Langit Story Bumi

Langit Story Bumi
Janji Bumi


__ADS_3

...L.A.N.G.I.T.S.T.O.R.Y.B.U.M.I...


...Karena Kamu, Langit...


🐝Janji Bumi🐝


***


Setelah pemakaman, Langit dibawa oleh dua orang pria berbaju hitam dengan perwatakan dingin dan tubuh yang tinggi.


Langit memberontak karena takut, tapi setelah diperlihatkan sebuah foto laki-laki yang sangat ia kenal, Langit akhirnya diam.


Dulu, ibunya sering menyebut bahwa laki-laki itu adalah ayahnya. Ayah yang tak pernah ia lihat bahkan saat usianya beranjak 5 tahun. Yang Langit tahu, hidup mereka terjamin karena laki-laki itu.


Dalam perjalanan, pikiran Langit kalut. Reaksi apa yang akan ayahnya berikan jika bertemu dengannya? Apa ia akan dibuang dan diasingkan disebuah tempat terpencil?


Langit semakin meringsuk, ia menekuk kaki dan bersembunyi dibalik lipatan kaki.


Langit yakin, Ayahnya pasti orang kaya. Karena tempat apapun yang ia datangi jika berkaitan dengan nama Ayah selalu saja terlihat megah.


Salah satunya juga bangunan yang kali ini ia datangi. Tempatnya dua kali lipat dari rumah yang ia tinggali bersama sang Ibu. Lebih mirip seperti sebuah kastil dalam kerajaan.


Langit mengulurkan kaki dari mobil, saat itu ia telah disambut sang Ayah. Tak ada ekspresi apapun, ia hanya berdiri sambil menatap datar ke arah Langit. dan sejak saat itulah, ia tinggal bersama laki-laki itu.


Langit berusaha menjadi anak yang dibanggakan, tapi setiap keberhasilannya tak pernah dianggap. Itu sebabnya Langit mencari kesenangan diluar, dengan menjadi anggota geng motor.

__ADS_1


Kembali ke taman tempat Langit dan Bumi berada sekarang.


Bumi mengambil tangan Langit dan ia genggam erat. Tak lupa sebuah senyuman terbit dibibir tipis Bumi.


“Sekarang Langit ga sendiri! Ada Bumi juga Bunda yang bakalan bangga sama Langit!”


Bumi membetulkan rambut Langit yang terhempas angin. Rambut yang berantakan itu malah membuat pesona Langit semakin mencuat.


“Lo mau janji sama gue?”


Bumi mengerut sesaat “Janji buat apa lagi?”


“Setelah ini, jangan cari tau apapun lagi tentang gue!”


Bumi kembali bertanya-tanya. Mengapa Langit tak ingin ia tahu lebih dalam tentangnya? Apa karena Langit ingin mengubur semua masa lalunya? Menghapus kenangan buruk yang selama ini ia pendam?


“Kenapa?”


Gue ga ingin lo terluka


Tentu saja hanya Langit pendam dalam hati. Ia tak ingin menambah kekhawatiran Bumi.


“Apa karena Langit tak ingin mengungkit lagi masa menyakitkan itu?” Bumi menjawab sendiri pertanyaan yang ia ucapkan. Membuat Langit menghela napas lega karena tak lagi mencari alasan logis agar Bumi percaya.


“Iya, Bumi janji!” Bumi mengangguk dengan yakin. Ia akan membantu Langit membuang kenangan menyakitkan itu lalu menggantinya dengan kenangan manis.

__ADS_1


Hari sudah sore, mereka sedang menikmati angin sore yang menerpa wajah. Pegangan Bumi pada baju Langit berubah menjadi pelukan.


Bumi memeluk erat cowok didepannya, seakan tak ingin lepas. Tak lupa, Bumi juga menyandarkan kepala di bahu Langit. menghirup aroma yang sangat ia suka. Menikmati waktu bersama sang kekasih.


Untuk Langit dari janji Bumi


Walau mentari memberontak


Air jernih memberiak


Semesta pun tak memihak


Bumi janji


Akan tetap disisi Langit


Memberikan sentuhan warna pada tiap gores tinta yang Langit lukis


Bersama-sama membentang suka meski harus melalui duka


Merajut asa agar membentuk kata dalam indahnya prosa


Menceritakan kisah Langit dan Bumi hingga tutup usia


Untuk Langit dari Janji Bumi

__ADS_1


__ADS_2