
Sementara di Amerika Marina yang khawatir dan Bara yang badmood, lain halnya dengan Citra, ia sedang santai menikmati cemilan seraya menonton serial favoritnya di ruang tamu. Mengapa tidak di ruang keluarga? Tentu karena keluarganya yang lain juga sibuk dengan urusan masing masing.
Biasanya kumpul keluarga di rumah Citra di jadwalkan malam hari setelah shalat Maghrib. Keluarga akan berkumpul di ruang keluarga dengan topik yang bermacam macam, entah candaan, Pendidikan anak anak mereka, dan lain lain.
"Cicit, Adik adik kamu lagi makan bubur di meja makan, Kamu gak ikut?" Ujar papa menghampiri Citra.
"Ngak pa, Cicit masih ngerasa kenyang. Ini juga lagi ngemil." Jawab Citra memperlihatkan cemilan di tangannya.
"Ohh ya udah." Ucap Papa duduk di sebelah Citra.
"Papa mau Coba? Ini enak banget loh pa, Cicit udah nyari cemilan ini di beberapa toko tapi gak ada." Ujar Citra menunjuk Cemilan di tangannya.
"Iya kah? Baru ya?" Tanya Papa yang ikut penasaran.
"Emn gak baru baru amat sih pa. Nih papa coba." Jawab Citra menyodorkan Cemilan itu pada sang Papa.
Papa meraih satu keping makanan ringan yang berbentuk segitiga itu lalu menyantap nya. "Kamu ini ya.... Pantes suka! wong rasanya ada rasa pedasnya." Celetuk papa tersenyum seraya mengelus rambut Citra lembut.
Citra hanya tersenyum cengengesan pada Papa. Dan papa membalas dengan menggeleng gelengkan kepalanya pasrah pada anak satunya itu. Akhirnya Papa pun menemani Citra menonton drama Korea di ruang tamu seraya berbincang bincang.
Dua hari kemudian Riska dan Aris mulai melangsungkan resepsi pernikahan. Yang namanya resepsi pernikahan tamunya banyak banget sangat berbeda dengan akad nikah.
Terlihat Citra yang duduk di sebuah bangku bersama Risa yang dimana itu adalah tempat para tamu menyerahkan hadiah pernikahan pada pengantin baru. Semakin lama Tamu pun semakin banyak yang berdatangan, apalagi para tamu dari pihak mempelai pria. Papa dan mama menyambut kedatangan Para tamu yang baru datang dan mempersilahkan mereka untuk duduk di tempat yang tersedia.
Yang harusnya resepsi di laksanakan dua kali namun kali ini tidak. Resepsi pernikahan hanya di lakukan sekali di rumah mempelai wanita.
"Aduk kakak gue emang cantik banget!" Celetuk Citra tersenyum girang.
"Ah Lo Drin-Drin." Balas Risa tersenyum pasrah.
__ADS_1
Semua acara di lalui dengan Sangat lancar hingga selesai. Setelah acara selesai para keluarga dan para tamu yang ingin berfoto bersama pengantin mulai naik ke pelaminan dan Melawati sesi foto dengan Do'a dan harapan pasangan ini bisa menjadi keluarga yang sakinah mawadah warahmah.
"Bik Ina sama yang lain gak mau foto juga?" Tanya Citra menatap para maid dan pelayanan lainnya.
"Mau non... Tapi pekerjaan bibik sama yang lain masih banyak." Ujar bik Ina mewakilkan semuanya.
"Ihh udah tinggal dulu itu. Cepat naik sana bik... Cuma ada sekali kesempatan loh." Ucap Citra memerintah seraya mendorong Bik Ina pelan.
Bik Ina menatap yang lain, namun sebelum menjawab Citra panggilan dari Riska mengalihkan pandangannya semuanya.
"Bik ayo sini foto foto, Pak Dodi sama pak Hadi pun ayo ikut sekalian." Ucap Riska memanggil.
Bik Ina dan semuanya tersenyum, lalu mereka bergegas menghampiri pasangan pengantin baru itu dan mulai berfoto-foto. Dan yang kebetulan dan Tampa di duga fotografer nya tak lain adalah teman sekelas Citra saat SMA.
"Man, abis ini Lo jangan langsung balik." Celetuk Citra menghampiri Salman.
"Ada apa?"
"Ohh... Iya iya."
*Baru Liat dia inisiatif bicara sama Cowok!* Gumam Salman melirik Citra yang telah beranjak pergi.
*******
"Drin, kapan kamu balik ke sini?" Ujar Bara dalam panggilan telepon.
"Semuanya udah selesai disini. lusa aku ke jakarta dan mungkin 3 hari lagi aku udah kembali ke Amerika."
"Ohhh, Aku kangen berat sama kamu Drin. Lama banget perginya." Ucap Bara manja.
__ADS_1
"Ih kak Bara Kok jadi menggelikan gini sih?" Tanya Citra merasa geli.
"Ini gara gara kamu buat aku gak bisa jauh jauh dikit dari kamu."
"Malah aku lagi yang di salahin."
"Emang gitu kan, kamu ngangenin."
*Aiya.... Gadis satu ini memang membuat ku tergila gila. Kau gadis pertama yang membuat ku begini Drin.* Batin Bara tersenyum.
Citra dan Bara berbincang lumayan lama dengan gembira. Bara juga membahas tentang Marina yang ingin berteman dengan Citra. Citra amat terkejut dengan pernyataan dari Bara, ia benar-benar tidak percaya dengan apa yang ia dengar, ada yang ingin berteman dengan citra yang di balik penampilan barunya.
Kini Citra sedang berada di lantai 3 rumahnya, Citra melihat satu persatu ruangan kosong disana, lantai tiga memang dibiarkan kosong oleh Citra, karena dirinya masih ragu ingin dibuat apa ruangan ruangan itu.
Hanya Dua ruangan yang siap di lantai tiga. Yaitu ruang Game dan Ruang Baca yang biasa citra gunakan untuk menghukum Rendi yang melupakan pelajaran nya.
"Emm, aku ingin ruangan untuk konten, tapi waktu ku tidak cukup untuk mencari furniture dan perlengkapan nya sekarang." Celetuk Citra menghembuskan nafas panjang.
"Ah ya sudahlah, Pas udah balik dari Amerika aja buatnya. Lagian Ruangan udah siap tinggal beberapa interior dan furniture nya doang. Baiklah tentukan dulu ruangan yang mana." Ucap Citra pada dirinya sendiri seraya melihat ruangan itu satu persatu.
"Emm ini lumayan, Tapi jangan di sebelah ruang game deh! Nanti rame. Baiklah pergi lihat ruangan yang lain." Celetuk Citra keluar dari ruangan itu dan pergi keruang selanjutnya.
"Nah baiklah! Kurasa ini lebih baik! Di sebelah ruangan ini bisa di buat tempat kumpul bareng para Kru. Ok pas! Kamu menjadi pilihan ku!" Ucap Citra menatap ruangan itu seraya tersenyum.
Setelah memutuskan pilihan nya, Citra menemui kedua orangtuanya dan mengatakan tentang ruangan itu agar jika orang tuanya ingin merombak salah satu ruangan disana tidak memilih ruangan yang citra inginkan.
Lusanya Citra sudah terbang ke Jakarta. Dia menetap tiga hari untuk sekedar membahas masalah kerjaan dengan Eza. Sementara Citra tak bisa menerima job karena harus kuliah.
Ada beberapa artis terkenal tak melanjutkan sekolahnya karena sudah punya segalanya dan fokus pada karirnya, Tapi citra tidak menginginkan hal yang sama, Citra masih ingin meraih impiannya yang lain.
__ADS_1
SEE YOU TOMORROW GUYS👋👋👋
BERSAMBUNG..........................................................