
Tiga hari pun berlalu, mereka melaksanakan lomba yang telah di tentukan. Di hari pertama adalah lomba islami yaitu Qoriah dan di hari selanjutnya di ikuti Tartil Al Qur'an. Semuanya melewati lomba itu dengan lancar, tak terkecuali Risa dan Citra yang sudah bekerja keras beberapa hari ini. Dan Siswa lain yang hanya bisa menjadi penonton lomba itu.
Sampai di hari kedua, lomba kuis matematika pun di mulai, Semua siswa mulai gugup dan takut, Karna menurut semuanya ini adalah lomba yang paling susah untuk dilakukan.
Semuanya melewati lomba ini dengan lancar tak terkecuali Citra dan Fara yang memang unggul matematika. Di ikuti Risa yang sudah belajar dari Citra selama beberapa hari ini. Walaupun ada beberapa anak yang terhambat dalam menjawab kuis namun lomba hari ini berakhir dengan baik.
"Gila... Fara Anak IPA itu jago banget! Jawaban yang dia lontarkan gak ada rasa gugup sekalipun, dan juga cepat dalam menghitung."
"Yah Lo! Si Ratu es nya itu loh yang wow, Lo liat sendiri tadi kan, Dia cepat dalam menjawab, akurat dan bahkan selalu dapat senyuman dari guru setiap dia melontarkan jawabannya. Coba Lo tebak, itu artinya apa coba?."
"Ya ... Artinya semua jawabannya benar, akurat dan memuaskan guru."
"Nah itu Lo tau! Bener bener deh! Terbuat dari apa otak nya ya? Encer banget!"
Beginilah perbincangan mereka setelah usai acara lomba. Mereka sangat mengagumi Fara dan Citra Karna kecerdasan yang mereka miliki.
Di sisi lain, Citra dan Fara tersenyum Karna mereka berdua dapat menjawab semua pertanyaan dengan lancar. Tak lupa mereka memberikan selamat kepada Risa yang berhasil juga menjawab semua kuis yang ada.
Di hari ketiga Masih tetap di kuis matematika, Karna ada beberapa siswa yang belum melaksanakan kuis matematika itu karena tak cukupnya waktu di hari sebelumnya.
"Hey, pelajaran apa aja sih yang masuk ke lomba?" Tanya Firly.
"Astaga Firly! Lo gak dengerin ibu ngomong sebelumnya?" Sewot indah.
"Dengerin sih, tapi gue gak bisa meresapi semua penjelasan lbu kalo gak satu satu." Ujar Firly tersenyum cengengesan.
"Huuuh!! Dasar..." Remang indah geram.
"Firly Lelet!!" Celetuk indah di ikuti Semuanya serempak.
Citra tertawa lepas, walau hanya tertawa lepas yang pelan dan sebentar namun itu berhasil mengalihkan perhatian teman temannya. Mereka terkejut dengan apa yang mereka dengar, tak terkecuali Risa. Karna mereka tak pernah melihat Bahkan mendengar Citra tertawa. Biasanya Cuma keluar kata Haha dari mulutnya, namun itu bukan tertawa melainkan hanya ucapan penghias saja.
"Audrin?!" Kejut semuanya serempak.
__ADS_1
Citra pun Berpura pura fokus pada ponselnya saat menyadari apa yang terjadi, kejadian yang membuat semua mata teman temannya itu menatap nya.
"Hey Lo barusan...." Ucap Risa yang super terkejut.
"Lo barusan apa?" Tanya Citra bersikap dingin.
"Lo tadi ketawa kan Drin?" Tanya indah tak percaya.
"Ngak! Siapa yang ketawa?!" Tukas Citra berusaha tenang.
"Udah deh, Gue mau pulang." Sambung Citra berbalik ingin pergi.
"Eh bentar, kita bahas dulu untuk lomba berikut nya." Ujar Risa meraih lengan Citra.
Apa yang Risa lakukan itu pun berhasil mendapatkan tatapan tajam yang menusuk dari Citra. Risa yang sadar akan itu pun jadi canggung dan melepaskan genggaman tangannya dari Citra.
"Upss, sorry ... Gak sengaja."
"Huftt! Ayo katanya mau bahas untuk lomba besok." Ujar Citra menghembuskan nafas panjang.
Mereka pun mulai menjawab pertanyaan dari Firly, dan membahas kesiapan dari diri masing masing, juga mempertanyakan kesiapan masing masing. Mereka mengeluh terhadap pelajaran Bahasa Inggris dan kimia yang masuk juga dalam kuis. Terkecuali Citra, Fara, Dan Aliya. Mereka Tetap positif dan yakin bahwa mereka bisa melewati kuis itu.
_
_
Di hari ke empat, kuis Biologi dimulai, Karna mereka jurusan IPA, mereka semua lancar dalam menjawab semua kuis yg ada. Untuk bidang ini di khususkan. IPS, Sosiologi, Dan IPA Biologi. Jadi juara yang akan datang di dapat siswa siswi kelas masing masing. Artinya tidak berebut antara anak IPA dan IPS seperti pelajaran yang lain.
"Hahaha Wuuu Sukses." Teriak semuanya serempak. Kecuali Citra.
"Kalo di pelajaran ini kalian gak sukses, percuma kalian masuk IPA!" Sarkas Citra dingin.
"Eng ... Bener sih!" Ucap Mira canggung di ikuti yang lain yang tersenyum cengengesan.
__ADS_1
"Oh iya Far, Tuh Lo di liatin mulu sama cowok Lo. Samperin sana. Gue terganggu dengan tatapan nya." Ujar Citra dingin seraya melirik Fendi.
"Ihh apaan sih!, Iya nanti gue samperin." Tukas Fara malu-malu.
Sewaktu habis jalan jalan waktu itu, keesokan harinya Fendi sudah menyatakan cintanya pada Fara dan diterima oleh Fara, jadi status mereka sekarang berpacaran.
• AKU SIH NUNGGUIN SI SALMAN SAMA FIZA! MENCINTAI DALAM DIAM SEORANG SALMAN BAGAIMANA AKHIRNYA. DAN BAGAIMANA MENGUTARAKAN NYA. UHH PENASARAN BANGET!!
Ok Next!! Lanjut ya sayang... Upss jadi mas Bara nih sayang sayangan.ðŸ¤ðŸ˜‚
4 hari sebelum satu bulan, lomba ini sudah sampai di kuis kimia. Semuanya tegang Karna pelajaran ini terlalu banyak perumusan, tapi mereka Dapat melewati nya dengan lancar, Di tahap ini ada siswa IPS yang tampil menakjubkan.
Karna Citra yang terus unggul dalam menjawab, akhirnya dia di berikan kuis pertanyaan kimia yang belum pernah ada di buku siswa. Ini hanya di ketahui Oleh Perguruan tinggi.
Citra sempat Bingung, dan akhirnya dia di berikan kesempatan untuk berfikir selama 15 menit, lebih lama 10 menit dari waktu yang di tentukan. Namun 7 menit kemudian, dia telah melontarkan jawabannya, dan itu membuat semuanya tercengang.
"Wow!! Luar biasa!" Kata juri serempak berdiri dari duduknya.
"Ini benar-benar sangat membuat saya kaget dan juga kagum!" Ujar mentor yang terkagum kagum.
Semuanya memberikan tepuk tangan pada Citra. Setelah selesai Citra pun turun dan menghampiri teman temannya.
"Hahaha gunung es, Lo emang jenius!" Celetuk Risa girang.
"Ih apaan sih, ngak juga. Kalo gue jenius gak mungkin gue masuk dalam jebakan juri di kuis Fikih, dan gue menyadarinya terlambat." Balas Citra kecewa seraya melepaskan masker yang dipakainya.
"Uhh jangan sedih dong. Yang penting Lo juara 1 di semua lomba. Gak papa gak juara di kuis Fikih." Ucap indah mensuport.
"Bener tuh Kata indah." Timpal Fara.
"Kayak Lo pada udah tau aja hasilnya." Balas Citra dingin.
"Iya dong." Ucap semuanya serempak.
__ADS_1
PENGEN BANGET SECERDAS CITRA HUHU.... 🤧🥺
BERSAMBUNG..........................................