, Itu sudah selesai, mau di hantar kerumah kapan?"


"Emn mbak tolong telepon balik dia, bilang hantarkan ke rumah sekitar jam 1 siang, aku bakal dirumah jam segitu."


"Ohhh ok ok. Dah citra..."


"Dah."


Treng treng treng.... Jam terakhir akan dimulai, semua siswa/siswi harap memasuki ruang kelas masing masing.


Bunyi bel berbicara mulai terdengar tepat jam 10:30, yaitu waktu masuk jam pelajaran terakhir.


__________


β€’ Beberapa saat kemudian.


Tepat pada jam 11:50 Citra pulang sekolah, sebelum pulang dia menjumpai adiknya dan memberikan beberapa oleh oleh yg sudah citra siapkan sebelumnya. Lalu Setelah citra selesai dengan adiknya, dia menuju parkir untuk mengambil motor nya, sepeda motor citra di taruh di luar parkir Karna dia yg memang gak suka keramaian. Setelahnya citra langsung bergegas pulang.


******


β€’ Rumah Citra.


"Aku pulang... Eh? Sisi? Kok disini? Ngapain diluar? masuk aja, lagi main sama Arsha kan?"


"Iya kak, Arsha bilang mau main diluar... Jadi aku nungguin Arsha di sini sama mainannya." Ujar Sisi tersenyum polos.


"Ohh ya udah... Kak citra masuk duluan ya."


"Iya kak."


Citra pun masuk ke dalam rumah, Saat berjalan memasuki Citra yg ingin menaiki anak tangga rumahnya tiba tiba berhenti. Citra pun memanggil seseorang.


"Kak Novi?!" Panggil Citra.


"Iya saya, ada apa non Citra?" Saut novi yg segera menghampiri citra.


"Coba kamu cek di gudang makanan, masih ada Cimory yogurt gak? Kalo ada kamu anterin ke kamar ku, soalnya di kamar udah abis."


"Baik... Ada lagi non?" tanya Novi.


"Oh iya, nanti beri cemilan sama air minum buat sisi dan Arsha yg sedang bermain diluar."


"Baik, akan saya lakukan non Citra."


"Ok." ucap Citra singkat sembari menaiki anak tangga rumahnya pelan.


β€’ Sampai Sini Dulu ya guys. sampai jumpa di episode selanjutnya. muachhh πŸ˜™

__ADS_1


BERSAMBUNG..........................................


__ADS_2