Ku Kejar Cinta Audrin

Ku Kejar Cinta Audrin
Episode 67


__ADS_3

"Ihh kenapa cowok ganteng itu sama si culun itu sih?! Pakek kejar kejaran lagi! Nyebelin banget!" Ujar salah satu mahasiswi di sebrang sana.


"Tau tuh! Kita yang modis kayak gini malah di cuekin."


"Huh! Dasar cowok aneh! Udah ah yuk kita balik aja! Bikin emosi aja lama lama disini." Ujarnya seraya beranjak pergi.


Teman temannya tak berkata apapun, mereka hanya mengikuti langkah nya pergi meninggalkan lingkungan universitas. Meninggalkan suasana yang penuh dengan kemanisan pasangan muda itu. Dan meninggalkan tempat yang penuh suasana yang akan semakin membuat mereka kesal.


"Kak udah ah! Aku... Lelah banget...! Hosh hosh hosh hosh." Ujar Citra dengan nafas yang naik turun.


"Drin, aku belikan kamu air minum dulu ya? Kamu ngos-ngosan gitu."


"Gak usah, aku ada air kok kak."


"Emm Ok, kamu minum dulu, nanti baru kita pulang."


"Iya.... Gak usah buru buru juga, apartemen kita kan dekat kampus."


"Ok Ok." Ucap Bara lembut Seraya mengelus rambut Citra dengan penuh cinta.


"Oh iya, ini kamu kenapa tampil kayak gini sih sayang? Kaca mata bulat! Rambut diikat begitu? Kenapa gak di kuncir aja biar rapi? Terus ini lagi, pakaian kamu gak kamu banget."


"Hehe menyesuaikan diri dengan lingkungan Kak. Kenapa? Malu punya tunangan tampil kayak gini?"


"Enggak dong, malah kamu tambah manis tampil culun kayak gini. Aku cuma penasaran aja."


"Hemmn?" Remang Citra dengan tatapan mengintrogasi.


"Ih aku serius, aku gak malu kok! Bagi aku Kamu selalu yang tercantik bahkan yang terbaik walau bagaimanapun penampilan kamu."


"Ihh gombal... Tapi makasih nih hehe."


Bara hanya tersenyum pada Citra, Bara sama sekali tidak keberatan Citra tampil bagaimana, yang terpenting bagi Bara adalah Citra bahagia dan nyaman dengan penampilan baru nya.


"Oh iya, kamu kok bisa ada disini sih Kak?"


"Kita satu kampus sayang."


"Ah?! Serius?"

__ADS_1


"Iya."


Citra dan Bara berbincang lumayan lama di taman universitas, hingga waktu sudah sangat sore, Bara dan Citra memutuskan untuk pergi.


_____________


________


*******


"Sayang, tahun depan kamu bisa pulang gak?"


"Emm untuk apa ma?"


"Aris udah balik kesini. Dan Tahun depan Riska dan Aris akan melangsungkan pernikahan mereka, kamu harus hadir, kasian Riska kalo kamu gak bisa hadir."


"Wahh udah mau diresmikan? Alhamdulillah... Ok ma, Citra usahakan pulang."


"Iya, Ini papa mau bicara cit."


"Oh iya ma."


"Cicit, Gimana kabarnya? Udah makan belom? Apa Tidurnya Cukup? Apa Semuanya baik baik aja? Kuliah kamu gimana?" Ujar Papa di telepon menghujani Citra dengan berbagai pertanyaan.


"....... Uhh Papa, Satu satu ya? Cicit mau jawab yang mana dulu ini?."


"Oh, maaf maaf, Papa khawatir banget, kamu sendirian diluar negeri. Papa jadi cemas."


"Papa jangan terlalu khawatir, Cicit bisa jaga diri Kok, lagian ada kak Bara yang jagain Cicit."


"Ohh bagus kalo gitu, Papa jadi sedikit lega."


"Iya, semuanya baik baik aja disini, kuliah cicit juga lancar pa. Papa tenang aja."


"Ohh Alhamdulillah...... Ya udah, Kamu tidur gih, disana pasti udah larut kan?" Ujar papa lagi.


"Hehe iya iya. Ya udah ya pa, assalamualaikum."


"Waalaikumsalam....."

__ADS_1


Setelah Papa membalas salam Citra, Citra segera memutus panggilan telepon itu dan beristirahat.


*********


•Kampung halaman Citra.


•Siang Hari.


"Hai, sayang lagi ngapain disini?" Ujar Fendi menghampiri Fara.


Fara menoleh saat mendengar suara yang tidak asing ditelinga nya itu, terlihatlah laki laki yang berstatus pacarnya itu muncul bersama temannya yaitu Salman.


"Hus!! Apaan manggil sayang sayang!" Celetuk Fara memukul pelan lengan Fendi.


"Ya kenapa? Kamu kan pacar aku."


"Ini nih! Kak Bara sama Gunung es diluar negeri, kalian malah menggantikan mereka menyebar kemesraan! Pusing gue!" Celetuk Risa manyun.


"Cari pacar Sono! Kelar masalahnya."


"Lo pikir cari cowok itu nyari daun apa?! Coba gue tanya, Lo kenapa suka sama Fara?."


"Ya Karna cocok ke hati lah!"


"Nah, ya itu! Belom ada yang cocok ke hati gue."


"Hahaha, udah udah... Kamu mau kemana?"


"Ini Salman ngajak aku jemput orang. Baru Kembali dari Sumedang katanya."


Salman hanya diam, dia tak bicara apapun. Salman hanya fokus menatap ke satu Sisi, dimana terletak Fiza disana. Namun tatapan itu di kejutkan dengan pertanyaan dari Fara yang membuat Salman memalingkan wajahnya dengan kasar ke arah Fara.


"Siapa? Cowok atau cewek?" Tanya Fara penasaran.


"Cewek sih." Jawab Fendi mangut mangut.


"Hihi pacar Lo ya Man?" Ujar Fara tersenyum menggoda.


• PACAR BUKAN YA?......

__ADS_1


BERSAMBUNG........................


__ADS_2