
Nathan dan Margareth memandangi lukisan yang sama di hadapan mereka berdua. Lukisan tersebut menampilkan seorang wanita dari masa reformasi Perancis yang saat itu benar-benar kacau.
"Jadi apa yang ingin kau bicarakan denganku sampai harus berbicara empat mata, Nyonya Margareth?" Tanya Nathan tanpa memperhatikan wanita disampingnya dan fokus melihat lukisan dihadapannya.
Margareth dengan ragu mempertanyakan hubungan Nathan dengan Keluarga Anthony. Sejak kematian anak buahnya yaitu Kevin entah mengapa dirinya merasa jika Nathan sudah mengetahui kalau dia merupakan orang yang berada di balik Geng The Brother.
Nathan tertawa lirih dan menganggukkan kepala. Dia kemudian menjelaskan jika memiliki hubungan dengan Keluarga Anthony sebagai rekan kerja. Disana Nathan mengungkap kepada Margareth jika setiap orang bekerja untuk dirinya sudah dia anggap sebagai keluarganya.
Setelah mendengar penjelasan dari Nathan. Margareth hanya bisa terdiam sambil menggigit jari dan menyalahkan Kevin yang masih saja membawa masalah untuk dirinya meski sudah mati.
Merasa urusannya disana sudah selesai, Nathan kemudian pamit undur diri meninggalkan Margareth untuk menemui Elizabeth yang sepertinya sudah mengkhawatirkan dirinya karena ditinggal cukup lama.
Begitu Nathan pergi Margareth dengan kesal merobek lukisan berharga milik Walikota Philadelphia untuk meluapkan semua emosinya. Dia tidak. menyangka masalah ini akan menjadi rumit dan berniat meminta bantuan Elizabeth untuk menyelidiki identitas Nathan sebenarnya.
Margareth sampai sekarang belum mengetahui jika Elizabeth sudah berpaling darinya dan saat ini berdiri di samping Nathan. Wanita itu bahkan belum menyadari jika cepat atau lambat semua kejahatannya akan segera terbongkar.
Sementara itu setelah kembali Nathan langsung di cecar berbagai pertanyaan oleh Elizabeth. Wanita cantik juga memeriksa kondisi Nathan untuk mencari ada hal yang kurang darinya sejak pergi bersama Margareth atau tidak.
Mereka berdua kemudian berkumpul bersama dengan anggota lain yang sudah duduk di sebuah tempat duduk melingkar. Baru saja mereka semua berkumpul tiba-tiba beberapa orang datang menghampiri mereka.
Kelompok itu tidak lain merupakan anggota Geng Twins Brother penguasa terbesar ketiga yang menguasai Kota Philadelphia. Mereka menuntut Nathan untuk segera menyerahkan Elizabeth yang sudah mencelakai salah satu ketua mereka.
__ADS_1
"Tolong panggilkan saja pemimpin kalian kesini. Biar aku berbicara terlebih dulu dengan mereka berdua." Ucap Nathan dengan tenang sambil meminum segelas wine berkualitas tinggi tanpa memikirkan masalah yang akan segera dia hadapi.
Dibandingkan terlihat takut karena akan berhadapan langsung dengan dua pemimpin Geng Twins Brother. Nathan justru terlihat sedang merayakan kemenangan karena target terakhirnya dalam misi penaklukan wilayah Philadelphia akan segera selesai.
Nathan sendiri tidak begitu perduli dengan masalah yang sudah Elizabeth buat sampai membuat ketua Geng raksasa itu marah besar. Yang perlu Nathan lakukan hanya melindungi kekasihnya dan menyelesaikan misi saja.
Tak berselang lama dua pemimpin Geng Twins Brother datang dan langsung menuntut tanggung jawab dari Elizabeth yang sudah membuat salah satu dari mereka mengalami cidera dibagian lengang, punggung, serta bagian berharga salah satu dari mereka.
Elizabeth ingin melakukan pembelaan tetapi langsung dihentikan oleh Nathan. Pria itu terlihat mengeluarkan satu lembar uang 100 Dollar dan meletakannya diatas meja lalu meminta saudara kembar itu mengambilnya sebagai bentuk permintaan maaf.
"Apa kau tidak tahu siapa kami? Baik lihat saja nanti kami akan membuat kalian semua menderita!" Ucap salah satu saudara kembar itu sebelum melenggang pergi dari kelompok itu.
Ancaman dari saudara kembar seketika membuat anggota STELAR Industri dan unit Pasukan Saber tertawa terbahak-bahak. Mereka tidak menyangka akan mendapatkan ancaman dari Geng aneh itu.
Mendapat perintah dari Nathan tanpa mempertanyakan Sebastian langsung segera melaksanakannya bersama Joe dan El Chapo yang terlihat sudah bosan hanya melihat orang-orang berpesta dan tidak ada perkelahian yang terjadi.
"Mau pergi kemana mereka bertiga?" Tanya Elizabeth yang merasa curiga dengan gerak-gerik ketiga pria itu karena tiba-tiba pergi meninggalkan pesta yang masih lama selesai.
Setahu Elizabeth, Joe, dan El Chapo biasanya sangat tertarik saat ada pesta. Melihat mereka berdua yang tiba-tiba pergi dengan ekspresi wajah yang terlihat senang tentu membuat Elizabeth mempertanyakan apa yang sebenarnya terjadi.
"Mungkin mencari angin segar diluar..." Balas Nathan singkat tanpa menjelaskan misi yang dia berikan kepada Sebastian, Joe, dan El Chapo untuk segera berburu malam ini.
__ADS_1
Sementara itu ditempat lain saudara kembar yang sedang menuju rumah sakit. Mobil mereka tiba-tiba mendapatkan tembakan dari sebuah mobil yang sudah mengikuti mereka dari belakang.
Mobil yang mereka tumpangi kemudian kehilangan kendali dan tergelincir keluar dari jalur. Tiga orang pria yang mengenakan setelan jas kemudian menghampiri mereka untuk memeriksa.
Joe membuka topeng yang dia pakai dan tersenyum kearah salah satu saudara kembar yang masih sadarkan diri di dalam mobil dengan kondisi wajah sudah berlumuran darah.
"Apa yang akan kita lakukan dengan mereka?" Tanya Joe sambil memperhatikan kondisi orang-orang yang sekarang terjebak di dalam mobil dengan posisi terbalik.
"Perintahnya sudah jelas kita akan berburu malam ini." Balas Sebastian dengan ekspresi datar dan mengeluarkan sebuah alat khusus yang terlihat sangat mencurigakan.
Benar saja setelah pemantik dipicu. Sebastian memasukan alat kedalam mobil berisi dua pemimpin Geng Twins Brother dan beberapa anggota geng lain. Sebastian kemudian meminta kepada Joe dan El Chapo agar segera pergi dari sana.
Dalam hitungan detik ledakan besar terjadi yang langsung menghancurkan mobil yang berisikan anggota Geng Twins Brother lengkap bersama dengan ketua geng penguasa terbesar nomor tiga di Kota Philadelphia.
Setelah membunuh ketua Geng Twins Brother. Sebastian, Joe, dan El Chapo segera melanjutkan perjalanan untuk memburu semua anggota Geng Twins Brother yang tersisa sesuatu perintah dari Nathan.
Satu-persatu anggota Geng Twins Brother mulai diburu oleh tiga serigala lapar yang sudah lama merindukan darah korban mereka, karena selama beberapa waktu terakhir hanya mendapat pekerjaan sebagai pengawas saja.
Hari berikutnya surat kabar memberitakan kehancuran Geng Twins Brother. Semua anggota Geng itu sudah habis tidak tersisa yang berarti dengan ini tiga Geng penguasa terbesar di Kota Philadelphia.
Dengan ini Bar King's akan menjadi pemain utama sekaligus yang paling besar di kawasan Kensington Philadelphia, mengingat semua gangguan dari tiga Geng penguasa sudah benar-benar habis.
__ADS_1
[ Selamat kepada Tuan rumah karena berhasil menyelesaikan misi dengan menjadi pengedar obat-obatan terbesar di Kensington Philadelphia.
Hadiah 1 Juta Poin Tukar dan 5 Juta Dollar sudah ditambahkan ke dalam penyimpanan System ]