
Malam itu selepas mendapatkan beberapa jahitan tambahan dari Harold, Nathan diminta untuk istirahat lebih awal mengingat kondisinya yang tidak terlalu baik.
Sebagai seorang dokter sebenarnya Harold dibuat terkejut saat Nathan masih bisa bertahan hidup setelah kehilangan banyak darah.
Jika manusia normal kemungkinan mereka sudah tewas sebelum melihat matahari di hari berikutnya. Dari sini Harold semakin dibuat penasaran oleh Nathan dan berencana mencari tahu siapa sebenarnya pemuda tersebut.
Keesokan harinya Nathan dibuat terkejut saat bercermin. Dia mendapati jika semua luka yang belakangan ini sudah sembuh sepenuhnya, sama seperti luka penyiksaan yang ia terima saat berada di dalam penjara.
Meski masih meninggalkan bekas luka tetapi Nathan cukup tertarik dengan apa yang sebenarnya terjadi kepada tubuhnya sampai memiliki kemampuan regenerasi secepat itu.
"Kau pasti mengetahui sesuatu tentang regenerasi luka miliku bukan, System?" Nathan tersenyum tipis dan bisa menebak jika kejadian ini berkaitan dengan System di dalam tubuhnya.
Mendapat pertanyaan dari Nathan mengenai kemampuan regenerasi super cepat pada awalnya System enggan menjawab. Tetapi setelah disudutkan oleh Nathan dia baru memberikan penjelasan yang mudah diterima akal sehat manusia.
[ Setelah Tuan rumah bergabung dengan System ada hadiah pemula yang akan diberikan secara acak kepada Anda. Tuan rumah bisa menebaknya sendiri bukan? ]
Di dalam kamar mandi Nathan termenung sejenak sambil memperhatikan tubuhnya setelah mendapat jawaban dari System.
Nathan seketika sadar dengan perubahan pada tubuhnya yang tiba-tiba menjadi atletis dalam satu malam padahal dirinya tidak pernah berlatih sebelumnya.
"Kalau aku mendapat hadiah pemula berupa kemampuan regenerasi super, mengapa luka yang aku dapatkan tidak langsung bisa sembuh selama beberapa hari ini?"
Nathan ingin memastikan bagaimana cara kerja kemampuan regenerasi super yang menurutnya cukup kompleks karena tidak menyembuhkan luka secara langsung.
[ Sebenarnya kemampuan ini dipengaruhi oleh emosi Tuan rumah. Beberapa hari ini Anda mengalami tekanan yang menyebabkan emosi menjadi tidak stabil ]
[ Hal ini membuat kemampuan regenerasi tidak bekerja secara maksimal mengingat emosi dan pikiran Tuan rumah harus benar-benar stabil ]
__ADS_1
Mendengar jawaban System langsung membuat Nathan kembali merenung. Fakta bahwa dirinya selalu gelisah belakangan ini tidak lain karena khawatir jika aksinya diketahui oleh pihak berwenang.
Setelah kembali berkumpul bersama rekan-rekannya jujur saja Nathan merasa lebih tenang. Ia kemudian berpikir jika kondisi ini yang membuat kemampuan regenerasinya aktif semalam saat dirinya tertidur.
"Ternyata kau tak sepelit seperti yang aku pikirkan." Nathan tersenyum kecil menyadari jika System memiliki kepribadian lain.
Nathan kemudian keluar dari kamar mandi dan pergi meninggalkan kamar pribadi yang terletak di lantai paling atas gedung. Total ada 54 lantai dimana lantai 1 sampai 30 sengaja disewakan kepada beberapa perusahaan lain.
Sambil membawa cetak biru Electrical Gun V-1 Nathan pergi menuju laboratorium yang sebelumnya sudah dia minta siapkan oleh Sebastian beserta bahan-bahannya.
Waktu dengan cepat berlalu, tanpa sadar Nathan sudah menghabiskan setengah hari di dalam laboratorium mengerjakan salah satu senjata dari makhluk antar Galaksi.
Tak lama berselang saat Nathan sedang merakit senjata. Sebastian, Joe, El Chapo, dan Harold tiba di laboratorium setelah tidak menemukannya di dalam kamar.
"Apa yang sedang kau buat, Bos?" Joe bertanya sambil memperhatikan Nathan yang sedang merakit sebuah senjata dengan bentuk yang tidak biasa.
"Ada lima level output. Semakin tinggi level yang di gunakan maka daya rusak menjadi lebih besar. Cobalah..." Ucap Nathan sambil menyerahkan Electrical Gun kepada Joe yang merupakan ahli senjata.
Joe dengan antusias langsung menerima senjata tersebut dan memperhatikannya dengan seksama. Meski bentuk senjata itu tidak meyakinkan, dia masih penasaran dengan daya hancur senjata tersebut.
Tanpa berpikir panjang Joe mengatur output pada level 3 dan mengarahkannya tepat di depan wajah Nathan yang membuat suasana menjadi tegang.
"Jangan melakukan itu, Joe." El Chapo memberi saran kepada Joe yang ingin menembak Nathan dengan senjata hasil rakitannya sendiri.
Disisi lain Harold bisa tanpa sengaja melihat sorot tajam dimata Sebastian dan mendapati jika pria disebelahnya tersebut sudah bersiap dengan sebilah pisau tajam.
Tak lama kemudian seberkas cahaya menyerupai laser berwarna biru ditembakan oleh Joe dan langsung mengenai seekor tikus yang berada tidak jauh dari tempat Nathan berada.
__ADS_1
Semua orang kemudian melihat kearah tikus yang kondisinya sudah tidak berbentuk lagi dan menjadi debu. Hal ini jelas mengejutkan semua orang karena belum pernah dalam sejarah manusia ada senjata dengan daya hancur tinggi tetapi juga memiliki tingkat efisiensi yang sangat bagus.
"Woah! Bos, bisakah kau memberikan senjata ini kepadaku?" Pinta Joe sambil memohon kepada Nathan yang sedang menganalisa daya hancur senjata miliknya.
Nathan kemudian mengambil kembali Electrical Gun dari tangan Joe yang membuat pria tersebut seketika menjadi murung layaknya anak kecil yang kehilangan mainannya.
"Tentu saja kau bisa memilikinya. Tetapi sebelum itu panggil petugas kebersihan untuk mengusir tikus-tikus ditempat ini." Balas Nathan sambil memakan salad buah.
Dengan cepat Joe memberi hormat kepada Nathan dan langsung bergegas pergi untuk mencari petugas kebersihan seperti yang diminta.
"Apa kau serius ingin memberikan senjata itu kepadanya?" Sebastian merasa Nathan terlalu ceroboh jika membiarkan senjata itu dimiliki oleh orang lain apa lagi Joe.
Setelah tinggal bersama Joe, El Chapo, dan Harold selama beberapa hari. Sebastian tentu sudah menganalisis karakter masing-masing ke-tiga pria itu.
Dalam pandangan Sebastian pria seperti Joe akan sangat ceroboh dan meski sudah hampir menginjak usia kepala 4, pria itu masih seperti anak kecil.
Nathan kemudian membeberkan rencananya yang ingin menjual senjata tersebut kepada pihak Pentagon, tentu saja dengan harga yang tidak murah dan kualitas lebih rendah.
Mendengar perkataan Nathan sontak saja Sebastian, El Chapo, dan Harold menolak gagasan tersebut karena menurut mereka senjata itu masih sangat berbahaya meski sudah mendapat pengurangan kualitas.
Apa lagi saat mengingat jika senjata itu tidak memerlukan amunisi yang artinya bisa di gunakan kapan saja tanpa adanya batas penggunaan.
"Tenang saja aku tahu apa yang sedang kukerjakan. Bisakah kalian mencarikan beberapa pekerja diluar sana?" Ucap Nathan yang membuat semua orang hanya bisa menghela nafas.
Sebelum pergi bersama Sebastian dan El Chap. Harold menyarankan kepada Nathan untuk istirahat dan tidak banyak bergerak mengingat jahitan yang masih belum sembuh.
Mendengar saran dari Harold dengan santai Nathan menunjukkan lukanya yang sudah sepenuhnya sembuh dan membuat dokter itu menahan nafas sejenak.
__ADS_1
Bahkan Sebastian dan El Chapo juga sama terkejutnya seperti Harold saat melihat luka Nathan sudah sembuh. Mereka tidak menyangka jika luka pemuda itu akan sembuh hanya dalam kurun waktu satu malam saja.