Ku Kejar Cinta Audrin

Ku Kejar Cinta Audrin
Episode 76


__ADS_3

______________


______


"Hai, Bara...." Ucap seorang gadis menyapa Bara.


Bara yang tengah santai asik tersenyum membayangkan gadisnya berubah masam mendengar suara itu. Ya Bara sedang di kampus dan duduk santai di kelasnya. Ia amat merindukan gadisnya, dari kemarin Citra tak menghubungi nya. Terakhir hanya saat akad nikah Riska dan Aris.


"Hem." Celetuk Bara dingin menyahuti sapaan itu.


"Aku mau bicara sesuatu." Ucapnya gugup.


"Katakan langsung, kamu membuang waktu ku!" Tukas Bara Tampa melihat gadis itu sedikit pun.


"Aku.... Aku menyukai mu. Tampa bisa ku tahan aku mencintaimu." Ujar gadis itu yang membuat Bara sedikit terkejut.


"Aku menghargai perasaan mu, tapi maaf aku sudah memiliki gadis yang sangat aku cintai." Ucap Bara serius menatap gadis itu.


Note: Ini sebenarnya pakai bahasa Inggris ya, Cuma harus di buat bahasa Indonesia agar tidak membingungkan sebagian orang yang tidak terlalu bisa dalam bahasa internasional.


"Siapa Bar? Apa gadis yang selalu kamu temui di jam terakhir?"


"Iya, kau benar, aku mencintainya Dan sangat mencintainya."


"Bar! Apa Bagusnya gadis cupu seperti dia? Penampilan jelas aku lebih baik darinya! Wajah pun aku lebih cantik dari dia! Dan juga aku mencintaimu Bar!" Ucap gadis itu agak meninggikan suara.


Pernyataan gadis ini pun sukses membuat Bara mengernyitkan dahinya. Sebuah pernyataan yang benar benar membuat Bara tak suka dan kesal.


"Kamu mungkin baik dalam penampilan, Tapi hati kamu yang tak sama dengan nya." Ujar Bara santai seraya beranjak pergi.


Gadis itu hanya diam, dia tak berkata apapun dan hanya Menggertakkan giginya geram. Rasa amarah menyelimuti dirinya. Mengapa Bara tak bersedia menerima nya dan Malah mencintai gadis Cupu?.


Bara yang sudah malas untuk ada di kelasnya pun memutuskan untuk pergi. Lagian kelasnya juga sudah berakhir, Untuk apa berlama lama disana menambah emosi? Saat tengah berjalan di lobi kampus, sebuah panggilan mengalihkan perhatian Bara.

__ADS_1


"Mas ganteng!" Panggil seseorang pada Bara.


Bara menghentikan langkahnya saat mendengar panggilan itu, Dia ingin mengabaikan nya, namun di sekitarnya tak ada laki laki lain hanya ada para gadis yang berlalu lalang. Yang jelas menandakan panggilan itu untuknya.


"Ha? Aku?" Ucap Bara menoleh ke arah panggilan itu berasal.


"Iya iya! Aku sudah panggil dari tadi kenapa gak berhenti? Hosh hosh." Ucap gadis itu ngos-ngosan akibat mengejar Bara.


"Aku kira kau memanggil orang lain. Ada apa?"


"Itu, Biasanya kamu bareng Citra. Kamu tau gak Citra kemana? Tadi aku tidak melihatnya di labolatorium."


"Citra izin pulang ke Indonesia, kakak nya tengah melaksanakan acara pernikahan."


"Ohh, kapan ya bisa ketemu lagi." Ucap gadis itu pada dirinya sendiri.


"Ada apa kamu mencarinya?" Ucap Bara seraya lanjut melangkah pergi.


Gadis itu mengikuti langkah Bara di sampingnya. "Aku sangat senang bicara dengan nya terakhir kali, aku ingin berteman dengannya. Selama satu tahun ini aku sangat kesusahan untuk sekedar bicara padanya." Ucap gadis itu tersenyum diikuti tekukan wajah.


"Mau nomornya?" Celetuk Bara Tampa melihat gadis di sampingnya itu.


Gadis itu sontak terkejut sekaligus senang dengan pertanyaan Bara. "Boleh nih?" Tanya gadis itu memastikan dengan bersemangat.


"Kalau kau ingin berteman dengan nya, hubungi dia dan katakan bahwa kamu ingin menjadi temannya. Tapi aku harus memastikan satu hal. Jika kamu benar ingin berteman dengannya... Aku harap saat kamu telah resmi menjadi temannya jangan menghianati pertemanan kalian." Ujar Bara panjang lebar dengan wajah serius.


Gadis itu melongo, dari perkataan Bara itu sukses membuat gadis itu ikut merasakan ketulusan Bara pada Citra.


"Kau menyukainya ya?"


"Bagaimana pikiran mu? Apa kau berfikir pikiran ku sempit menyukai gadis Culun?"


"Sama sekali tidak! Cinta hadir secara alami... Dan Cinta tak menilai Rupa, bahkan usia. Citra sangat baik, mungkin kamu menyukai nya karena kebaikannya."

__ADS_1


Bara puas dengan jawaban gadis itu. Dia dapat bicara santai dengan gadis itu karena dia merasakan suasana yang sama seperti saat bersama teman teman Citra yang begitu tulus di kampung halaman Citra.


Bara tersenyum, walaupun itu hanyalah senyuman singkat dan tipis namun sukses membuat gadis itu terkejut, Selama Bara di kampus, Dia di kenal dengan mahasiswa tertampan dengan wajah datarnya. Namun yang saat ini gadis itu lihat berbeda.


Bara mengeluarkan buku kecil dan menuliskan sesuatu di sana, setelah itu Bara menyobek kertas itu dari buku dan menyerahkan nya pada gadis itu dan langsung pergi Tampa bicara apapun.


"Terimakasih... aku Marina! Siapa namamu?" Teriaknya pada Bara yang sudah pergi lumayan jauh.


Bara tak menjawab pertanyaan dari Marina. Dia hanya melambaikan tangannya Tampa melihat kebelakang seraya terus berjalan. Gadis itu pasrah dan pergi dengan nomor yang Bara kasih padanya.


"Haihh apa yang aku pertanyakan? Hanya Citra yang mempu melelehkan es dalam hatinya." Gerutu marina menepuk jidatnya.


"Ku pikir pikir ia sangat terkenal di kampus, mengapa aku bisa tidak tau namanya ya? Hemm yasudah lah! Nanti aku tanya pada yang lain saja." Tanya dan jawabannya pada dirinya sendiri.


______________


______


"Marina!" Panggil seseorang kepada Marina.


Marina yang mendengar namanya di panggil lantas langsung menoleh ke arah suara panggilan itu, terlihat seorang gadis yakni teman sekampusnya berlari ke arah Marina yang tengah duduk santai di anak tangga kampus.


"Ada apa sih? Kok kayak keburu-buru banget."


"Bukan keburu buru sih, Tadi ibu kamu telepon katanya nenek kamu lagi sakit dan terpaksa ingin melakukan penerbang dadakan malam ini, terus kamu mau ikut apa ngak? Kamu di suruh telepon balik, Tadi ponsel kamu gak aktif katanya."


"Apa?! Nenek sakti?" Kejut Marina.


Gadis itu menganggukkan kepalanya berulang kali mengartikan kebenaran pertanyaan Marina.


"Ya-Yaudah makasih ya Don."


"Iya sama sama. Ya udah Cepetan gih telepon nyokap kamu sana." Ucap Donna memerintah yang kemudian langsung pergi seraya melambaikan tangan pada Marina.

__ADS_1


BERSAMBUNG...........................................................


__ADS_2