
Keesokan harinya seperti biasa Nathan sibuk dengan semua perkakas diatas meja kerjanya untuk mengerjakan prototipe dari Electrical Air Defense yang diminta oleh Menteri Pertahanan beberapa waktu lalu.
Nathan menggunakan cetak biru dari Electrical Armour yang sudah dia sempurnakan sebelumnya untuk dijadikan dasar pembuatan prototipe Electrical Air Defense mengingat cara kerja dan fungsinya hampir sama.
Dalam pembuatan prototipe Electrical Air Defense. Nathan dibantu oleh murid atau lebih tepat pembantunya yaitu Katarina yang memang sejak mengetahui apa yang sedang ia kerjakan langsung menawarkan diri untuk membantu.
Nathan tentu saja menerima bantuan yang diberikan oleh Katarina. Tetapi selam bekerja, wanita itu beberapa kali menghancurkan Berlian yang merupakan salah satu komponen penting dalam pembuatan prototipe Electrical Air Defense.
Sat Berlian yang dipakai untuk membuat prototipe Electrical Air Defense sendiri, memiliki berat 50 karat hampir setengah dari Berlian Kohinoor yang dipasang pada mahkota milik Ratu Kerajaan Inggris.
Total sudah ada 10 Berlian yang sudah Katarina hancurkan akibat merasa bisa mengerjakan bagian pada akselerator partikel. Nathan memaklumi kesalahan yang dibuat oleh wanita itu karena masih baru belajar.
Namun berbeda dengan Joe dan El Chapo yang menyaksikan langsung 10 Berlian bernilai fantastis dihancurkan oleh Katarina. Mereka berdua seolah merasa tersayat saat melihat berlian demi berlian hancur ditangan wanita itu.
Pada akhirnya Nathan meminta Katarina memungut serpihan Berlian yang berserakan sebagai bentuk hukuman, sementara itu dirinya kembali melanjutkan pemasangan Berlian yang bisa saja hancur jika penempatannya salah.
Elizabeth tiba-tiba masuk kedalam ruangan sambil membawa sebuah sandwich dan jus jeruk untuk Nathan, mengingat pria itu belum makan apapun saat mulai mengerjakan prototipe Electrical Air Defense dari jam 5 pagi.
"Sudah sampai mana prototipe yang sedang kau kerjakan?" Elizabeth bertanya sambil memperhatikan sebuah alat yang sudah setengah jadi di atas meja. Meski tidak terlalu mengerti tentang alat semacam itu, tetapi dirinya merasa tertarik untuk melihat.
Tentu Elizabeth tidak memiliki kapasitas untuk mengetahui prototipe Electrical Air Defense yang sedang Nathan kerjakan. Bahkan Katarina saja yang sudah ikut membantu sejak awal tidak mengetahui dasar-dasar pembuatan prototipe tersebut.
"Ya, sebentar lagi aku akan menyelesaikannya. Tolong hubungi Lloyd ada hal yang perlu aku bicarakan dengannya." Balas Nathan sambil mengunyah sandwich bacon sapi buatan Elizabeth.
Melihat bacon sapi yang sedang dimakan oleh Nathan. Katarina, Joe, dan El Chapo yang ada disana tentu saja ingin juga memakannya apa lagi saat mencium aroma harum dari bacon sapi yang menggugah selera.
__ADS_1
Mereka kemudian melihat kearah Elizabeth dan bermaksud meminta sandwich seperti milik Nathan. Tetapi wanita cantik itu hanya memberikan tatapan dingin yang membuat ketiganya langsung mengurungkan niat.
Dalam hati diam-diam Katarina, Joe, dan El Chapo membicarakan Nathan yang mendapat perhatian penuh dari Elizabeth. Semua orang sekarang mengetahui hubungan mereka berdua dan bahkan sudah menebaknya sejak awal kembali.
Elizabeth mengeluarkan ponsel miliknya dan segera menghubungi Menteri Pertahanan sesuai keinginan Nathan. Hanya butuh waktu kurang dari satu menit panggilan sudah terhubung yang memperlihatkan seberapa diprioritaskanya Nathan.
Nathan kemudian pergi menuju ruangan lain untuk berbicara dengan Lloyd meninggalkan Elizabeth bersama Katarina, Joe, dan El Chapo. Suasana seketika menjadi tegang setelah kepergian Nathan.
Menyadari tatapan dingin Elizabeth, Katarina mencoba mengalihkan perhatian dan fokus memungut serpihan berlian. Jujur saja dia sudah mulai berkeringat dingin karena menyadari Elizabeth pasti mengincarnya.
Disisi lain Joe dan El Chapo mencoba mengalihkan perhatian mereka dengan membicarakan sebuah tempat wisata agar Elizabeth tidak memperhatikan mereka berdua.
"Katarina bisa aku sebentar? Ada hal yang perlu aku bicarakan denganmu..." Tanya Elizabeth sambil berjalan menuju ruangan lain tanpa mendengarkan terlebih dulu apakah Katarina ingin mengikutinya atau tidak.
Katarina lalu menyerahkan pekerjaan memungut serpihan Berlian kepada Joe dan El Chapo dari pada mereka hanya menganggur saja disana tanpa melakukan kegiatan apapun.
Dengan langkah yang lesu Katarina mengikuti Elizabeth dari belakang menuju sebuah ruangan tertutup untuk membicarakan sesuatu dan pastinya akan sangat penting.
"Jadi apa yang ingin kau bicarakan danganku, Ketua?" Katarina bertanya dengan gugup sambil berharap Elizabeth tidak memarahinya tanpa alasan yang jelas mengingat dirinya tidak melakukan kesalahan apapun.
Mata Katarina seketika membelalak lebar saat melihat ekspresi wajah Elizabeth yang seperti seorang gadis sedang jatuh hati. Wajah wanita cantik itu terlihat tersipu dan tentu saja hal ini sangat mengejutkan Katarina.
Elizabeth tiba-tiba mengeluarkan sebuah syal berwarna abu-abu yang dia rajut sendiri dan menunjukan kepada Katarina. "Menurutmu bagaimana jika aku memberikan syal ini sebagai hadiah Natal untuk Nathan?"
Pikiran Katarina untuk sejenak berhenti. Dia mencoba memahami apa yang sebenarnya terjadi kepada Elizabeth. Wanita cantik yang biasanya terlihat acuh dan dingin sekarang berubah menjadi pemalu saat membicarakan hadiah Natal untuk seorang pria.
__ADS_1
"Ketua... Apa kau baik-baik saja?" Katarina mendekat untuk memeriksa kondisi Elizabeth setelah melihat wajah wanita cantik itu yang memerah dan merasa sikapnya sudah berubah drastis tidak seperti biasanya.
Elizabeth berdecak kesal saat Katarina membicarakan hal lain yang tidak penting. Dia kemudian sekali lagi meminta pendapat kepada wanita itu apakah syal buatannya cocok dijadikan sebagai hadiah Natal atau tidak.
Tidak mau mendapatkan masalah dari Elizabeth. Katarina lalu memeriksa terlebih dulu syal buatan tangan wanita cantik itu. Ada beberapa hal yang dia koreksi saat mendapati beberapa kesalahan dalam pembuatan dan meminta kepada Elizabeth untuk membenarkan terlebih dulu.
"Menurutku pantas saja memberikan syal buatan tangan sebagai hadiah Natal. Akan sangat menarik apa bila melihatmu merajut sebuah syal untuk seorang pria..." Celetuk Katarina yang membuat Elizabeth menjadi sangat malu.
Elizabeth kemudian merebut kembali syal miliknya dari tangan Katarina untuk menutupi wajahnya yang sudah memerah seperti tomat. Katarina disana hanya bisa tertawa dan menggoda Elizabeth.
Setelah urusan mereka selesai, Katarina ingin kembali untuk melanjutkan pekerjaannya. Tetapi dari arah belakang dia merasakan hawa dingin yang terasa sangat familiar.
"Apa yang kau bicarakan dengan Nathan saat aku tidak ada sebelumnya?" Tanya Elizabeth dengan nada dingin sambil memperhatikan Katarina dari arah belakang seperti seekor binatang buas.
Katarina menelan saliva dan sudah menduga Elizabeth akan merasa sangat curiga. Dia sekarang yakin wanita cantik itu akan benar-benar protektif terhadap Nathan yang sudah menjadi kekasihnya, dan akan menggunakan berbagai cara untuk memiliki pria itu seutuhnya.
"Kami hanya membicarakan projek Electrical Air Defense saja. Tidak ada hal lain aku bersumpah..." Balas Katarina dengan gugup sambil berdiri membelakangi Elizabeth karena tidak menatap mata wanita cantik itu secara langsung saat ini.
Katarina lalu menjelaskan jika sebenarnya sudah menjalani hubungan dengan seorang pria yang tidak lain adalah Mike, untuk meyakinkan Elizabeth jika dirinya tidak mungkin akan berani menggoda Nathan.
Mendengar penjelasan dari Katarina tentu saja membuat Elizabeth terkejut. Wanita cantik itu mengetahui hubungan Katarina dan Mike seperti air dan minyak yang selalu berselisih setiap saat.
Katarina lalu menambahkan jika dia dan Mike sudah menjalani hubungan sejak liburan di pantai Long Beach. Mereka saat itu terbawa suasana dan akhirnya tidur berdua.
Elizabeth yang mendengar Katarina sudah tidur bersama Mike seketika tersipu malu. Dia tentu masih belum berpengalaman dan sangat malu saat Katarina membahas hal itu.
__ADS_1