Ku Kejar Cinta Audrin

Ku Kejar Cinta Audrin
Episode 30


__ADS_3

"Ini juga ada jepit rambut kupu-kupu, sama kayak yang dari Ana. Ini dua duanya adalah orang yang pernah aku temui. Makasih sekali lagi... Aku suka banget sama jepit rambut dari kalian." Ucap Citra tersenyum.


"Bik tolong Taruh semua ini ke atas kasur. Dan kado dari temen temen aku kemarikan semua."


"Baik non." Ucap bik Maryam bergegas melakukan apa yang Citra katakan.


Setelah nya, Citra membuka kado dari tamu dan kerabat nya seperti sepupu sepupu nya. Kemudian Citra membuka kado dari teman temannya.


Dari Risa jaket jeans pink. Dari Fara Tas Ransel remaja Red Colour. Dari Firly Tas khusus ponsel. Dari Fiza celana jeans lengkap Dengan bajunya yg berwarna orange dengan garis garis putih kotak kotak. Dari indah gantungan ponsel. Dari Mira Sepatu olahraga. Dari Aliya sepatu formal wanita. Dari Wulan parfum Rose gold. Dari Tante Mery jeans warna biru dan sepatu olahraga warna putih terbaru. Dari Riska Kalung dengan ukiran nama Citra. Dari Bara Ada 2 boneka Teddy bear jumbo warna merah delima dan warna putih.


"Hahaha Besar benget bonekanya, pantes kardusnya hampir sama kayak aku. Makasih kak. Aku suka banget... Bik tolong taruh ke kasur, taruh paling tengah ya bik." Ucap Citra seraya memberikan ke 2 boneka itu pada bik Maryam.


"Iya non." Jawab bik Maryam menerima boneka Teddy bear itu.


"Ok, sekarang ini dari... Yang terakhir ini Dari Mama dan papa." Ujar Citra memperlihatkan nama yang tertulis di kado itu ke hadapan kamera.


"Ok apa Isinya ya?... Eh?! Apa ini? Kunci? Kunci mobil kah? Masa Mama papa kasih aku mobil? Kira kira kunci apa ini guys? Yuk komen. ini masih misteri..."


"Ahh Makasih Mama dan papa. Ok guys... Semua kado udah aku buka aku pamit dulu guys... Sekarang juga udah larut aku harus bobok cantik! Bye semuanya, sampai jumpa lagi di channel selanjutnya... Bye...." Ucap Citra panjang lebar dan kemudian menghentikan rekaman konten nya.


______________


___


• KEESOKAN HARINYA.


• SMA ANGKASA.


"Gila drin! boneka dari Kak Bara gede banget, bagus lagi... Uhh lucu banget itu drin, gue jadi pengen." Ujar risa.


"makanya cari cowok, terus minta." Ujar citra dingin.


"Gada yang mau sama gue, gue bisa apa!"


"Kasian jomblo ngenes!" Ucap Citra Tampa melihat Risa sekali pun.


"Ya ampun audrin! Tega bener Lo."


"Emang bener kok." Ujar Citra seraya tetap Fokus menulis.


"Ngomong pakai ekspresi dong Drin, Datar kayak gitu Lo, ngomong pedas juga kagak ada ekspresi, perasaan gue tersinggung woy."


"Oh Lo punya perasaan? Gue kira ngak, abis Lo udah lama banget gak pernah ngenalin cowok Lo ke gue." Ucap Citra santai dengan wajah datar.


"Astaga! Kenapa gue punya temen kayak Lo. Apa salah gue ya ampun..." Tukas Risa menepuk dahinya sendiri.

__ADS_1


"Salah Lo ketemu sama gue."


"Iya mungkin, susah punya temen kayak Lo, Artis, kaya, Dingin, ngomong sama gue selalu nusuk!" Tukas Risa melipat kedua tangannya.


"Bodo amat." Ucap Citra dingin.


"Kenapa Kak Bara yang ganteng sukanya sama cewek dingin dan bermulut pedas kayak Lo ya?! Kenapa gak ke gue aja!"


"Kalo mimpi tuh jangan pas sadar, pas tidur biar kerasan."


"Ih tau deh! Dasar si Ratu es!" Tukas Risa seraya berbalik arah menuju bangkunya.


Citra yang sedang menulis tiba tiba terukir senyum manis di antara bibirnya. perdebatan kecil seperti ini yang menjadikan mereka semakin dekat dan dekat.


Awal kenal, Citra juga bersikap sama, namun Risa yang cerewet menjadi bisa menyamai sikap Citra dan itu yang menjadikan Citra nyaman berteman dengan Risa. Bahkan menjalin persahabatan yang erat bagaikan saudara.


"Hei Cerewet!" Tukas Citra memandang Risa.


"Kenapa?"


"Nih!" Ujar Citra seraya menyerahkan bukunya pada Risa.


"Apa? Kenapa nyerahin buku Lo."


"Mau mau mau! Tega bener... Gue mau lah... Bisa bisa gue di hukum sama ibu Sarah."


"Ya udah cepetan nih ambil, 10 menit lagi jam ke 3 mulai."


Risa pun mengambil buku Citra dan menyalin jawaban soal MTK. Kemudian Citra bertanya pada Risa kemana perginya teman temannya yang lain, Karna Citra sedari tadi tak melihat kemunculan mereka.


"Risa, yang lain kemana?"


"Ada di bangku teras sekolah, lagi nonton konten Lo."


"Ha? Juga? Padahal tadi jam 7 baru selesai di edit dan gue posting. Lo Lo pada udah nonton aja."


"Kita kan penasaran sama semua isi kado kado Lo Drin, Ibu Ilma tuh yang mimpin." Ujar Risa seraya fokus menulis.


"What?! Bu Ilma?" Tukas Citra terkejut.


"Santai santai Drin, ibu Ilma kan fans berat Lo juga."


"Adu malunya..." Pungkas Citra menutupi wajahnya.


*******

__ADS_1


Citra yang telah pulang dari sekolah tak melihat adanya Orang Orang rumah. Citra mencari ke seluruh tempat di rumahnya namun tak menemukan siapa pun, Citra heran dan sedikit cemas.


"Mama? Bik Ina? Mang iman?" Panggil Citra seraya menoleh kanan kiri.


"Kemana semua orang sih? Pak Dodi sama pak Hadi ini juga kemana? Aku pulang sekolah harus buka gerbang sendiri." Tukas Citra malas.


"Hari ini Papa gak ada jadwal ngajar, tapi kenapa juga ikutan gak ada?! Aca?" Tukas Citra sebal seraya memanggil nama adiknya.


Citra berjalan ke pos satpam, Dia mencari satpam nya di dalam pos, takut kalo kalo satpam nya tertidur. Namun Citra tak menemukan siapa pun. Saat ingin beranjak pergi. Tiba-tiba Citra mendengar ketokan di dalam Garasinya, Citra mendekat. Dia mendengar kan dari luar suara itu.


Terdengar bunyi seperti sedang mengotak Atik sesuatu. Citra pun menjadi khawatir bin cemas binti takut. Citra berfikir ada maling di rumahnya. Kemudian Citra membuka pintu garasi dengan kasar dan di kejutkan oleh sesuatu.


"Surprise!!!" Teriak semuanya serempak.


"Ini?! Ada apa ini? Ulang tahun aku kan udah lewat." Tanya Citra yang terheran heran.


"Cicit, tutup mata kamu." Tutur Papa.


"Ada apa sih pa? Jangan buat Cicit bingung ah!" Tukas Citra seraya menuruti keinginan Papa.


Setelah Citra menutup matanya, Semua orang di isyarat kan untuk menyingkir dari hadapan Citra oleh papa, seketika semua orang pun menyingkir. Dan perlahan Citra di izinkan membuka matanya oleh Papa.


"Kamu boleh buka mata kamu sekarang."


Citra pun membuka matanya, Dia terkejut dengan apa yang dia lihat di depan nya.


"Ini? Apa ini?"


"Kado kamu sayang." Tutur mama mengelus rambut Citra dengan lembut.


"Papa sama Mama beneran kasih aku mobil? Dan itupun Rush GR?! Aku baru aja berencana beli mobil ini, Wow! Citra seneng banget ma... Makasih ya ma." Ujar Citra seraya memeluk mama.


"Iya sayang. Sama-sama."


"Papa, Makasih banget ya pa, Cicit seneng banget sama hadiahnya." Ujar Citra yang berganti haluan memeluk Papa.


"Sama-sama sayang. Gimana? Warnanya Cocok gak?"


"Cocok banget pa. Cicit emang lagi pengen mobil warna merah. Ini pas banget!" Ujar Citra melepaskan pelukannya Seraya menatap mobil barunya.


"Syukur deh kalo kamu suka."


SENENGNYA JADI MBA CITRA ☺️🤩


BERSAMBUNG..........................................

__ADS_1


__ADS_2