
Citra melompat ke dalam kolam. Dia tak bisa menunggu orang datang untuk meminta pertolongan.
Dengan susah payah Citra menopang tubuh Bara dan membawa Bara ke pinggiran. Citra Berusaha keras untuk bisa mengangkat Bara ke atas. Dan usaha tidak menghianati hasil. Citra berhasil mengangkat Bara keluar dari air.
"Kak! Kak Bara?! Bangun Kak!" Tukas Citra Cemas.
"Jangan bercanda dong kak! Kak Bara!!" Ujar Citra lagi berusaha Membangunkan Bara yg tak sadarkan diri.
"Hiks Kak bangun kak! Aku minta maaf... Ini salah ku.. " Lirih Citra.
"Bibik!! Bik, Tolong bik! Mang iman!!" Teriak Citra memanggil Orang Orang di rumah.
"Hush jangan panggil Orang Orang kesini Dong, sayang." Celetuk Bara.
"Kak, Kak Bara gak apa-apa? Baik baik aja kan?!" Ujar Citra khawatir.
"Tentu aja baik, Aku bercanda Barusan." Jawab Bara santai.
"Apa?! Bercanda?!" Kejut Citra tak habis pikir.
Bara hanya mengangguk kepada Citra seraya tersenyum canggung. Sedangkan Citra penuh dengan amarah yg meluap luap.
"Kak Bara apaan sih bercanda kayak gitu?! Tau gak kalo aku panik banget?! Aku Cemas liat kak Bara kayak gitu!! Dan kamu malah bercanda?! Aku udah panik setengah mati liat kamu tenggelam!! Aku takut kamu kenapa Napa! Segitunya banget sih kak Bara!!" Ketus Citra marah marah dengan air mata yg membasahi.
"Aku udah cemas banget... Aku kira kak Bara bakal kenapa Napa!.. " Ujar Citra lagi dengan nada yg rendah.
Melihat Citra yg menangis karna rasa cemas nya terhadap Bara, Bara pun memeluk Citra untuk menenangkan nya, Bara merasa bersalah atas candaannya.
"Maaf ya.. Maaf udah bercanda keterlaluan sama kamu!" Ujar Bara memeluk Citra.
"Kak Bara nyebelin tau Gak?!" Ketus Citra.
"Iya iya, Maaf ya... " Ujar Bara.
"Makanya jangan marah marah kayak tadi. Dengerin penjelasan aku." Celetuk Bara menatap Citra.
"Kenapa jadi aku?! Kak Bara tuh yg salah! Udah tau punya tunangan! Masih aja meluk cewek lain! Mau selingkuh kamu?!" Ketus Citra.
"Ya ngak dong. Aku kan Cintanya Cuma sama Ratu es kayak Kamu."
"Dih!" Celetuk Citra seraya beranjak bangun dari duduknya.
"Mau kemana? Dengerin aku dulu Dong." Ujar Bara menatap Citra.
__ADS_1
"Ganti baju, dingin. Kamu juga harus ganti baju. Penjelasan nya nanti aja." Ujar Citra dingin.
"Aku kan gak punya baju ganti sayang disini." Celetuk Bara manyun.
"Aku ada beli kemeja Buat Kakak sepupuku, Belum aku kasih ke dia. Kamu pakai aja dulu itu, mungkin muat sama kamu." Ujar Citra dingin.
Bara hanya diam dan tersenyum, Dia ikut masuk kedalam rumah Citra. Sampainya di dalam, Citra langsung pergi ke kamarnya dan berganti baju, Setelah itu, dia mengambil baju yg Citra maksud dan membawanya ke bawah untuk di serahkan pada bara.
"Nih! Cepat sana ganti pakaian, nanti masuk angin." Ujar Citra dingin seraya menyodorkan pakaian ganti pada bara.
Bara tersenyum menatap Citra dan menerima pakaian ganti yg Citra sodorkan kepadanya.
"Iya sayang." Jawab Bara santai Seraya berjalan masuk ke kamar mandi tamu.
Bara pun berganti pakaian, beberapa saat kemudian, Bara keluar dari kamar mandi tamu dan menemui Citra Di tempat awal. Yaitu kolam renang.
"Drin. Udah boleh bicara, kan?" Ujar Bara yg duduk di kursi di hadapan Citra.
"Ok, Kalo Mau bicara silahkan." Jawab Citra dingin.
Bara diam sejenak, dia berpikir dia harus memulai dari mana untuk bicara pada Citra. Sesaat Bara pun angkat bicara Sejalan nya mulut nya mengeluarkan kata kata.
"Drin, Rena itu yg sengaja jebak aku Sehingga aku memeluknya."
"Aku meluk dia Karna aku teringat sama kamu.. aku ingat dimana pernah menemukan kamu di situasi yg sama dengan Rena. Dan Tampa sadar memeluknya."
"Situasi yang sama? Waktu liburan bareng itu?"
"Iya." Jawab Bara menganggukkan kepalanya berulang ulang, kemudian melanjutkan perkataannya.
"Aku jadi spontan memeluk dia, Karna aku ingat betapa takutnya kamu di kegelapan waktu itu. Aku gak tega, dan aku pikir dia juga sama takutnya... Dan ternyata... Aku malah di jebak. Maaf ya sayang."
"Jadi kamu meluk dia Karna mengingat aku? Dan kamu memeluk nya sedang melamun tentang aku sampai berakhir memeluk nya begitu lembut?"
"Iya iya. Bener." Celetuk Bara menganggukkan kepalanya berulang ulang.
Citra hanya diam, Dia seolah olah sedang berfikir, kemudian mata nya tajam menatap Bara, sontak tatapan dari Citra membuat Bara menegang, dia berpikir jawaban apa yg akan citra berikan padanya?
"Sa-sayang, ada apa? Apa ada masalah? Apa aku salah lagi?" Ujar Bara menghujani Citra dengan pertanyaan.
Citra menatap Bara dingin dan bicara padanya dengan isyarat. Citra menjentikkan jarinya meminta Bara untuk berdiri. Setelah Bara berdiri, Citra ikut berdiri juga.
"Aku tanya, apa si teh hijau itu ada memeluk lebih?" Tanya Citra serius.
__ADS_1
"Ngak kok sayang. Bagian khusus kamu gak dia sentuh kok, dia cuma meluk melingkar di punggung. Gak ke leher, beneran deh!" Jawab Bara panik dan canggung.
"Ok, mendekat sini." Ujar Citra dingin.
Bara gugup, Dia mengumpulkan keberanian nya dan kemudian melangkah dengan langkah yg berat mendekati Citra.
Sampainya di depan Citra, Bara mendapat tatapan tajam lagi. Bara semakin tegang, namun hal yg terjadi kemudian membuat bara membuka matanya lebar Karna terkejut.
"Ap-apa? Ada apa?" Tanya Bara canggung melihat Citra memeluknya.
"Diam atau putus?" Celetuk Citra dingin.
Ucapan Citra itu membuat Bara berdiri kaku, Bara takut dengan ancaman citra itu, Karena ya.. Bara benar benar mencintai Citra.
Beberapa saat kemudian, Citra melepaskan pelukannya dan kembali berbicara.
"Ok, Aku rasa penetrasi nya udah cukup." Ujar Citra melipat tangannya seraya memandangi tubuh Bara.
"Ha? Penetrasi?" Ujar Bara bingung.
"Biar gak ada bekas cewek lain di tubuh kamu." Ujar Citra memalingkan wajahnya santai.
"Denger ya, aku gak mau ada bekas cewek lain di tubuh kamu. Dari ujung rambut sampai ujung kaki itu hak aku nanti. Kalau udah bekas wanita lain... Aku gak mau, paham?!" Imbuh Citra panjang lebar menatap tajam Bara.
Bara tersenyum manis, Bara senang Citra tidak pergi dan dia mau percaya dan mengerti Bara.
"Paham Yg mulia Ratu, saya jamin hanya akan ada bekas anda di tubuh saya." Celetuk Bara tersenyum lebar seraya membuka tangannya lebar.
Citra tersenyum manis, Dalam sekejap mata Citra menghambur ke dalam pelukan Bara seraya tersenyum.
โข ADUH AKU Gak TAHAN LAGI SAMA KALIAN BERDUA, QUEEN ICE AKU IKHLASKAN MAS BARA BUAT KAMU ๐ซ๐ฅฒ.โข
Visual Bara Mahardika Saputra ๐โจ
Visual Citra Audrina Putri Wulandari ๐นโจ
UDAH COCOK BELOM NIH??? ๐น
BERSAMBUNG..........................................
__ADS_1