
Kawasan Air Terjun Dewa Dewi Bulan, semakin dipenuhi oleh para pengunjung, terutama oleh para kultivator, yang ingin menyerap energi yang sangat tinggi, yang dipancarkan dari dasar air terjun.
Arya dan Nawangsari, yang sudah berada di kawasan Air Terjun Dewa Dewi Bulan, memerintahkan seluruh bawahannya, serta para pemimpin benua untuk segera berkumpul di Aula Istana, untuk mengumumkan pemimpin baru di Alam Dewa Agung.
Seluruh bawahannya, serentak menjalankan perintah dari Arya, karena dalam waktu dekat, pertemuan seluruh petinggi benua, akan segera dilaksanakan.
Dan kepada pasukan pengamanan benua, yang dipimpin oleh Jenderal Besar Argadana, segera menyisir seluruh tempat yang dianggapnya rawan, dan membersihkannya dari gangguan kelompok perampok yang merajalela dimana-mana.
Arya dan bawahannya, sebelum meninggalkan alam ini, mereka akan menyiapkan pasukan yang sangat kuat, dan akan meningkatkan batas kekuatan di Alam Dewa Agung, dari semula batas akhir ranah kekuatan kultivasi di alam ini sampai God King tahap puncak, kini ditingkatkan lagi oleh Arya, hingga ketingkat God King Tahap Sempurna Bintang Tiga Puncak, karena Nawangsari sebagai Penguasa di alam ini, ranah kekuatan kultivasinya sudah berada ditingkat God King Tahap Sempurna Bintang Dua Puncak.
Semua itu akan dilatih oleh bawahan Arya didalam dunia jiwa, khusus untuk sepuluh ribu pasukan gabungan Pengaman Alam Dewa Agung Lapisan Kedua. Karena sekarang kekuatan di alam ini sudah ditingkatkan, maka ranah terendahnya, dari semula berada ditingkat Abadi Tahap Awal, kini kekuatan di alam ini meningkat menjadi Imortal Bintang Satu tahap awal.
Berikut tingkatan kultivasi di Alam Dewa Agung ;
Imortal Bintang Satu hingga Bintang Sembilan, setiap bintang dibagi menjadi tahap awal, menengah dan puncak.
Great Imortal Bintang Satu hingga Bintang Sembilan, setiap bintang dibagi menjadi tahap awal, menengah dan puncak.
3. Low God tahap awal, menengah dan puncak.
High God tahap awal, menengah dan puncak.
__ADS_1
God King tahap awal, menengah, puncak dan akhir.
God King Tahap Sempurna Bintang Satu Awal, Menengah dan Puncak.
God King Tahap Sempurna Bintang Dua Awal, Menengah dan Puncak.
God King Tahap Sempurna Bintang Tiga Awal, Menengah dan Puncak.
Jadi prajurit terendah dari anggota pasukan gabungan, nantinya berada ditingkat High God tahap puncak, komandannya berada ditingkat God King tahap awal dan menengah, Jenderal bawahan berada ditingkat God King tahap puncak, jenderal besar dan jenderal utama bereda ditingkat God King tahap akhir, dan Panglima serta para petinggi di Alam Dewa Agung, ranahnya berada ditingkat God King Tahap Sempurna Bintang Satu Awal, serta Wakil Penguasa berada ditingkat God King Tahap Sempurna Bintang Satu Puncak, dan Nawangsari sendiri, sebagai penguasa di alam ini, ranahnya sudah berada ditingkat God King Tahap Sempurna Bintang Dua Puncak.
Kekuatan di Alam Dewa Agung, masih dibawah kekuatan dari Alam Dewa Nirwana, yang ranah tertingginya berada ditingkat Great God King (Raja Dewa Agung) tahap puncak, dan terendahnya berada ditingkat Low God tahap awal.
Namun setidaknya, Alam Dewa Agung, masih mampu untuk melawan pasukan iblis dari Alam Neraka Besar, jika mereka memang memaksa masuk lagi ke alam ini.
Selain itu, Arya juga akan membangun jalan untuk kereta kuda dan para penunggang kuda, disepanjang jalan pinggiran hutan Dewa Dewi Bulan, sampai ke gerbang ibukota.
Dan disetiap titik rawan begal dan perampok, akan didirikan pos penjagaan pengamanan, dan disiagakan seratus prajurit gabungan disetiap pos, dengan ranah kekuatan kultivasi prajuritnya, rata-rata berada ditingkat High God tahap puncak, dan Komandannya berada ditingkat God King Tahap Awal.
Semua bawahan Arya, terutama Komandan Seno Adji dan Ratu Derwani, kini sedang menggembleng sepuluh ribu pasukan gabungan, didalam dunia jiwa milik Arya, yang ditargetkan waktunya, sampai pelaksanaan pertemuan petinggi para benua di Alam Dewa Agung.
Satu bulan didunia luar, sama dengan sepuluh puluh tahun lebih didalam dunia jiwa, karena Arya mempercepat waktunya satu hari didunia luar, perbandingannya sama dengan lima bulan didalam dunia jiwa.
Maka begitu mereka keluar dari dalam dunia jiwa, sudah siap untuk diterjunkan di segala medan pertempuran. Terutama dalam membasmi para perampok, begal dan para begundal-begundal kota.
Para prajurit khusus gabungan pengamanan Alam Dewa Agung, tingkatan ranah kultivasinya, disamakan oleh Arya dengan para pemimpin seluruh benua di alam ini, yaitu berada ditingkat High God tahap puncak, agar para pemimpin benua dan para petingginya, tidak berani menyalahgunakan kekuasaan dan jabatannya, karena mereka dibawah kendali pasukan pengamanan.
__ADS_1
Jika mereka masih berani bertindak sewenang-wenang, apalagi berbuat dzalim terhadap rakyatnya, mereka akan dihancurkan ranah kultivasinya, dan akan dimasukkan kedalam portal iblis oleh pasukan khusus gabungan pengamanan, yang sudah dididik dan digembleng secara khusus oleh bawahan Arya didalam dunia jiwa.
Di Ibukota Dewa Dewi Bulan, Arya juga menata kembali kota ini, lebih diperluas dan diperindah lagi, agar lebih nyaman dan aman bagi para pengunjungnya.
Digerbang Pos Penjagaan Ibukota, Arya akan menugaskan seratus pasukan gabungan untuk membantu mengawasi keamanan, dengan dibagi dua grup, grup pertama menjaga keamanan sehari semalam, dan akan diganti dengan grup kedua, dan begitu seterusnya.
Para petugas kebersihan dan keamanan didalam kota, menjelang pertemuan para petinggi antar benua, ditambah lagi tenaga kerjanya, untuk meningkatkan keamanan dan menjaga kebersihan kota, agar kota Dewa Dewi selalu terawat, bersih, indah dan nyaman.
Arya dengan dibantu oleh para prajurit ibukota, selain menata dan memperluas kota Dewa Dewi, dia juga mendirikan tiga puluh pos pengamanan disepanjang jalan pinggiran hutan, yang dibangun dan dibersihkan jalan-jalannya, dari mulai perbatasan hutan sampai gerbang masuk ke ibukota.
Selain itu, Arya dan Nawangsari, menyapu bersih semua perampok dan begal, yang sering beroperasi di wilayah hutan Dewa Dewi Bulan, sehingga membuat para perampok jera, bahkan Arya dan Nawangsari, terus menumpas para begal dan perampok hingga ke markasnya, menghancurkan tempat persembunyiannya didalam hutan.
Namun masih ada satu kelompok perampok, yang dianggap paling kuat di alam ini, yaitu kelompok Kelelawar Hitam, yang hidupnya seperti kelelawar, malam keluar mencari mangsa, dan siangnya tidur bergelantungan di dahan-dahan pohon yang tinggi besar, didalam hutan yang jauh dari perkotaan.
Arya dan Nawangsari, begitu mendapatkan informasi dari para kultivator, keduanya bergegas terbang menuju ketempat yang ditunjukkan itu.
Langsung masuk kesebuah lembah, yang ada didalam hutan, yang dihuni oleh para perampok.
Di mata Arya dan Nawangsari, keduanya melihat ratusan perampok tengah tidur bergelantungan, layaknya seekor kelelawar disetiap dahan-dahan pohon yang tinggi.
Keduanya segera melumpuhkan para perampok itu, dengan gerakan cepat tanpa bisa dilihat oleh mata, memukul semua basis kultivasi para anggota kelompok kelelawar hitam, hingga membuat mereka langsung jatuh dari dahan pohon kedalam lembah, dalam keadaan tidak berdaya, kehilangan semua kekuatannya.
Arya dan Nawangsari, segera menyusul mereka kedalam lembah, untuk memastikan mereka dan pemimpin kelompoknya.
Semuanya tergeletak dalam keadaan lemah, sudah tidak memiliki kekuatan kultivasi lagi.
"Sekarang tempat ini khusus untuk kalian, tinggallah disini untuk selamanya. Karena dasar lembah ini, akan aku jadikan tempat pembuangan para begal dan perampok," ucap Arya, kepada mereka yang sudah tidak memiliki ranah kekuatan kultivasi.
"Setiap para perampok dan begal, yang sudah kehilangan kekuatannya, akan menghuni dasar lembah ini," ucap Arya lagi. "Dan lembah ini, aku beri nama Lembah Rampok, agar semua orang tidak ada yang berani masuk kedalam lembah ini, karena didalam lembah ini dihuni oleh para perampok dan begal," tambah Arya.
Semuanya hanya terdiam, merasakan rasa sakit dibawah perutnya. Walau mereka marah dan dendam, namun apa daya, sekarang mereka semuanya, sudah tidak memiliki ranah kekuatan kultivasinya.
Arya dan Nawangsari, berlalu meninggalkan tempat itu, namun sebelum Arya mengajak Nawangsari keluar dari lembah, dia merasakan ada sesuatu hal yang aneh, dia kemudian mengedarkan pandangan mata malaikatnya, ke seluruh penjuru dasar lembah, memindai seluruh tempat itu.
Mata malaikat Arya, tertuju kesuatu tempat, disebelah utara dasar lembah, ada sebuah kolam persegi empat, sekitar lima meter kali lima meter luasnya.
"Kolam tiga warna!" Seru Arya, didalam batinnya.
Kolam itu airnya berwarna biru muda, warna merah pink, dan warna kuning keemasan. Ketiga warna air dalam kolam itu, memancarkan aura energi yang sangat besar sekali, hingga membuat Arya lebih penasaran lagi, untuk membuktikannya. Ada apa sebenarnya dibalik kolam air tiga warna itu?
Bersambung......
__ADS_1