Mafia Order System

Mafia Order System
Membuat Kesepakatan Baru


__ADS_3

Raut wajah Nathan seketika menjadi kusut saat kasus kejahatan yang dilakukan oleh anggotanya, sudah berhasil dibongkar Elizabeth.


Nathan sebenarnya merasa senang dan terbantu saat mengetahui El Chapo diam-diam sudah memproduksi obat-obatan terlarang, yang bisa mempermudahnya menyelesaikan misi dari System.


Tetapi disisi lain Nathan merasa sakit kepala karena harus berhadapan dengan Elizabeth yang pastinya tidak akan mentolerir masalah ini. Mengingat wanita cantik itu sangat membenci dirinya.


Nathan sendiri tidak mengetahui alasan Elizabeth sangat membenci dirinya. Ia merasa tidak pernah membuat masalah dengan wanita cantik itu.


"Jangan harap kau bisa menyuap ku seperti para oknum korup itu. Sebaiknya kalian segera berkemas..." Ucap Elizabeth saat melihat Nathan mengeluarkan dompet.


Kesempatan untuk menangkap Nathan dan kawanannya tidak akan Elizabeth sia-siakan begitu saja. Kali ini dia pastikan bisa membuat mereka semua membusuk di dalam penjara.


Mendadak suasana menjadi semakin tegang. Bahkan Joe yang sebelumnya meledek El Chapo sekarang menjadi serius setelah mendengar perkataan Elizabeth.


Untuk seorang wanita Elizabeth terbilang sangat berani menantang secara langsung kawanan penjahat disarang mereka, tanpa menunjukan rasa takut diwajahnya.


Bahkan seorang petugas pria mungkin akan berpikir dua kali lipat untuk melakukan tindakan bahaya seperti apa yang sedang dilakukan oleh Elizabeth saat ini.


Saat semua orang ingin menyerang Elizabeth, dengan sigap Nathan memberikan kode kepada mereka untuk berhenti sebelum masalah tambah rumit nantinya.


Elizabeth sendiri tidak terganggu saat dirinya akan diserang oleh anggota Nathan dan terlihat santai menghabiskan sarapan paginya.


"Tentu kau bisa menangkap kami, Nona Elizabeth... Namun sebelum itu bisakah aku berbicara terlebih dulu dengan atasanmu?" Tanya Nathan.


Mendengar permintaan dari Nathan seketika membuat Elizabeth tertawa lirih dan tidak menolak, karena sebenarnya dia juga ingin melaporkan kasus ini kepada atasannya.


Semua orang kemudian menuju ruangan lain untuk melakukan pertemuan secara virtual yang akan dipimpin langsung oleh Elizabeth.

__ADS_1


Elizabeth kemudian menghubungi Margareth dan Lloyd Austin menggunakan laptop untuk melakukan diskusi secara virtual mengenai kasus yang melibatkan Nathan.


Beberapa saat kemudian panggilan akhirnya terhubung. Dilayar monitor terlihat Margareth dan Lloyd Austin Menteri Pertahanan yang sebelumnya Nathan temui di markas Pentagon.


Margareth dan Lloyd Austin lalu bertanya kepada Elizabeth mengapa menghubungi mereka di sela-sela pekerjaan yang sangat sibuk.


Elizabeth lalu menjelaskan mengenai penemuannya di gedung yang dikelola oleh Nathan dan meminta kepada atasannya untuk membiarkan dirinya menangkap pria itu serta kawanannya.


Penjelasan yang diberikan Elizabeth langsung membuat Margareth dan Lloyd Austin menatap heran ke arah Nathan yang saat ini sedang berdiri dibelakang Elizabeth.


Melihat semua bukti yang sudah diberikan oleh Elizabeth. Margareth dan Lloyd Austin kemudian segera meminta penjelasan kepada Nathan.


Sebagai perwakilan pemerintah tentu saja Margareth dan Lloyd Austin tidak ingin citra mereka di depan masyarakat menjadi buruk karena sudah bekerjasama dengan pengedar obat-obatan terlarang.


Elizabeth tersenyum sinis kepada Nathan yang sekarang dimintai penjelasan oleh Margareth dan Lloyd Austin. Tidak menutup kemungkinan kontrak kerjasama diantara mereka berakhir, dan Nathan harus membayar kompensasi yang jumlahnya tidak sedikit.


Ada pemandangan aneh saat ini dimana Nathan justru terlihat sangat santai padahal sedang menghadapi situasi yang sangat sulit.


Nathan kemudian menawarkan kesepakatan baru kepada Margareth dan Lloyd Austin agar dirinya bisa tetap mengedarkan obat-obatan terlarang.


Langkah yang Nathan ambil adalah dengan menawarkan sebuah rompi pelindung berteknologi, dimana ia baru saja mendapatkan cetak biru dari System sebelumnya setelah menyelesaikan misi.


Untuk mendapat kepercayaan dari ke-dua petinggi negara itu. Nathan meyakinkan mereka jika peredaran obat-obatan terlarang di kawasan Kensington Philadelphia akan dia kontrol sebaik mungkin.


Kawasan Kensington Philadelphia sendiri merupakan tempat dimana banyak pecandu obat-obatan terlarang berkumpul dan merusak pemandangan.


Nathan kemudian memberikan solusi jika dia akan menyingkirkan geng yang berkuasa di sana dan mengurangi peredaran obat-obatan terlarang agar nantinya semua pecandu disana perlahan bisa lepas dari zat adiktif tersebut.

__ADS_1


Dengan ini diharapkan untuk kedepannya bisa mengurangi ketergantungan para pecandu dan sedikit memperbaiki wajah Amerika Serikat dimata dunia.


Margareth dan Lloyd Austin terdiam sejenak memikirkan tawaran yang diberikan oleh Nathan. Mereka merasa kesepakatan baru ini sangat menguntungkan dan bisa mendapatkan dua manfaatkan sekaligus.


Pada akhirnya Margareth dan Lloyd Austin menyetujui kesepakatan baru ini. Mereka lalu memberikan izin kepada Nathan dan akan memberitahu kepada pihak kepolisian dikawasan Kensington untuk tidak mengganggu urusannya.


Elizabeth yang tidak menyangka situasi menjadi seperti ini mencoba membujuk Margareth agar menghiraukan kesepakatan baru dari Nathan.


Menurut Elizabeth pria itu sangat licik dan semua perkataannya hanyalah omong kosong belaka. Sangat jelas jika disini Nathan mencoba untuk meraup keuntungan lebih besar.


Tetapi sayangnya perkataan Elizabeth tidak digubris oleh Margareth dan Lloyd Austin. Menurut mereka Nathan memiliki niatan baik dan justru membantu mengatasi masalah dikawasan Kensington Philadelphia.


Dimana selama bertahun-tahun pemerintah belum bisa mengatasi masalah yang ada dikawasan Kensington Philadelphia. Seperti obat-obatan terlarang, penembakan, dan perang antar geng.


Tidak berselang lama panggilan akhirnya terputus. Elizabeth yang kesal dengan hasil pertemuan ini langsung melempar laptopnya sampai hancur.


Rencana untuk menjebloskan Nathan dan semua kawanannya ke dalam penjara sekarang gagal total. Elizabeth merasa pria itu benar-benar sangat licik dan penuh tipu daya.


"Dengar untuk saat ini mungkin kau dan semua anggotamu bisa tertawa lepas. Tapi dilain kesempatan akan aku pastikan kalian berakhir di kursi listrik!" Kata Elizabeth sambil menarik kerah baju milik Nathan.


Elizabeth kali ini akan benar-benar berusaha mencari kesalahan Nathan sekecil apapun. Kebencian terhadap pria itu sekarang bertambah besar dan jika bukan karena tugas yang diberikan oleh Margareth, mungkin saat ini dirinya sudah melenyapkan Nathan ditempat.


"Lakukan saja apa yang kau mau, Nona Elizabeth. Bukankah aku sudah mengatakan hal ini sebelumnya?" Nathan mengangkat kedua tangan sambil tersenyum sinis kepada Elizabeth.


Elizabeth berdecak kesal dan mendorong tubuh Nathan sampai hampir membuat pria itu jatuh dari kursi. Dengan kesal dia memutuskan untuk pergi dan ingin menemui anak buahnya di markas.


Setelah Elizabeth pergi, Nathan kemudian meminta kepada El Chapo untuk menunjukan tempat produksi. Dia juga ingin melihat tanaman yang sedang dibudidayakan oleh Sebastian dan Harold.

__ADS_1


Dengan senang hati El Chapo menunjukan tempat produksi obat-obatan terlarang yang tidak terlalu besar. Pria itu juga meminta maaf kepada Nathan karena tidak memberitahu sebelumnya.


Nathan tentu saja tidak mempermasalahkan perbuatan El Chapo dan justru berterimakasih yang membuat semua orang hanya bisa bertanya-tanya.


__ADS_2