
Satu minggu kemudian, setelah Arya mempersiapkan semuanya di Alam Bumi, dia mengeluarkan beberapa orang dari dunia jiwanya. Orang-orang itu yang diselamatkan oleh Arya, mereka terdiri dari anak-anak perawan. Termasuk Wardi dan Warsih, yang kini telah menjadi kuat dan hebat, dengan ranah kekuatan yang cukup tinggi, jika berada di Alam Bumi.
Seluruh tugas Arya, sekarang diberikan kepada Wardi dan Warsih, yang diangkat oleh Arya, untuk mengawasi seluruh aset-aset milik Arya, yang berada di Alam Bumi, serta mengawasi seluruh pekerjanya, agar diperhatikan dari masalah kesejahteraan hidupnya, termasuk dalam kesehatannya.
Wardi dan Warsih, yang telah dididik dan dilatih oleh bawahan Arya didalam dunia jiwa, tampak lebih gagah dan tampan, begitu juga dengan Warsih, tumbuh menjadi pendekar yang kuat dan cantik.
Usai membereskan semua urusan di Alam Bumi, Arya mengumpulkan semua bawahannya, yang berasal dari Alam Bawah, ditambah dengan seratus anggota pengawal Penguasa Agung kelima, yang dipimpin oleh Seno Adji, dan Ratu Derwani, yang telah menjadi bawahannya.
"Sekarang kalian semua, masuk kedalam dunia jiwa, karena sebentar lagi aku akan kembali ke Alam Dewa Agung Lapisan Bawah," ucap Arya, sambil membuka gerbang dunia jiwanya.
"Baik, Tuan Muda," ucap mereka berloncatan, masuk kedalam dunia jiwa, diikuti oleh Arya, Ratu Derwani, dan Komandan Seno Adji.
Mereka sementara ditempatkan didalam dunia jiwa, untuk menata dan mengurus kota Rajawali Sakti dan istananya, sebelum dikeluarkan lagi nanti di Alam Atas, setelah Arya ditarik kembali ketempat asalnya.
Usai Arya memberikan pengarahan pada bawahannya didunia jiwa, dia keluar lagi untuk menyelesaikan urusannya.
Whuuss....
Arya muncul ditempat semula, dihalaman belakang rumahnya. Dia bergegas memanggil seluruh bawahannya, termasuk Wardi, Warsih, Lukman Atmadja, Suci Oktavia dan yang lainnya.
Mereka semua dikumpulkan diruang tengah, satu persatu diberikan tanggung jawab. Dan semuanya dibawah kendali Wardi dan Warsih, sebagai wakil dari Arya.
Usai memberikan tugas dan pengarahan kepada seluruh bawahannya, Arya segera keluar dari rumahnya, menuju ke halaman belakang, dan langsung melesat terbang menembus awan, karena dia tidak ingin seluruh bawahannya tau, bahwa dia ditarik kembali ke alam asalnya.
Untuk itu dia terbang setinggi-tingginya, biar di atas langit dia ditarik kembali ke alam asalnya lagi.
Tidak lama kemudian, muncul dihadapannya empat cahaya yang telah membawa Arya ke Alam Bumi. Keempat cahaya itu, menyelimuti tubuh Arya, berniat membawa Arya kembali, namun tidak ke Alam Bawah, melainkan Arya langsung dibawa ke Alam Dewa Agung Lapisan Kedua, yang kini dikuasai oleh makhluk iblis. Karena sejak terjadi invasi Pasukan Raja Iblis Ular Hitam, dari Alam Neraka Besar ke Alam Dewa Agung ribuan tahun lalu, Pasukan Iblis dapat menaklukkan Alam Dewa Agung, hingga kini pasukan iblis menguasai seluruh benua di Alam Dewa Agung.
Karena itulah, Arya dilemparkan ke Alam Dewa Agung, untuk membersihkan seluruh makhluk-makhluk iblis, yang hampir menguasai semua benua di Alam Dewa Agung Lapisan Kedua.
Keempat cahaya yang menyelimuti seluruh tubuh Arya, kemudian menghilang membawa Arya ke Alam Dewa Agung.
Dalam perjalanannya, keempat cahaya itu membawa Arya, melalui sebuah lorong waktu, yang menghubungkan antara dunia modern dan dunia kuno. Dunia para kultivator.
Arya terus dibawa oleh empat cahaya, yang menyelimuti dirinya, dengan kecepatan yang sangat tinggi. Kecepatan cahaya.
__ADS_1
Beberapa waktu berjalan, empat cahaya yang membawa Arya itu tiba disebuah hutan, entah hutan apa namanya. Arya sendiri bingung, kali ini empat cahaya itu tidak memberikan pesan apa-apa. Tidak seperti ketika dia dilempar ke Alam Bumi, dia diberi saran dan bekal mata uang rupiah, sebelum menjelajahi Alam Bumi.
Namun ketika dia dilemparkan ke Alam Dewa Agung, dia hanya mendapatkan sebuah tulisan yang berbunyi ; Alam Dewa Agung ini sama dengan Alam Lapisan Bawah, hanya yang membedakannya adalah ranah kekuatan kultivasinya. Karena di alam ini, ranah Kultivasinya lebih tinggi dari Alam Lapisan Bawah. Tingkat kultivasi di Alam Dewa Agung, tertinggi berada di ranah Great Absolute, dan paling rendah berada ditingkat Semi Abadi Bintang Satu tahap awal.
Hanya sebuah pesan dalam tulisan itulah, Arya sedikit mengetahui Alam Dewa Agung Lapisan Kedua, yang sedikit menerangkan tentang kekuatan di alam ini, dan untungnya Arya masih menyimpan tumpukan koin emas didalam cincin penyimpanannya. Tidak dihabiskan semuanya, untuk diolahnya menjadi perhiasan emas di Alam Bumi.
Untuk ranah kekuatan kultivasinya, sebenarnya Arya seimbang dengan kekuatan di Alam Dewa Nirwana, karena ranah Arya sekarang berada ditingkat Great Imortal Bintang Satu tahap puncak, karena kekuatan di Alam Dewa Nirwana paling tinggi berada ditingkat Great Imortal Bintang Sembilan tahap akhir, dan paling rendah ditahap Absolute tahap awal.
Sedangkan di Alam Dewa Agung Lapisan Kedua, kekuatan tertingginya berada di ranah Great Absolute tahap puncak, dan terendah ditingkat Semi Abadi Bintang Satu tahap awal.
Arya begitu mengetahui kekuatan yang sebenarnya di Alam Dewa Agung, dia hanya tersenyum, karena dengan kekuatan yang sekarang dimilikinya, dia akan mampu membenahi kekacauan di alam ini, dan membersihkannya dari pengaruh jahat makhluk-makhluk iblis.
Setelah semua pesan dalam tulisan itu dipahami, Arya segera mengganti pakaiannya dengan pakaian yang sederhana, pakaian seorang kultivator tingkat rendah, serta ranah kultivasinya ditekan ketingkat Semi Abadi Bintang satu tahap awal, kekuatan terendah di alam ini.
Lalu Arya berjalan menyusuri jalan setapak, di hutan yang belum dia tau berada di wilayah benua mana?
Arya terus melangkahkan kakinya, mencari sebuah perkampungan yang terdekat, hanya untuk sekedar mencari sebuah informasi tentang wilayah ini
Dia sengaja berjalan kaki, karena ingin berjalan-jalan dulu, sambil mencari sebuah kampung.
Kakinya terus melangkah, dijalanan setapak, jalanan bekas dilalui oleh hewan-hewan hutan ini.
Tak seberapa lama, dia mendengar suara teriakkan dari seorang wanita yang meminta tolong.
Gegas Arya melesat loncat dari pohon ke pohon, mendekati sumber suara wanita yang meminta pertolongan.
Dia melihat ada empat orang pria, sedang berusaha ingin melucuti semua pakaian seorang wanita muda belia, yang sudah tidak berdaya.
Segera Arya menyerang empat pria begundal itu, dengan gerakan yang tidak mereka ketahui.
Dug.... Bug.... Bug.... Brak....
Keempat pria itu mencelat terlempar keberbagai arah, hingga menabrak beberapa pohon.
"Dasar iblis pecundang, perbuatan bejad kalian sudah tidak ada kata maaf lagi!" Seru Arya, sambil terus menerjang para makhluk iblis, yang berniat memperkosa wanita muda itu.
__ADS_1
Dug.... Dug.... Bug....
Mereka tidak bisa menghindari serangan pukulan dan tendangan dari Arya, yang begitu cepat dan tidak terlihat.
Dug.... Bug.... Ahhh.... Argh....
Keempatnya menjerit, merasakan kesakitannya diserang secara tiba-tiba, dan menahan amarahnya.
"Bajingan kau, berani mencampuri urusanku!" Seru salah seorang pria itu, berteriak menghardik Arya.
"Yang bajingan itu kalian, yang ingin merusak tubuh wanita," balas Arya, menatap kearah mereka satu persatu.
"Dasar laknat kau, ayo serang dia!" Seru pria itu, yang sepertinya pemimpin mereka, karena ranahnya lebih tinggi dari ketiga pria temannya, berada ditingkat Abadi Bintang Tiga tahap puncak.
Keempatnya menerjang Arya dari empat arah, dengan jurus dan pukulan yang sangat kuat. Namun Arya menghadapi mereka dengan santainya, dengan melambaikan tangannya kearah empat orang tersebut.
Duarr... Duarr... Duarr...
Kekuatan mereka beradu dengan kekuatan serangan tunggal, yang dilancarkan oleh Arya kepada mereka.
Keempatnya kembali terlempar, menabrak pepohonan yang berada ditempat itu.
Arya segera melesat loncat kearah mereka, memukul basis kultivasi keempatnya, hingga mereka menjerit menahan rasa sakitnya.
"Nah, kalian harus merasakan bagaimana rasanya menjadi sampah, yang sudah tidak memiliki kekuatan lagi. Apakah kalian masih berani merusak kehormatan semua wanita?" Tanya Arya, memberikan pelajaran kepada mereka.
Kemudian Arya, menghampiri wanita muda itu, lalu dia membawanya kedalam dunia jiwa, untuk mengobati luka-lukanya.
"Sundari, bantu dia membersihkan luka-lukanya. Dan obati sampai dia sembuh!" Perintah Arya, kepada bawahannya, untuk mengobati wanita muda didalam dunia jiwa.
"Baik, Tuan Muda," balas bawahannya, yang langsung bergerak, membantu seorang wanita muda yang ditolong oleh Arya.
Kemudian Arya berlalu dari istana hijau, istana khusus untuk para pelayannya, dan menuju kearah empat kolam, karena sudah lama dia tidak merasakan kehangatan energi dari kolam-kolam itu, semenjak dia berada di Alam Bumi.
Arya melesat terbang kearah utara, karena empat kolam itu ditempatkan di wilayah utara dunia jiwanya.
__ADS_1
Bersambung.....