Ku Kejar Cinta Audrin

Ku Kejar Cinta Audrin
Episode 09


__ADS_3

Waktu malam Citra gunakan untuk mengerjakan PR nya, berbeda dengan Risa, Risa akan meminta contekan pada Citra, seperti kebiasaannya sebelumnya.


Saat di Jakarta citra di kenal dengan murid yg selalu di puji guru guru, baik dalam belajarnya dan juga sopan santun nya.


Drett drett drett!..... ~ Ponsel Citra bergetar.


Citra menoleh ke arah ponselnya yang ada di sampingnya. Dan melihat nama yang tertera di dalam panggilan masuk itu, yang ternyata adalah Risa.


"Kenapa?!" Tanya Citra Singkat dan dingin.


"Jangan dingin dingin Napa Drin!" Celetuk Risa di sebrang sana manyun.


"Udah to the point aja Lo mau apa? gue sibuk nih ngerjain tugas!" Tukas Citra tak sabaran.


"heheha Gue mau nyontek tugas bahasa Inggris Drin." Ucap Risa tersenyum cengengesan.


"Nomor berapa?"


"Nomor 3, 5, 8, 9 Dan nomor 10."


"Oh, Iya nanti gue share ke Lo. Bye." Ujar Citra Singkat dan dingin Seraya langsung mematikan panggilan telepon dari Risa.


🌬️🌬️🌬️🌬️🌪️


• 2 Minggu Kemudian


~ SMA angkasa ~


"Audrin? Lo cari siapa sih? Celingak celinguk begitu." Tanya Risa bingung.


"Papa mama gue Ris, mereka kok gak muncul muncul ya? Bentar lagi kan mulai acaranya." Jawab citra cemas.


"Sabar, coba cari yang bener."


"Udah tapi gak ada Risa!"


"Lo nyarinya panik sih, coba cari yang santai. Nah nah nah, itu dia drin!" Tukas Risa nyaring.


"Apaan sih Lo Risa?! Budek nanti gue!"


"Ya maaf, itu mama papa Lo dah Dateng." Jawab Risa menunjuk ke arah gerbang.


Citra yang mendengar perkataan Risa langsung melihat ke arah gerbang, Citra amat lega melihat kedatangan mama dan papa. Citra langsung bergegas menghampiri mama dan papa.


"Ma. Citra pikir mama bakalan telat. Citra cemas banget loh ma."


"Maaf ya sayang, tadi agak terhambat di jalan." Jawab mama merasa bersalah.


"Iya gak papa, ayok ma pa cepetan naik ke aula."

__ADS_1


"Ok." Jawab mama singkat.


Mama dan papa naik ke aula bersama citra dan Risa Tapi citra dan Risa berada di luar aula menunggu hasil pengumuman. Begitu juga dengan murid lainnya.


Setelah menunggu lama, sampailah di sesi pembagian peringkat. Citra dan Risa yg awalnya duduk di lantai berdiri Karna penasaran yg kuat dan rasa cemas yg hebat.


"Peringkat pertama untuk kelas XI MIPA 1 di raih oleh, Fara Adisti... Putri dari bapak Ibrahim dan ibu Aminah. Silahkan yang meraih peringkat menaiki panggung kehormatan bersama ke dua orang tuanya.


"Ahh Lo dapet far! Selamat ya Fara." Kata citra memberi selamat pada Fara yang kebetulan ada di sebelahnya.


"Iya, makasih ya drin."


"Ya udah cepetan masuk sana, kasian mama papa Lo nungguin." Ujar Citra menunjuk kedua orang tua Fara.


"Iya." Balas Fara mengangguk.


"Untuk peringkat kedua di raih oleh....Citra Audrina Putri Wulandari... Putri dari bapak Ilham dan ibu Fahira. Silahkan menaiki panggung kehormatan bersama ke dua orang tuanya.


"Ha?! Gue... Gue dapet?" Tanya Citra tak percaya.


"Iya, cepetan sana." Jawab Risa mendorong citra masuk.


Citra pun memasuki aula dan menghampiri ke 2 orang tuanya untuk naik ke panggung bersama. Mama dan papa memeluk citra bahagia. Lalu mereka langsung berjalan menuju panggung kehormatan.


Citra amat senang sekaligus tak percaya dirinya mendapat peringkat kedua. Karna citra masuk ke sekolah ini di akhir semester.


Citra berjalan dengan gugup, walau ini bukan pertama kalinya citra berhadapan dengan khalayak ramai, namun tetap saja citra tidak terbiasa dengan suasana seperti ini.


Setelah pak guru menyelesaikan perkataannya semua orang bertepuk tangan untuk citra.


"Selamat audrin, bapak bangga sama kamu." Ucap pak guru memberikan piala dan piagam serta hadiahnya pada Citra.


"Terimakasih pak, Saya akan berusaha lebih keras lagi." Balas Citra tersenyum sembari menerima hadiahnya.


"Bapak yakin kamu bisa menjadi sang juara."


Kata pak guru menepuk pundak Citra pelan.


Citra hanya tersenyum manis, pak guru bersalaman dengan mama dan papa memberi selamat. Lalu melanjutkan memanggil juara selanjutnya.


"Baik hemat waktu saja, peringkat ketiga kelas XI MIPA 1 di raih oleh Aliya Syakira! putri dari bapak Imron dan Ibu Amilah, kepada Sang juara silahkan menaiki panggung kehormatan.


Aliya dan kedua orangtuanya pun mulai menaiki panggung kehormatan.


"Aliya selamat ya nak." Ucap pak guru memberikan selamat sembari memberikan piagam dan hadiah pada Aliya.


"Terimakasih pak." Balas Aliya menundukkan kepalanya.


"Baik untuk menyingkat waktu, saya akan mengumumkan murid murid kelas XI MIPA 1 yang berhasil masuk ke 10 besar. Ke 4 Firly Alisha. Ke 5 indah Augustine, Ke 6 Risa Saraswati, ke 7 Fiza Anastasya, ke 8 Amira Andini, ke 9 putri Wulansari, dan yang terakhir adalah siswa yang sangat saya tidak terduga bahwa dia akan masuk kesepuluh besar, selamat kepada Yusuf Muzadi. Mari kita beri tepuk tangan untuk para siswa 10 besar ini." Tukas pak guru panjang × lebar × tinggi 😂

__ADS_1


"Prok Prok Prok!!!" Aula ramai dengan tepuk tangan.


Saat semua orang bertepuk tangan, bapak kepala sekolah berbisik ke pada pak guru.


"Wah... Baru saja bapak Kepala sekolah kita yaitu bapak Mohammad Arif berbisik pada saya bahwa beliau secara khusus ingin memberikan hadiah ke pada Audrin, murid baru Kita yang melegenda.


"Saya di sini ingin mengatakan bahwa saya sebagai kepala sekolah di SMA angkasa sangat bangga memiliki murid seperti Citra Audrina Putri Wulandari. Audrin ini adalah Murid pertama saya yang berhasil mendapatkan peringkat walau baru masuk di semester akhir, saya yakin bahwa dia akan menjadi sang juara tahun depan." Ucap bapak kepala sekolah panjang lebar setelah mengambil alih mikrofon.


"Audrin, ini hadiah khusus dari bapak." Ucap bapak kepsek menyerahkan hadiahnya ke tangan citra.


"Terimakasih pak, terimakasih." Balas citra berulang kali.


"Sekali lagi selamat kepada Audrin. Hahha saya penasaran apa isi amplop itu, haha sayang sekali bukan saya yang dapat, mungkin saya akan joget di atas panggung ini."


"Hahahaah" semua orang pun tertawa.


"Baik, haha kita lanjutkan saja ke kelas selanjutnya untuk kelas selanjutnya." Kata pak guru mulai melanjutkan memanggil juara kelas selanjutnya.


Setelah manggil semua para juara kelas, sampailah di sesi terakhir yaitu Do'a, setelah berdo'a masih ada sesi foto bersama para juara kelas.


Setelah berfoto, semua orang pun pergi, Aula pun menjadi sepi, dan citra segera turun untuk mengambil tasnya Karna sudah di suruh pulang sama mama dan papa.


"Hay, drin, selamat ya." Ujar Risa yang melihat Citra masuk ke dalam kelas.


"Makasih Risa."


"Ahh Kira Kira kapan gue bisa kejar Lo ya drin?"


"Haha Risa- Risa, tapi gue gak nyangka Lo masuk 10 besar."


"Iya dong, gue gak bodoh bodoh amat kok. Begitu banget Lo drin."


"Haha ya abisnya, Lo kan cuma tau nyontek haha" canda Citra pada Risa.


"Audrin, selamat ya." Celetuk Fara menghampiri citra.


"Iya, terimakasih Fara." Balas citra menoleh ke arah Fara.


"Ternyata cuma peringkat 1 dan 2 yang dapat piala, gue kira 3 juga dapet loh..."


"Emm, gue gak nyangka banget gue bisa dapet peringkat." Ucap Citra penuh rasa syukur.


"Haha Lo kan pinter Drin." Tukas Fara tertawa kecil.


"Hehe nggak juga kok, ya udah ya semuanya, gue pulang duluan, udah di suruh pulang sama mama dan papa." Balas Citra seraya menyandang tas nya.


"Ohh ok ok, hati hati audrin."


"Iya." Balas citra singkat.

__ADS_1


MAAF DI SKIP SKIP YA GUYSS 😁 INI AKU LAKUKAN AGAR CEPAT NYAMPEK KE CERITA INTI 😀✌️🙏


BERSAMBUNG..........................................


__ADS_2