Ku Kejar Cinta Audrin

Ku Kejar Cinta Audrin
Episode 03


__ADS_3

• DI SISI LAIN RUMAH CITRA.


"Trek trek trek!!!" Seseorang mengetuk pintu Pagar besi rumah Citra.


"Hem?, Ohh pak Indra interior ya?!". Ucap Citra keras dari atas teras.


"Iya... Mbak citra kan?!" Tanyanya Mendongakkan kepalanya melihat citra.


"Iya, langsung masuk aja pak." Ujar Citra yang Seketika langsung berlari kecil mencari Novi.


"Kak Novi?!... Buka pintu utama dan suruh pak Indra langsung keatas." Teriak citra yang sudah berada di anak tangga rumahnya.


"Iya Non ... "


Novi pun segera bergegas menuju pintu dan membukakan pintu untuk pak Indra. pak Indra pun langsung masuk setelah Novi membukakan pintu untuknya, tak lupa pak Indra mengucapkan terimakasih.


Pak Indra pun langsung di tunjuk untuk menuju kamar Citra di lantai atas. pak Indra mengangguk dan segera pergi menuju lantai atas.


_____________


____


• KAMAR CITRA.


"Nah... Ini dia pak. Lampunya di taruh di sebelah sini". Citra mulai menunjukkan posisi yang harus di pasang lampu gantung itu.


"Kamar mbak luas banget". Ucap Pak Indra Melihat sekeliling.


"Ohh iya pak, ini memang di buat lengkap, jadi di sebelah sana sofa panjang, lalu di dekat lemari itu akan ada kursi dan meja sepasang. Cuma barangnya gak sampai, saya jadi bingung pak!"


"Mungkin masih ada kendala bak... tapi mbak citra ini pandai sekali mengatur ruangan. Semuanya pas!" Ujarnya seraya melihat sekeliling.


"Hahaha pak Indra bisa aja. mmm pak Indra langsung pasang aja itu, saya mau makeup dulu ya pak!"


"Oh baik baik bak, Monggo."


"Oh ya, mana temen bapak, kok bapak sendirian?"


"Tadi di jalan dia ada kendala, katanya akan nyusul."


"Ohh ya sudah kalau begitu bapak tunggu rekan kerja bapak dulu baru pasang lampu gantung nya, gak mungkinkan pak Indra mau pasang lampu itu sendirian?..."


"Baik kalau begitu bak."


"Kalau begitu, mari pak ikut saya ke ruang tunggu". Ucap citra sopan mempersilahkan.


Lalu pak Indra dan citra menunggu di ruang tunggu di temani papa dan mama citra.


Setelah rekan kerja pak Indra datang, pak Indra segera memasang lampu gantung itu. Dan proses pemasangan nya agak memakan waktu yang lumayan lama, sekitar 3 jam.


__________


🌕🌕🌝✨


Malam hari pun tiba, suasana hening bertabur bintang bintang yg bersinar indah di langit menghiasi keheningan itu, citra masih ada di tempat yg sama, memandangi langit malam yg indah bertabur bintang di teras kesayangan nya. Citra melakukan hobinya di tengah tengah suasana malam itu dengan ceria, dia melukis sembari bernyanyi dan membuat puisi dengan ide yg muncul secara alami. Hingga semuanya terhenti saat citra menerima vedcoll dari Bara.


"Audrin? Udah shalat Maghrib belom?" Tanya Bara.

__ADS_1


"Hehe belom kak, Lagi menggambar." Jawab Citra tersenyum cengengesan.


"Shalat dulu sana, aku tunggu kok, menggambar nya lanjutkan lagi nanti".


"Ok! Jangan di matikan ya kak, nanti Audrin ngambek loh!" Ucap Citra mulai berjalan ke dalam kamarnya, dan segera ke kamar mandi untuk berwudhu.


"Kak, aku udah wudhu, aku tinggal shalat dulu. Jangan berisik ok." Pesan Citra yang telah kembali dari kamar mandi.


"Siap cantik!.. Jangan lupa Do'a untuk kedua orang tua."


"Hehe udah pasti..." Ucapnya singkat dan segera melaksanakan shalat nya. Bara tidak berisik sedikit pun sesuai keinginan Audrin.


Setelah beberapa saat kemudian, Citra pun telah menyelesaikan shalat nya dan kembali berbincang dengan bara.


"Hehehe kak Bara udah mantep jadi imam, gak ada suara sama sekali saat aku shalat, penurut, baik lagi." Ucap Citra yg sudah menyelesaikan shalat nya.


"Cocok untuk jadi imam kamu?" Tanya Bara menggoda.


"Ehh imam aku lagi! Gak ada haha!" Tukas Citra terkekeh.


"Oh iya kak, lihat ini, bagus kan?" Sambung Citra mulai memperlihatkan letak Lampung gantung di kamarnya.


"Ehemn, bagus Drin! Kamu pinter nata ternyata ya? Pantes bisa jadi interior muda." Ucap Bara tersenyum.


"Hehe aku gitu loh... Citra Audrina putri Wulandari yang sangat hebat di segala apapun hahaha." Candanya berbangga diri.


"Hahaha iya iya, kamu memang yang terbaik dalam hal apapun." Bara membalas candaan citra dengan senang.


"Ngeledek gak nih? Haha."


"Ngak dong, jujur banget aku haha."


______________


____


• Keesokan Harinya.•


...🏫🏫🏫🏫🏫...


... ~ SMA ANGKASA ~...


"Audrina?! Besok kita mau jalan jalan abis pulang sekolah, lu ikut gak?" Ujar Firly menghampiri citra ke mejanya.


"Emn ngak deh, gue gak mau ikut... Kalian bersenang senang aja tanpa gue." Jawab Citra.


"Aghh gak asik deh audrin.... Kenapa gak mau ikut?" Tanya Firly kecewa.


"Emnn gak bakal di izinin sama papa mama gue." Jawab Citra santai.


"Atau kita jemput aja Lo kerumah, biar kita bantu minta izin Sama papa mama Lo." Ujar Fara menimpali.


"Emang kalian tau rumah gue? Nyasar loh nanti."


"Eh iya, kita gak tau rumah Lo ya? Ehehe emang dimana sih rumah Lo?"


"Gue dari desa kenanga, cari aja kalo Lo Lo pada pada sanggup." tukas Citra santai.

__ADS_1


"Ihh kasi tau dong drin.... Biar lain kali kalo kita mau main ke rumah Lo kan gampang."


"Gak ada.... Pokoknya rumah gue urutan ke 5 dari jalan raya. Itu aja informasi dari gue."


"Audrin gak asik nih.. Berhenti fokus ke ponsel Lo, jawab gue dengan serius dong Drin..."


"Udah gue jawab kan?"


"Ih audrinn!!!" Teriak nya tidak sabar.


"Emang Lo Chet sama siapa sih? Fokus amat!" Imbuhnya lagi seraya berniat untuk mengintip namun citra sigap menyingsingkan ponselnya.


"Mau ngapain Lo, dilarang mengintip." Cetus Citra dingin.


"Kenapa sih? Pacar Lo ya?" Ucap Firly mengacungkan telunjuknya ke arah citra.


"Enak aja, ini tuh kakak kelas gue pas di Jakarta! Udah sana sana, kepo muluk Lo kerjanya.


Firly langsung menyingkir saat citra melontarkan perkataan nya. Firly pergi dengan manyun Karna rasa penasarannya yang tak terjawab kan.


*******


SKIP YA GUYSS ✌️😀


🌬️🌬️🌬️🌬️🌬️


• 1 BULAN KEMUDIAN.


Tepat bulan ini, Orang orang yang citra tolong saat di Jakarta telah datang. Bersama 2 mobil yang citra beli saat di Jakarta.


"Permisi? Dimana rumah non Audrin?" Tanya seseorang yang bertanya pada tetangga Citra.


"Audrin? Disini tidak ada yang bernama audrin pak".


"Maksud saya non Citra! Iya non Citra".


"Ohhh Nak Citra? Itu rumahnya pak... Yang tinggi itu." Ucap tetangga Citra menunjukkan letak rumah Citra yang berjarak 3 rumah dari rumah orang tersebut.


"Ohhh Yang itu ya buk, terimakasih ya buk..."


"Sama sama pak. Kira kira ada apa orang sebanyak ini mencari citra?"


"Kami akan bekerja di sini untuk non Citra buk".


"Ohhh. Itu tidak mengherankan, sekarang kan rumah Citra teh udah bagus pisan... Pasti butuh pekerja."


"Iya buk, kalau begitu kami permisi."


"Sok atuh."


"Mang iman, orang di sini ramah ya? Lingkungan nya juga bersih." Ucap seseorang kepada salah satu pekerja yang kerap di panggil mang iman itu.


"Iya, pantas saja non Audrin sangat baik hati, dia tumbuh di lingkungan seperti ini, sudah tidak mengherankan."


Mereka berbincang tentang Citra seraya berjalan menuju ke arah rumah Citra. Sembari berjalan, mereka melihat lihat lingkungan di daerah perumahan itu, lingkungan yang bersih dan juga rapi. sungguh enak di pandang mata.


• Kalo desa aku aduh! Amburadul guys...😅😭🙏

__ADS_1


PAMIT DULU SAYANG... BYE.


BERSAMBUNG...............................................


__ADS_2