
Di Alam Semesta, sebuah kapal besar Angkasa Raya, melayang terbang dengan kecepatan sedang, mengelilingi seluruh alam.
Para penumpang kapal itu merasa senang, selain baru pertama kali keliling Semesta Alam Raya, mereka juga bisa menaiki sebuah kapal besar Angkasa, milik Penguasa Agung, yang berbendera Semesta Alam Raya.
Penumpang kapal besar Angkasa itu, tak lain adalah Arya bersama rombongannya. Setelah dia dinobatkan menjadi Penguasa Agung Semesta Alam Raya, oleh Raja Dewa Agung Nirwana Lapisan Terakhir, yang merupakan seorang Raja Dewa Agung di seluruh lapisan alam, dia diberi keleluasaan untuk menjelajahi seluruh alam tanpa harus melewati sebuah portal, karena dengan kapal Angkasa Raya, mampu menerobos masuk ke seluruh alam semesta tanpa harus melewati portal.
Sekarang Arya mengeluarkan seluruh bawahannya dari dalam dunia jiwa, hanya lima puluh orang yang tersisa didalam dunia jiwanya, untuk mengurus perkebunan sumberdaya energi tingkat dewa, buah-buahan dewa dan buah abadi.
Sedangkan pasukan inti Penguasa Agung Semesta Alam Raya, pasukan khusus Srikandi, para leluhur Dewa, keluarga dan kerabatnya, serta para pelayannya, sekarang berada di atas kapal besar Angkasa, untuk sama-sama menikmati keindahan Semesta Alam Raya.
Seluruh penumpang kapal berjumlah tujuh ratus orang, terdiri dari tiga ratus orang pasukan inti Penguasa Agung, yang dipimpin oleh Jenderal Adiwiyata, dua ratus orang pasukan khusus Srikandi, dipimpin oleh Jenderal Ratnawati, seratus orang staf ahli Penguasa Agung, yang dipimpin oleh Jenderal Anggadiredja, dan seratus orang pelayan dikepalai oleh Komalasari.
Sedangkan Komandan Seno Adji, Ratu Derwani, Darmasena, Saraswati, Anjani, serta Wiraseda dan ketiga puluh bawahannya, menjadi pengawal khusus Penguasa Agung,
Kapal besar Angkasa, terus melayang terbang semakin tinggi lagi, menembus beberapa lapisan awan, ingin mencoba menjelajahi Alam Dewa Agung Lapisan Kesembilan, karena Arya sudah resmi menjadi penghuni Alam Dewa Agung Lapisan Kesembilan.
Maka dia bersama seluruh bawahannya, ingin menjelajahi Alam Dewa Agung Lapisan Kesembilan. Namun sebelum dia mencapai gerbang batas antara alam bebas dengan Alam Lapisan Kesembilan, kapal Arya di hadang oleh sepuluh kapal besar Angkasa milik kelompok bajak angkasa.
Kesepuluh kapal besar itu mengepung kapal Arya. Arya segera memasukkan seluruh bawahannya kedalam dunia jiwa, karena ranah kekuatan kultivasi yang dimiliki oleh para bawahannya, jauh dibawah kelompok bajak angkasa.
Usai memasukkan seluruh bawahannya, kemudian dia juga memasukkan kapal angkasanya kedalam cincin penyimpanannya. Semua itu dilakukannya, demi untuk menyelamatkan seluruh penumpang kapal Angkasa.
Tentu hal itu membuat bajak angkasa terkejut, karena kapal besar yang menjadi buruannya menghilang secara tiba-tiba. Dan muncul seorang pemuda sampah, yang terbang menghampiri mereka, yang rata-rata ranah kekuatan kultivasi kelompok bajak angkasa, paling rendah berada ditingkat Great God King Tahap Sempurna Bintang Tiga Puncak, dan tertingginya berada di ranah Great God King Tahap Sempurna Bintang Lima Puncak, jauh dibawah kekuatan kultivasi Arya, yang sudah mencapai tingkat Great God King Abadi Bintang Delapan tahap awal.
Maka Arya menyembunyikan seluruh bawahannya didalam dunia jiwa, dan memasukkan kapal angkasanya kedalam cincin penyimpanan.
__ADS_1
Arya terus terbang mendekati pemimpin kelompok bajak angkasa, yang berdiri didepan kapalnya.
Setibanya dihadapan kelompok bajak angkasa, sekitar jarak empat meter, Arya segera mengeluarkan jurus Dewa Rajawali Mengunci Lawan, hingga membuat seluruh kelompok bajak angkasa menjadi patung.
Kemudian dia merantai mereka dengan rantai baja, yang kekuatan mistisnya lebih ditingkatkan lagi, dan menarik seluruh anggota kelompok bajak angkasa, dengan kekuatan mistis rantai baja, untuk disatukan dengan para pemimpinnya.
Kemudian dia menarik kembali pengaruh jurus Dewa Rajawali Mengunci Lawan. Walaupun mereka kembali telah sadar, namun tidak bisa bergerak, karena sekujur tubuh mereka dililit oleh rantai baja, yang memiliki kekuatan mistis sangat tinggi, sehingga bergerak sedikit saja, sekujur tubuh mereka seperti ada yang meremuknya.
"Bagaimana sekarang? Apakah kalian mau menyerah? Ataukah kalian ingin menjadi cacat seumur hidup?" Tanya Arya, menatap mereka satu persatu.
"Bajingan kau! Argh.... Aahhh.!" Dia menjerit kesakitan, ketika dia bergerak ingin menerjang Arya, diremuk-remuk oleh kekuatan mistis rantai baja.
Dug.... Bug.... Argh.... Aaahhh....
Ternyata Arya dengan gerakan cepat, menghancurkan basis kultivasi pemimpin kelompok bajak angkasa.
"Nah, sekarang kamu sudah tidak berguna lagi. Sudah menjadi sampah,' ucap Arya, sambil melepaskan rantai baja mistis, yang melilit sekujur tubuh pemimpin kelompok bajak angkasa.
Setelah rantai baja mistis terlepas dari tubuh pemimpin bajak angkasa, dia langsung jatuh meluncur kebawah dengan kecepatan tinggi, menuju ke alam lainnya.
Para anggota kelompok bajak angkasa, begitu melihat pemimpinnya tidak berdaya, dan jatuh meluncur ke bawahnya, mereka mulai ciut nyalinya, dan dari sebagian kelompok bajak angkasa, menyatakan dirinya untuk takluk menyerah dihadapan Arya.
Namun Arya tidak segera menanggapinya, dia terlebih dahulu memindai seluruh anggota kelompok itu, untuk memastikan apakah mereka punya niat baik ingin merubah hidupnya, atau hanya sekedar menyerah, karena takut dilumpuhkan seperti pemimpinnya.
Usai Arya memindai mereka, hanya ada seratus enam puluh orang yang memiliki sikap tegas, loyal, baik dan disiplin, serta patuh kepada atasannya.
__ADS_1
Sisanya sekitar seribu tiga ratus empat puluh orang, yang memiliki tabiat jelek dan hatinya sudah mengeras seperti batu, dihancurkan basis kultivasinya oleh Arya, hingga meluncur jatuh ke alam lainnya dengan kecepatan tinggi, setelah Arya menarik kembali rantai baja mistis yang melilit sekujur tubuh mereka.
Tinggal seratus enam puluh orang yang akan dibina oleh Arya, dan akan dijadikan sebagai pasukan khusus pengaman Semesta Alam Raya, karena ranah kekuatan kultivasi mereka rata-rata berada ditingkat Great God King Tahap Sempurna Bintang Tiga, Empat dan Bintang Lima.
Tujuh puluh orang berada ditingkat Great God King Tahap Sempurna Bintang Tiga Puncak, lima puluh orang di ranah Great God King Tahap Sempurna Bintang Empat Awal, Menengah dan Puncak, empat puluh orang berada ditingkat Great God King Tahap Sempurna Bintang Lima Awal, Menengah dan Puncak.
Hanya satu orang yang berada di ranah Great God King Tahap Sempurna Bintang Lima Puncak, dia adalah seorang petinggi kelompok bajak angkasa, yang paling patuh dan penurut, loyal kepada pimpinan, baik kepada sesama teman dan bawahannya, serta bijak, disiplin dan tegas dalam setiap apa yang dikerjakannya.
Dia bernama Erlangga, dan diangkat oleh Arya menjadi seorang jenderal Pasukan Pengaman Semesta Alam Raya, dibantu oleh dua belas orang yang ranahnya berada satu tahap dibawah Erlangga.
Kedua belas orang itu dijadikan sebagai komandan regu, dan sisanya seratus empat puluh tujuh orang, menjadi anggota pasukan Pengamanan Semesta Alam Raya.
Setelah Arya mendirikan Pasukan Khusus Pengaman Semesta Alam Raya, dia kembali mengeluarkan seluruh bawahannya dari dalam dunia jiwa, dan mengeluarkan kapal besar Angkasa Penguasa Agung.
Arya memperkenalkan istrinya, keluarga, kerabat, leluhur Dewa dan seluruh bawahannya, kepada Jenderal Erlangga beserta pasukannya, yang baru didirikan oleh Arya.
Dan Arya memerintahkan kepada seluruh bawahannya, untuk merubah warna kesepuluh kapal besar hasil sitaan dari kelompok bajak angkasa, disamakan corak dan warnanya dengan kapal Angkasa Penguasa Agung, dengan lambang dan bendera Semesta Alam Raya.
Usai memerintahkan bawahannya, yang dibantu oleh Pasukan Khusus Pengaman Semesta Alam Raya, Arya bersama istri, keluarga, kerabat dan leluhur Dewa, kembali ke kapal besarnya.
Dia sekarang merasa tenang, karena sudah ada pengamanan khusus untuk para bawahannya, dari pasukan pengaman Semesta Alam Raya. Dia tidak perlu merasa khawatir lagi, jika seluruh bawahannya berada di kapal.
Seluruh bawahannya juga akan merasa tenang, dan bisa berkultivasi di dalam kapal dengan tenang, karena kapalnya sudah dikawal oleh pasukan khusus pengaman Semesta Alam Raya.
Bersambung.......
__ADS_1