Ku Kejar Cinta Audrin

Ku Kejar Cinta Audrin
Episode 105


__ADS_3

• IN INDONESIA


"Anjir sih gila!!" Teriak Fiza setelah fokus dengan ponselnya begitu lama.


"Apaan sih Lo Fiza!!! Lo ngajak ribut ya?!" Ketus Indah emosi.


"Maaf,,, ampun kaga berani gue~" Cicit Fiza dan Indah hanya membuang mukanya kasar karna kesal akibat Fiza yang berteriak tepat di sebelahnya.


"Ngapain Lo teriak-teriak hem?" Tanya Fara.


"Ini Far, Gue baru tau kalo ternyata Dafa itu adiknya Audrin😭 Ketipu nama palsu dong gue... Ternyata ini tuh si Rendi astaga,,, pantesan aja Audrin follow dia." Jawab Fiza dengan rengekan khas nya.


"Haha kasian Lu." Ucap Indah mengejek.


"Yaelah Ndah, jan begitu napa neng!" Cetus Fiza malas.


"Kita kira Lo udah tau dari lama Za." Celetuk Mira duduk disebelah Fiza.


"Hah?! Kok bisa gitu, kalian udah tau dari lama dong?" Tanya Fiza mengangkat sebelah alisnya dan semuanya mengangguk mengiyakan.


"Lah kok bisa gitu?! Kalian curang!!! Kenapa gak kasih tau gue?!" Teriak Fiza tak terima.


Fara pun menjelaskan alasan mereka yang sudah mengetahuinya dari lama, Ia juga menjelaskan kemungkinan Fiza baru mengetahuinya karena Fiza jarang main kerumah Citra dan jarang melihat Rendi, Ketika Fiza mampir Fiza tak pernah berpapasan langsung dengan Rendi.


"Padahal waktu ultah nya Audrin si Rendi ada ya kan guys, Cuma sebentar banget, Terus yang waktu kita termasuk Lo main kerumah Audrin pas pulang camping,,, Rendi ada di bangku taman samping loh, dan itu deket banget sama tempat Lo berdiri Za...." Jelas Fara lagi.


"Yang waktu apa sih Far? Gue lupa." Tanya Fiza lagi kurang mengingat.


"Waktu Lo nungguin pak Dodi petik mangga buat kita Za, masa Lo lupa!" Jawab Mira.


"Ohh gue inget! Yahh padahal udah deket banget sama idola, kok bisa sih.... Huaa pen nangis njim!" Tukas Fiza kesal pada dirinya sendiri.


"Itu namanya Lo gak di takdir kan ketemu idola Lo!" Timpal Indah.


"Dahlah, Indah jahat banget! Fix bukan temen gue." Ucap Fiza membuang muka.


Semuanya hanya menahan tawa karena tingkah Fiza itu, Fara hanya mengusap punggung Fiza untuk menyuruhnya sabar seraya menahan tawa.


Teman-teman Citra kini sudah pada mengajukan surat lamaran kerja ke tempat yang bisa mereka jangkau, karena mereka tidak bisa untuk bekerja keluar kota.


Teman-teman Citra yang kuliah hanya Fiza, Risa, Fara, dan Indah yang meluluskan sampai S1 sedangkan Mira dan Firly berhenti ditengah jalan karena masalah biaya. Wulan beda lagi, ia memang tidak kuliah lepas SMA, ia langsung bekerja menjadi asisten rumah tangga, walaupun teman-temannya belum tau tempatnya dimana.

__ADS_1


"Sayang, ayo balik." Ajak Fendi menghampiri Fara.


"Eh ayang,,, Kok udah mau balik sih?" Tanya Fara agak keberatan.


"Sebentar lagi jam 1 siang loh." Jawab Fendi memperlihatkan jam tangannya.


"Aku udah ngabarin Mama kok, Anterin ke masjid dekat sini aja ya? Aku gak lupa kok." Balas Fara diselingi permintaan.


"Untung kamu ngerti maksud aku." Ucap Fendi mengusap kepala Fara yang di lapisi hijab hitam.


"Ya udah sekalian kita juga ikut." Timpal Mira.


"Gue ikut, Ya kali gue ditinggal sendirian disini. Gue nunggu di luar masjid deh sama Firly, Lu masih dapet kan Fir?" Tukas Indah diselingi pertanyaan dan Firly mengangguk.


Merekapun pergi bersama-sama menuju masjid terdekat dari tempat mereka nongkrong, Setelah sampai di masjid terdekat yang lain langsung masuk kedalam masjid sementara Indah dan Firly menunggu di luar masjid, tepatnya di parkiran masjid.


"Gak masuk mba?" Tanya Ibu-ibu yang baru keluar dari masjid.


"Lagi dapat tamu buk, Kita lagi nunggu temen shalat di dalam." Jawab Indah sekaligus menjelaskan.


"Ohh gitu, yasudah ibu duluan ya mba." Pamit ibu-ibu tersebut perlahan melangkah pergi.


15 menit kemudian Fara dan yang lain muncul di ambang pintu masjid, Setelah sampai di parkiran masjid mereka pun pergi menuju kafe terdekat untuk makan siang, sebenarnya mereka saat ini sedang healing setelah kelulusan 3 hari yang lalu.


"Engga dimana-mana, disini aja, emang kenapa?" Jawab Fara diakhiri pertanyaan.


"Gapapa, sih." Jawab Fendi.


"Aku kira kamu ikut yang lain langsung ngelamar kerja." Sambung Fendi.


"Engga. Ya udah ih berhenti ngobrolnya, kamu lagi nyetir loh" Balas Fara diselingi peringatan.


"Iya sayang, maaf." Ucap Fendi tak enak.


🌬️🌬️🌬️🌪️


• Kafe Dekat Pelabuhan 🏝️


"Hai kak Susi." Sapa Fara.


"Loh Fara? Silahkan duduk, tempat kalian biasanya kosong kok." Ujar Susi.

__ADS_1


"Tepat waktu kalau gitu kita datangnya." Timpal Mira lega.


Setelah duduk rapi di tempat ternyaman bagi mereka, akhirnya Susi pun menghampiri mereka semua untuk mencatat apa saja yang mereka ingin pesan.


"Lah? Mir?" Seru Susi dengan nada sekitar 2 oktaf, nada kaget.


"Napa sih kak?" Tanya Mira malas.


"Tumben Lu sendiri, Mana cowonya? Biasanya juga nempel mulu tiap kemari." Tukasnya menjawab dengan nada mengejek.


"Ih kak Susi mah gitu! Si Rafi sibuk kak, Ada urusan sama ibunya." Cetus Mira menjawab dengan malas.


"Ya udah ih gak usah manyun gitu Mir! Nih liat, Lo mau pesan apa?" Ujar Fara menyodorkan menu di akhiri pertanyaan.


Semuanya pun menghentikan perdebatan mereka, lalu mereka mulai memesan makanan yang mereka mau. Mereka menunggu untuk beberapa saat sebelum akhirnya pesanan mereka tiba, tepat saat itu juga mereka di kejutkan dengan sebuah postingan menggemparkan di aplikasi biru berlogo burung.


"Oy, Kalian liat kan? Liat kan?" Tanya Fiza heboh.


"Iya njir, ini beneran? Serius?" Timpal Indah diselingi pertanyaan.


"Akhirnya gopub juga!!.... Gue hampir karatan nungguin mereka gopub!" Cetus Risa super girang melihat postingan di akun Twitter Bara dan juga di akun 'Queen Official fans club'.


"Nah, kalo boleh tau, emang kenapa mereka berdua gak langsung publikasikan hubungan mereka selama ini? Gue masih terheran-heran sumpah✌️" Tanya Mira menatap Risa.


"Audrin itu terkenal, terus Identitas asli kak Bara tuh bukan sembarang, jika terjadi kesalahan dikit akan menimbulkan masalah bagi keduanya, terutama Audrin, makanya mereka selama ini gak open publik" Jawab Risa menjelaskan.


"Terus nih, Lo tau kan sesayang apa Kak Bara ke Audrin? Walaupun selama ini Kak Bara pengen banget open publik, tapi dia lebih mementingkan Audrin dari pada perasaannya sendiri, keamanan Audrin lebih utama untuk Kak Bara" Sambung Risa serius.


"Nah, terus identitas Kak Bara tuh gimana sih? Gue taunya ya orang kaya, tapi kalo liat kondisi dan omongan Lo barusan gue jadi bertanya-tanya lagi" Ujar Mira makin penasaran.


"Kalau itu gue gak bisa jelasinnya, dan gue peringati, Lo sebaiknya jangan mencari tau sesuatu yang tidak seharusnya Lo tau, kadang tidak tau apa-apa itu lebih baik" Tutur Risa mengingatkan dengan serius.


"Serius banget, kok gue jadi merinding ya?" Celetuk Fara bergidik ngeri.


"Tau ih Risa, gue juga jadi takut nih" Timpal Mira merinding.


Semuanya pun senyap, dan kemudian mulai menyantap makanan mereka dengan tenang agar bisa segera pulang, karena waktu sudah hampir sore dan mereka harus segera pulang sebelum waktu Ashar tiba.


Fara dan yang lain hari ini jalan-jalan berpasangan, kecuali Mira karena Rafi ada urusan dengan keluarganya, eittt dan juga bagi kaum jomblo seperti Risa, Aliya, dan Firly, bagaimana dengan Fiza? Yap tentu saja Fiza bersama Salman, namun sampai sekarang Fiza dan Salman masih dalam status teman, Friendzone njir,,,, kasian banget🥲


Entah sudah tak ada rasa, atau sama-sama gengsi, atau karena salah satunya yang terlalu takut untuk mengakui perasaannya, Yang jelas author greget bet sama nih dua oknum! Manusia rumit banyak gengsinya!

__ADS_1


HUH!! UDAH SAMPAI DISINI YA GUYS, MIMIN MAU SIDANG FIZA SAMA SALMAN DULU, BIAR MEREKA CEPET CEPET PACARAN😒😁


BERSAMBUNG..........................................


__ADS_2