
Kemudian Citra memutar lagu kesukaannya di ponselnya, Dia mengambil AirPods pro milik nya dan menaruh ditelinga nya. Lalu mendengar kan lagi favoritnya untuk menenangkan pikirannya.
Karna merasa bosan, Citra membuka akun WhatsApp nya. Citra melihat, Dirinya masih tetap di keluarkan dari GC ghibah lover's. Dan temannya tak ada yg merespon nya.
"Kenapa sih? Gue sama Risa yg ribut. Kenapa yg lain pada ikut ikutan diemin gue?" Ucap citra sedih.
"Ini lagi. Kak bara ilang kemana sih? Biasanya rajin hubungi gue." Sarkas Citra seraya melihat akun WhatsApp Bara, dan ternyata dia online.
Jari Citra pun refleks menghubungi bara, tak lama kemudian Bara menjawab telepon dari citra, namun sekarang bara menjawabnya lebih lama dari biasanya.
"Iya drin." Ucap Bara singkat.
"Kak bara lagi ngapain?"
"Lagi Di pinggir jalan, nungguin temen."
"Owhh. Emang mau kemana?"
"Gue mau ke restoran drin. Lo gimana disana? Sehat?"
Citra kaget bukan kepalang dengan ucapan Bara. Panggilannya berubah drastis, bahkan nada bicara pun berubah.
"Ap-apa?! Lo Gue?" Sarkas Citra terkejut.
"Ada apa? Lo kok segitunya?" Tanya bara heran.
"Aku ini audrin loh kak." Sarkas Citra memperjelas.
"Iya gue tau Kok. Lo kenapa sih drin?"
Citra hanya terdiam, matanya mulai perih mendengar perkataan Bara, Kemudian Citra mendengar suara dibalik telepon nya yang membuat Citra tak dapat lagi membendung air matanya.
"Beb, Kita ke restoran mana nih?" Tanya seseorang di sebrang sana pada bara.
"Kamu maunya makan apa? Kita pergi ketempat yang kamu mau" Jawab Bara dengan nada memanjangkan Tampa mematikan panggilan teleponnya dengan Citra.
"Uhh baik banget. Makin sayang." Ucap seseorang di sebrang sana.
Citra hanya diam membisu dengan air mata yg sudah mengambang di matanya. Satu kedipan mata air mata itupun akan turun membasahi.
"Ya udah ya drin, gue tutup telepon nya. Gadis kecil gue udah laper." Ucap bara pada Citra.
"Siapa itu?" Tanya gadis di sebrang sana yang sedang bersama Bara.
"Adik kelas aku dulu." Jawab Bara santai.
"Ya udah ya drin, bye, jadi diri Lo baik baik disana, jaga kesehatan. Assalamualaikum." Ucap bara seraya mematikan panggilan telepon dari Citra.
"Waalaikumsalam." Ucap Citra lemah dengan air mata yang sudah membasahi pipinya.
Citra ternganga bagaikan orang sesak nafas Karna menahan kesedihannya. Air matanya bercucuran tak terkendali. Citra menjatuhkan tubuhnya di atas kasur ranjang nya, citra menarik selimutnya dan memeluk erat guling di pelukannya, Citra menangis tersedu sedu.
"Huaa hiks pembohong! Pembohong!" Teriak citra di bawah selimut nya.
"Huhuhu Lo gue? Haha gadis kecilnya? haha, gadis kecilnya sudah berpindah haluan, aku orang asing baginya sekarang. Ahhhh kamu pembohong!" Ucap Citra histeris memeluk guling nya erat.
"Aku gak seharusnya jatuh hati sama kamu, aku gak seharusnya!! Kamu pembohong! Kamu bilang kamu akan menungguku, kita sudah sepakat hari itu, tapi sekarang apa?! Hiks hiks. Penipu! kamu penipu kak Bara!! Huaaaa hiks hiks." Teriak Citra seraya menangis histeris.
Saat Citra sedang menangis, seseorang mengetuk pintu kamar citra.
"Non? Non gak papa?"
"Uh!! Gak-gak papa Bik Ina." Jawab Citra yang mengenali suara di balik pintu kamar nya.
"Kok bik Ina dengar non Audrin teriak?" Tanya buk Ina memastikan.
"Gak papa bik, Cuma liat kecoak tadi. Tapi udah aku usir keluar lewat balkon." Jawab Citra Tampa membuka pintu kamar nya.
"Bener non gak papa?" Tanya bik Ina khawatir.
"Iya bik, bik Ina ada apa ke kamar aku?"
"Ibuk nyuruh bik Ina untuk bertanya sama non Audrin, untuk acara nanti malam mau dihias gimana?"
"Terserah mama bik, mama jago mendekorasi kok, aku nurut aja."
"Loh?! Inikan ulang tahun non Audrin? Gak bisa gitu non. Harus non yg pilih."
"Ngak bik, aku ngikut aja, pilihan mama yg terbaik. Udah audrin udah mutusin, bik Ina bilang aja sama mama apa yg aku bilang." Ucap Citra panjang lebar. Seraya menghapus air matanya.
Kemudian bik Ina langsung turun dan memberitahukan apa yg Citra katakan pada mama. Mama hanya pasrah, Karna Mama tau jika citra sudah memutuskan maka itu tidak akan bisa diubah lagi.
Di dalam kamar, Citra masuk kedalam kamar mandi. Dia merendam tubuhnya di dalam bathtub kamar mandi. Citra meraih sabun di dekatnya, dia meneteskan sabun aroma lemon kedalam air rendaman nya itu, tidak lupa citra juga sedikit mengoleskan nya di tubuhnya. Aroma itu membuat Citra sedikit rileks.
"Padahal hari ulang tahunku! Tapi semua orang terdekat ku menjauhiku, bahkan. Laki laki yang aku cintai udah memiliki wanita lain. Mengapa sesial ini sih!" Sarkas Citra memukul air yg penuh sabun di depannya itu.
Citra berendam lumayan lama, sekitar 20 menit Citra selesai berendam. selesai berendam, Citra membersihkan dirinya bi bawah shower. Setelah selesai Citra memakai handuknya dan pergi dari kamar mandi menuju ke keruang ganti.
"Emm, Pakai apa ya?" Ujar Citra bingung.
__ADS_1
"Suasana hari ini panas, pakai ini aja deh." Ucapnya memutuskan.
Citra mengambil rok selutut berwarna hijau tua dengan baju minimise berwarna Piech. Setelah selesai berganti pakaian, Citra keluar menuju meja rias nya, citra mengoleskan serum vitamin ke wajah cantiknya, diikuti toner rose dan bedak tabur sebagai sentuhan terakhir.
Karna Citra yang tidak ingin pergi kemana mana, citra hanya menggunakan 3 skincare itu. Setelah setelah dengan semuanya Citra pergi ke balkonnya dan duduk di kursi gantung kesayangannya.
"Gue udah biasa sendiri dari dulu, kenapa sekarang gue merasa ada yang hilang?!"
"Agh! Sampai kapan mereka diemin gue?... Ternyata Tampa si Cerewet gue jadi ngerasa sepi."
"Ah! stop Citra! Lo harus rileks." Ucap Citra berusaha tenang.
Citra menggunakan ponsel iPhone 12 pro milik nya. Dia menggunakannya untuk berinteraksi dengan para fansnya, fans Citra sangat banyak, Karna dia dikenal dengan artis yang dingin, tapi paling ramah dan paling baik di antara artis muda lainnya.
"Hai semua. Buat kalian yang menang kuis berhadiah dari aku apa sudah menerima hadiahnya?" Ucap Citra yang sedang live.
Baru membuka live saja sudah 100 orang yang melihat. Kemudian Citra menanyakan perihal kuis berhadiah dari nya Minggu lalu.
"Aku sudah menerimanya Ratu, Terimakasih kasih." Tulis fans Citra di kolom komentar.
"Aku juga Ratu es Audrin, barangnya sudah sampai kemarin sore." Tulis satu lagi fans Citra yg berhasil mendapatkan winner di kuis berhadiah Citra.
"Selamat untuk kalian semua, buat yang masih sekolah dan bekerja Semangat ya! dan terima kasih sudah mendukung ku selama ini. Thank you very much." Ucap Citra ke pada semua fansnya.
Kemudian Citra tersenyum dengan komentar komentar yang baru masuk.
"HAPPY BIRTHDAY RATU ES AUDRIN."
"Happy birthday. Makin cantik ya kak."
"Happy birthday Ratu, sukses selalu buat ratu es Audrin."
Begitulah isi komentar komentar itu, Citra tak menyangka ternyata fansnya ada yang ingat bahkan tau kalau hari ini adalah ulang tahunnya.
"Terimakasih kasih semuanya. Aku sangat senang kalian mengingat ulang tahun ku." Ucap Citra terharu.
"Sama sama Ratu. Kami senang Ratu live hari ini." Balas fans Citra cepat.
"Itu kursi gantung nya cantik banget."
"Iya, di letakkan dimana itu ratu?"
Komentar seorang fans yang teralih pandangannya ke arah kursi gantung yang sedang citra duduki.
"Ini aku letakkan di balkon kamar." Ucap Citra turun dari kursi gantung nya seraya menunjukkan letak persisnya kursi gantung itu berada.
"बैग्स अकाली बालकों कमर कमी ऋतु!"
Beginilah komentar fans asing Citra.
"ओह, बेनरकाह? तेरीमाकस. (Oh, benarkah? Terimakasih)." Ucap Citra membalas komentar fans asing nya.
"They're in the Living room, I'm used to being alone in the room." Jawab Citra santai.
Citra membalas semua komentar fans nya Tampa pilih pilih, walaupun pertanyaan itu sampai ke hal konyol, Citra juga menjawabnya asal bisa memuaskan para fansnya. Citra tidak ingin mengecewakan para fans nya itu.
"Apa keluarga kakak ratu menyiapkan pesta ulang tahun untuk Ratu?"
"Iya, Mama sedang mendekorasi untuk acara pesta ulang tahun ku nanti malam."
"Bisakah nanti malam Ratu live?" tulis fans Citra lagi.
"Kalian tenang saja. Pesta nanti malam bisa kalian tonton di YouTube. Dan live... Aku gak janji ya..."
"Kami akan menunggu Ratu. Ratu pasti akan tampil luar biasa nanti malam." Balas fans Citra dengan nama akun "Anggie wu"
"Hahah terimakasih "Anggie wu" jangan lupa nonton di YouTube nanti."
"Siap Ratu." Balasnya lagi.
Di sebrang sana, seseorang juga sedang menonton live Citra tersenyum senyum, entah apa yang dia pikirkan.
___________
___
"Semuanya, Sampai jumpa lagi. Live hari ini sampai disini dulu ya. Bye bye semuanya."
"Uhh padahal masih kangen sama Ratu." Tulis fans Citra dalam kolom komentar.
"Bye bye Ratu, Don't Forget the live broadcast tonight. Haha." Tulis fans Citra lagi.
"Haha kangen kangen nya kapan kapan lagi ya."
"Aku usahakan ya.. untuk 60 Ribu penonton live ku hari ini, Terimakasih udah mampir ke live ku. Kita ketemu lagi kapan kapan, dah semuanya."
Kemudian Citra mengucapkan kata yang sama menggunakan bahasa asing lainnya, agar semua fansnya mengerti apa yang Dia katakan. Setelah menyelesaikan perkataannya, Citra pun mengakhiri live nya.
Setelah itu, Citra masuk ke dalam kamarnya, dia merenung sesaat mengingat semua kejadian yg terjadi akhir-akhir ini. Dan tertidur sejenak.
__ADS_1
___________
___
"Udah jam 8 malam, turun gak ya?" Ucap Citra yg masih merenung di depan cermin di dalam ruang ganti.
"Tapi tadi udah ramai di bawah. Mungkin semua tamu udah Dateng. Ahh tinggu di luar aja deh Sampek bibik jemput gue." Ucap Citra seraya keluar dari ruang ganti dan duduk di ranjangnya.
Citra asik memainkan ponselnya hingga terdengar ketokan pintu yang menghentikan kegiatannya itu.
"Tok tok tok tok!"
"Masuk." Ucap Citra cuek.
"Semua tamu udah datang. Ayo turun non."
"Ohh iya bik. Kenapa bik Ina yg jemput? Kok bukan Mama? Mama mana bik?"
"Ibuk lagi temenin Tamu tamu non Citra."
"Ohhh ya udah ayok."
Citra pun pergi bersama bik Ina, bik Ina mengikuti langkah Citra dari belakang. Citra menuruni anak tangga rumah yang melengkung itu pelan pelan.
Citra sangat sempurna malam ini, dengan gaun pesta berwarna pink, dihiasi anting anting berwarna putih berlian. hiasan mahkota kecil di atas kepalanya. Dan menggunakan high heels ikat berwarna putih. Persis seorang putri.
"Ulang tahun ku tahun ini benar benar tragedi!" Gumam Citra sedih.
"Loh bik? Kok gelap sih? Sepi lagi? Tamu udah datang atau udah pulang nih?" Ucap Citra bingung.
"Tadi terang kok non. Para tamu udah datang, pas bibik jemput non, itu para tamu masih ramai di sini. Bibik gak tau non." Jawab bik Ina panjang lebar.
"Ya udah deh." Ucap Citra seraya melanjutkan langkahnya perlahan.
Saat tengah melangkah dengan hati hati, Citra teralihkan dengan sebuah pita yang tersangkut di kakinya, Citra sangat penasaran kemana arah pita berjejeran itu dapat menuntun Citra.
"Ini pita apaan?" Ucap Citra seraya mengikuti arah pita itu.
"Ini menuju ke pintu. Ada apa sih? Mama? Papa? Cicit takut lama lama di kegelapan. Jangan bercanda ih?!" Ucap Citra yang tengah tegang di kelilingi kegelapan.
Tiba tiba cinta di kejutkan oleh sesuatu.
Dorr!! Prwett! Bunyi terompet dan pistol kertas.
Semua lampu menyala kecuali lampu teras rumah. Citra terkejut dengan orang orang yang ada di depan nya.
"Happy Birthday Citra Audrina Putri Wulandari..." Ucap semuanya serentak.
"Kalian?!" Ucap Citra terkejut.
"Selamat ulang tahun ya my best friend."
"Risa!" Ucap Citra spontan memeluk sahabatnya itu.
"Uhh happy birthday, maaf udah buat Lo kesel 3 hari lalu, dan juga maafin gue udah diemin Lo beberapa hari ini." Ucap Risa mengusap punggung Citra pelan.
"Hiks gue kira, gue kira Lo beneran marah dan gak mau temenan sama gue lagi! Gue sedih banget tau gak?!" Ucap Citra menangis dalam pelukan Risa.
"Maaf ya, ini semua buat kejutin Lo hari ini." Ucap Risa menyeka air mata Citra.
Citra pun memeluk Risa dan berterima kasih atas kejutan nya, tak lupa berterima kasih juga pada mama, papa, Riska, Tante Mery, dan semua yang telah hadir.
"Tapi Fara sama yang kain kayaknya lagi marah sama gue Ris." Ucap Citra menekuk bibir nya.
"Ngak, mereka tuh udah otw, bentar lagi nyampek."
"Serius Lo?!" Tanya Citra tak percaya.
"Iya, tunggu aja yang sabar." Jawab Citra tersenyum.
******
"Lo yakin ini rumah Audrin?" Tanya Mira tak percaya.
"Iya, Alamat yang Risa kasih tuh nujunya kesini! Terus kata Risa rumah mewah dengan tembok Abu-Abu dan gerbang rumah nya warna black." Ucap Fara panjang lebar.
"Ya kalo gitu ya iya ini." Ucap Firly menyimpulkan.
"Gilaa, Sultan! Jadi pengen jadi artis juga biar bisa bangun rumah bagus." Ucap Mira menghalu.
"Ye... Lo gak liat live audrin tadi siang?" Ucap Fiza ilfil.
"Gue liat, emang kenapa?"
"Lo bisa gak kayak audrin, udah bahasa asing nya mantep, wajahnya Cantik." Ucap Fiza takjub.
"Ya ngak sih." Ucap Mira memiringkan bibir nya.
"Ya udah kalo gitu stop menghayal!"
__ADS_1
BERSAMBUNG..........................................