Ku Kejar Cinta Audrin

Ku Kejar Cinta Audrin
Episode 84


__ADS_3

"Hei! Ada liat Citra gak?" Tanya Bara menghentikan seorang mahasiswi sekelas Citra.


Ya... Bara sedang bingung mencari Citra, bara sudah menunggu kemunculan Citra untuk pulang bersama, namun Bara tak kunjung melihat batang hidung Citra keluar dari kelasnya.


"Eng... Ngak tuh, dia juga gak masuk kelas tadi." Jawab nya Canggung.


"Oh, Baiklah." Ucap Bara dingin seraya beranjak pergi.


Gadis itu hanya bisa menatap kepergian Bara dengan mulut ternganga. Ia geram karena bara melontarkan jawabannya singkat dan dingin padanya. Padahal dirinya sudah begitu senang karena Bara bicara padanya, namun rasa senang itu kandas karena pertanyaan dan Jawaban Bara.


"Ih... Citra lagi! Citra lagi! Sekali aja aku gitu! Kenapa cewek itu muluk yang Bara cari sih?!" Cercah nya sebal.


*******


Bara berlari kecil ke setiap sudut universitas untuk mencari Citra, namun ia tak kunjung mendapati Citra di berbagai sudut yang ia cari. Bara menoleh kanan kiri di lobby kampus berharap ada kemunculan gadisnya itu di antara para mahasiswi lain.


"Hey, Marina!!" Panggil Bara yang hanya melihat Marina yang lewat.


Marina menoleh ke arah Bara dan kemudian menghampiri nya dengan tatapan heran.


"Apa kau ada bertemu Citra?" Tanya Bara to the point dengan wajah nya yang tampak cemas.


"Ngak tuh, ada apa?" Jawab Marina sekaligus balik bertanya karena penasaran.


"Dia gak masuk kelas dan bahkan aku tak dapat menemukan nya di setiap sudut universitas, ponselnya juga tak bisa dihubungi." Jawab Bara khawatir.


"Apa? Kenapa bisa?" Tanya Marina terkejut.


"Entahlah.... Aku bingung, Dia bukan tipe pembolos, dan bahkan menghilang begini bukan kebiasaannya. Aku jadi khawatir."


"Emm aku coba bantu bari di toilet ya, kamu pasti gak nyari di sana kan?" Ujar Marina yang di angguki oleh Bara.


Jangan heran Bara mengatakan sudah mencari di setiap sudut namun ia belum pergi ke toilet. Wajar saja, mana mungkin Bara pergi ke toilet wanita? Apa yang akan orang orang katakan tentang nya, bisa bisa Bara di sebut pengintip.


******


"Eh Bara? Ngapain di sini?" Tanya seorang gadis menghampiri Bara.

__ADS_1


Bara tak menghiraukan gadis itu, ia tetap fokus berusaha menghubungi Citra, namun berkali kali ia mencoba ponsel Citra selalu saja tak dapat di hubungi.


"Bara? Kok gak jawab sih?"


"Diam, jangan menggangguku! Aku tak ada waktu untuk meladeni mu." Serkah Bara merasa kesal.


Gadis itu pun merasa kaget, ia tak menyangka Bara akan bicara lantang padanya. Padahal dirinya hanya sekedar bertanya.


"Bar, aku cuma bertanya, mengapa kau harus begitu kasar?" Ujar nya gugup.


"Aku sudah bilang aku malas meladeni mu, sekarang pergi!" Sarkas Bara mengusir Helena.


Helena, Itu adalah nama gadis itu, ingat gadis yang pernah menyatakan cinta pada Bara? Itu adalah Helena. Salah satu mahasiswi yang populer di kampus nya dan merupakan anak dari keluarga yang lumayan kalangan atas.


"Helen, sudah ayo kita pergi saja." Ujar salah satu teman Helena yang menjadi penonton perdebatan Bara dan Helena.


"Iya Helen, Benar yang Oliv bilang, 'ingat jangan sampai ketahuan'." Timpal Jessi yang kemudian berbisik di telinga Helena.


Mendengar bisikan temannya itu membuat Helena diam dan akhirnya memilih untuk pergi dari pada melanjutkan berdebat dengan Bara, yang justru itu akan membuat Masalah bagi dirinya sendiri.


Drett drett drett!....


"Sayang kamu kemana aja sih? Aku cemas banget tau nyari--" Ucapan Bara terhenti karena di potong.


"Bar ini aku bukan Citra." Ucap seseorang di sebrang sana dengan suara yang gemetar.


"Marina? Kenapa ponsel Citra bisa ada--" Ucapan Bara kembali di potong oleh Marina.


Marina menjelaskan semua yang ingin ia katakan, penjelasan dari Marina membuat Bara membulatkan matanya karena terkejut, ia menggertakkan giginya geram karena di sulut emosi atas apa yang Marina katakan.


Bara berlari dengan wajah yang cukup cemas dan tangan yang mengepal erat ke arah tempat dimana Marina berada. Toilet, yah tujuan Bara adalah toilet.


"Sial!! Mengapa kembali terulang?!" Tukas Bara khawatir dan geram.


______________


____

__ADS_1


"Marina? Dimana kau?" Teriak Bara di dalam toilet wanita.


Beruntung jam kampus sudah usai, jadi tidak ada perempuan di dalam toilet yang akan membuat keributan dengan kedatangan Bara.


"Di sini Bar! Kloset ke 4!" Jawab Marina tak kalah berteriak.


Mendengar suara itu Bara bergegas pergi menuju arah kloset, ia menghitung ruang kloset seraya terus berjalan dengan tergesa-gesa.


BRAK!!!!


Bara membanting pintu yang memperlihatkan Marina dan Citra ada di dalam toilet itu, yah toilet ke 4 seperti yang Marina katakan. Alangkah terkejutnya Bara melihat sang kekasih terbaring tak sadarkan diri dalam pangkuan Marina.


"Cicit? Cicit bangun sayang, sayang!" Ucap Bara berkali kali memanggil nama Citra yang tak sadarkan diri.


Bara terus menepuk pipi Citra pelan berusaha untuk membangunkan nya, namun nihil. Seluruh tubuh basah kuyup dan dahinya terluka, mungkin terbentur sesuatu.


"Apa yang terjadi?! Mengapa dia bisa begini?!" Bentak Bara bertanya pada Marina.


Marina tersentak karena nada bicara Bara. "Aku... Aku tak tau, aku sudah menemukan nya dalam keadaan ini." Ucap Marina gugup.


"Sialan!! Tak akan aku lepaskan siapapun yang melakukan ini!" Tegas Bara seraya menggendong Citra dalam pelukannya dan membawanya pergi.


Marina hanya menatap kepergian Bara dengan tubuh yang menegang karena melihat raut wajah Bara.


*Ekspresi nya menyeramkan banget... Orang yang udah lakuin ini pasti sial! Ku harap orang yang melakukan ini pada Citra masih bisa hidup.* Gumam Marina merinding dan kemudian pergi dari toilet menyusul Bara.


Bara membawa Citra dengan langkah besar dan cepat, ia harus segera mengantar Citra ke rumah sakit, sementara Marina mengikuti dengan berlari di belakang Bara. Sampai di lobby kampus betapa terkejutnya supir Bara melihat seorang gadis dalam pelukan tuan mudanya.


"Cepat buka pintunya! Apa yang kau lihat hah!!" Bentak Bara emosi.


BONUS VISUAL 😝🕊️


VISUAL MARINA-SAN GEORGE ✨🌹



Uhh blasteran Jepang and Amerika 😚

__ADS_1


BERSAMBUNG................................................


__ADS_2