Ku Kejar Cinta Audrin

Ku Kejar Cinta Audrin
Episode 40


__ADS_3

"Aduuu, dulu paman bilang ingin menjodohkan kamu sama Bara, kamu nya Yang nolaknya gesit! Ehh taunya sekarang... Udah cincin pasangan aja yang melekat di jari kamu." Ucap paman mengimbuhi.


"Eng.... Tau deh!" Tukas Citra manyun malu malu.


Paman berbincang bincang lumayan lama di rumah Citra, membahas Citra waktu masih di Jakarta, membahas pekerjaan nya juga, dan membahas hubungan Citra dan Bara.


Saat mama pulang dari luar, mama juga ikut nimbrung, sedangkan Citra sudah masuk kedalam kamar nya dan mengerjakan tugas yang masih menumpuk.


Sebelum paman pulang, Paman masih sempat memanggil Citra dan memperlihatkan hadiah yang paman bawa untuk Citra, Citra amat senang dengan hadiah dari paman nya itu.


"Mana hadiah nya? Kok malah bawa Citra ke kebun bunga Citra sih?" Tanya Citra tak sabaran.


"Ada di sini, Coba Cari." Ujar Paman seraya menyuruh Citra untuk berjalan maju.


Citra hanya diam dan menuruti perkataan dari paman, Citra berjalan menyusuri kebun bunganya, dia mencari cari sesuatu yang baru di sana, mungkin itu merupakan hadiah dari paman.


Saat citra semakin mendekati pagar pembatas kebun bunganya, dia semakin berjalan cepat ke arah itu. Citra merasakan sesuatu yang familiar. Paman hanya tersenyum melihat Citra yg tergesa gesa ketika menyadari sesuatu itu.


"Ini?! Wow!! Ini Hadiah dari Paman?" Kejut Citra tak percaya.


Paman tak menjawab, dia berjalan mendekati Citra, Lalu berbicara dengan nya.


"Iya, Suka tidak?"


"Suka banget lah Paman, mawar nya bagus banget."


"Masih ada kejutan loh di balik mawar mawar itu. Coba pisah mawar mawar itu." Ujar Paman menunjuk bunga bunga itu dengan dagunya.


Citra menuruti perkataan paman, dia menjadi amat penasaran dengan apa yang telah paman siapkan untuknya.


Citra memisahkan pot demi pot bunga mawar yang bermacam macam di depan nya itu. Citra amat terkejut dengan apa yang dia lihat di balik bunga bunga mawar itu.


"Ahhh lavender..." Teriak citra kegirangan.


"Paman dapat dari mana?" Tanya Citra yang asik memegang bunga itu.


"Pas ke Kanada, kebetulan Paman liat bunga itu di jual gak tau kenapa. Paman ingat sama ucapan kamu yang pengen banget bunga itu." Ucap paman Santai seraya tersenyum.


"Paman memang baik.... Banget! Makasih paman... Citra sayang sama Paman." Celetuk Citra memeluk paman.


"Iya, Paman juga sayang sama Citra." Ucap paman mengelus rambut Citra dengan lembut

__ADS_1


"Tapi Paman, bunga ini kan mahal banget. Paman beli segini apa gak boros?" Ujar Citra melepaskan pelukannya.


"Ngak kok sayang, tenang aja."


"Makasih banyak paman. Citra seneng banget." Ucap Citra memeluk kembali Paman Robi.


********


🌬️🌬️🌬️🌬️🌪️


Citra sedang di sekolah bersama teman temannya. Seperti biasa belajar bersama. Akhir akhir ini tugas mereka sangat banyak dan menumpuk. Entah apa yang terjadi, mungkin karena mereka sudah di masa terakhir di bangku SMA.


"Aduu makalah gue belom selesai.. Gimana nih!" Celetuk Risa memelas.


"Tenang masih 2 hari lagi waktunya." Balas Fara santai.


"Gue juga belom kok Ris, Mira juga tuh belom selesai juga." Timpal indah.


Risa, Indah, dan Mira memang bagian malas malasnya untuk mengerjakan tugas. Mereka bertiga selalu nyantai dalam mengerjakan tugas. Jika waktunya mepet baru tergesa gesa.


"Untung ada temen nya. Lo Fir gimana?"


"Masih keburu tuh, lah gue belom satu pun!" Celetuk Risa manyun.


"Hey Far, Lo udah belom?" Tanya Indah menatap Fara.


"Tinggal setengah langkah, besok juga udah beres." Jawab Fara santai.


Kemudian Fara melirik Citra yang sedang Fokus ke ponselnya Dan dia bertanya juga pada Citra mengenai tugas makalah Citra.


"Lo gimana Drin? Udah?" Tanya Fara seraya menatap Citra yang sedang fokus ke ponselnya.


"Kemaren." Jawab Citra singkat.


"Hahaha Si jenius emang beda." Kekeh Fara.


"Gila Lo Drin... Kemaren udah selesai? Robot Lo?"


"Di bantu kru gue." Jawab Citra Dingin.


"Enak Lo punya kru."

__ADS_1


"Jadi YouTubers juga, nanti Lo juga bakal punya. Awalnya gue kan gak punya, baru baru ini merekrut Karna gue juga harus ngonten. Apa lagi kalo lagi gak ada job kayak gini." Ucap Citra santai, panjang lebar, namun terkesan dingin.


Citra memang tidak memiliki kru sebelumnya, dia membuat konten dan mengedit nya sendiri. Namun lama lama, citra berfikir itu repot Karna masalah pendidikan nya. Dia pun merekrut orang orang yang jago editing, dan lainnya yang cocok untuk tujuan nya.


"Gue gak punya fans, gimana mau punya subscribers?"


"Lo kan sahabat gue, Semua orang juga bakal kenal Lo kalo Lo ikut live gue, nanti juga bakal ada yang penasaran sama Lo. Lagian semuanya juga harus di mulai dari awal. Lo lupa sama perjuangan gue dulu?" Ujar Citra panjang lebar yang Sedari tadi berbicara Tampa melihat lawan bicaranya sedikit pun.


"Ngak lah! Gue ingat betul, dimana Lo pernah di bully, di caci maki bahkan pas di serang heaters. gue masih ingat semuanya!" Tukas Risa .


Tampa sadar, terlukis kesedihan di wajah citra. Rasa takutnya pada seorang heaters masih membekas di hatinya. Namun sekarang juga ada perasaan lega dan bahagia. Semua cobaan yang di hadapinya terbalas dengan apa yang di dapatkan Citra kali ini. Kesuksesan. Dan sebagainya.


"Makanya, Lo juga harus berjuang dari awal." Celetuk Citra melirik Risa.


"Baru ada niatan buat liat lawan bicara, Lo?"


"Sibuk." Ucap Citra dingin.


"Ngapain sih?" Celetuk Risa seraya mengintip ponsel citra.


"Eh pantes! Baca komen ternyata."


Citra tak menjawab dan membiarkan Risa ikut membaca komentar komentar itu. Mata Risa teralihkan dengan salah satu permintaan seorang fans Citra.


"Tuh, disuruh main tik tok Lo sama dia."


"Iya gue juga liat. Banyak dari hari hari lalu yang minta gue main tik tok."


"Soal tik tok nih, gue main loh, dan lumayan, Followers gue udah 20K." Jawab Risa bangga.


"Nah cocok tuh. Cobak buat konten YouTube, pasti Lo makin terkenal. Numpang narsis ke audrin udah gak perlu nanti." Celetuk indah santai.


"Ya Allah begitu banget omongan Lo.. nusuk benget tau gak?! Bilang gue numpang narsis! Gue kan belom lakuin juga. Denger kata Audrin, semuanya harus di mulai dari awal." Tukas Risa panjang lebar.


Semuanya hanya terkekeh mendengar apa yang dikatakan Risa, Citra hanya tersenyum melihat ekspresi Risa yang manyun.


"Lo mau main tik tok gak?" Tanya Fara.


"Gue sih gak mau kecewain mereka, tapi mau di isi apa tik tok gue? Masa mau joget joget?! Ngak ah!" Jawab Citra bertanya-tanya.


BERSAMBUNG..........................................

__ADS_1


__ADS_2