Mafia Order System

Mafia Order System
Menuju Area 51


__ADS_3

"Kau ingin pergi kemana? Bukankah pekerjaanmu belum selesai?" Elizabeth merasa heran saat melihat Nathan memasukan semua peralatan termasuk prototipe Electrical Air Defense kedalam sebuah koper khusus.


Nathan terlihat sangat terburu-buru mengemasi pakaian seolah ingin pergi ke sebuah tempat yang cukup jauh dan akan membutuhkan waktu lama disana. Wajah pria itu juga terlihat sangat senang seperti tidak sabar ingin menemui seorang wanita cantik.


"Aku akan pergi ke area 51 untuk bertemu dengan Lloyd. Hei Katarina bukankah kau juga tertarik pergi ke sana? Cepatlah berkemas karena sebentar lagi jemputan akan segera datang." Ucap Nathan.


Mendengar ajakan Nathan untuk pergi ke area 51 yang sangat legendaris. Tentu membuat seorang pecinta teori konspirasi seperti Katarina merasa sangat tertarik dan ingin pergi ke sana untuk membuktikan kebenaran tentang adanya makhluk teristial.


Namun Katarina segera mengurungkan niat saat melihat raut wajah Elizabeth yang lesu karena tidak diajak oleh Nathan. Pada akhirnya dia memutuskan untuk merelakan kursinya agar Elizabeth bisa ikut bersama Nathan.


Hitung-hitung Katarina ingin berterimakasih kepada Elizabeth yang selalu memberikan bantuan keuangan untuk dirinya. Disisi lain dia juga ingin melihat Elizabeth yang pemalu seperti sekarang lebih lama lagi.


Melihat Katarina yang menolak untuk ikut tentu Nathan tidak ingin memaksanya. Dia kemudian memutuskan mengajak Elizabeth setelah melihat wanita cantik itu merasa tertarik untuk mengunjungi area 51.


Mereka kemudian segera pergi menuju atap bangunan Bar King's untuk menunggu jemputan dari pihak militer yang ditugaskan langsung oleh Menteri Pertahanan. Tidak berselang lama dari kejauhan sebuah helikopter jenis Sea Hawk mulai mendekat.


Helikopter kemudian mendarat di atas bangunan Bar King's yang membuat semua pejalan kaki berpikir tempat tersebut sedang digerebek oleh pihak militer karena sudah membuat sebuah kejahatan berat.


Dua orang awak helikopter kemudian turun menyambut Nathan. Mereka kemudian membawakan barang bawaan milik pria itu dan Elizabeth masuk ke dalam helikopter sebelum akhirnya pergi.


Nathan dan Elizabeth kemudian dibawa menuju pangkalan militer As yang terletak di Kota Philadelphia. Setelah sampai disana mereka berdua dipindahkan ke dalam pesawat angkut berjenis C-17 Globemaster.

__ADS_1


Lokasi area 51 sendiri terletak di gurun Nevada yang jaraknya cukup jauh. Menggunakan pesawat angkut akan memangkas banyak waktu dari pada menggunakan sebuah helikopter.


Selama perjalanan menuju area 51, beberapa kru pesawat menjadi sangat gugup terutama kru wanita saat melihat sosok Elizabeth menatap datar kearah mereka. Kru pesawat tentu saja mengenali sosok Elizabeth sebagai pemimpin Pasukan Saber yang sangat disegani.


Disisi lain Nathan terlihat sibuk dengan laptop miliknya untuk menulis sebuah artikel perjalanan menuju area 51. Pria itu sama seperti Katarina yang sangat tertarik dengan teori konspirasi dan ingin diam-diam membagikan tangkapan layar saat berada disana untuk teman-temannya.


Elizabeth memicingkan mata kearah seorang kru wanita yang secara diam-diam mengambil foto Nathan tanpa izin. Tentu saja dia merasa kesal saat ada wanita lain yang mengambil foto Nathan selain dirinya.


Wanita manapun tentu saja akan tertarik kepada Nathan yang sekarang. Selain memiliki paras yang di atas pria pada umumnya, dia juga memiliki proporsi tubuh yang sangat ideal.


Tanpa menunggu lama Elizabeth melepaskan sabuk pengaman dan bangkit menghampiri kru wanita tersebut. "Cepat hapus foto pria itu yang baru saja kau ambil secara diam-diam!"


"Maaf sepertinya kau sudah salah paham. Aku sama sekali tidak mengambil foto pria itu. Lagi pula memangnya apa hubunganmu dengannya?" Balas Kru wanita tersebut dengan gugup.


Sebagai seorang wanita tentu saja kru wanita itu sangat percaya diri bisa mendekati Nathan. Dia tidak mungkin mundur setelah melihat seorang pria yang sama sekali tidak memiliki kekurangan baik dari segi fisik maupun finansial.


Elizabeth mendekatkan wajahnya di samping telinga kru wanita itu dan berbisik. "Dia milikku dan tidak ada seorangpun yang bisa merebutnya dariku. Sebaiknya kau sadar diri dan tidak menghayal terlalu jauh."


Usai memberikan ancaman kepada kru wanita tersebut. Elizabeth segera kembali ke tempat duduknya yang berada tepat di samping Nathan. Disisi lain kru wanita itu hanya bisa terdiam membisu dan akhirnya memutuskan untuk segera menghapus foto Nathan dari pada terlibat masalah dengan Elizabeth.


Kru pesawat yang lain hanya diam saja dan tidak mau ikut campur dalam urusan wanita karena tahu makhluk seperti itu sangat sulit untuk dikendalikan saat sedang terpancing emosi.

__ADS_1


Tetapi disisi lain kru pesawat merasa iri kepada Nathan yang selain memiliki pengaruh kuat dalam pemerintahan, dia juga mempunyai kekayaan fantastis yang membuatnya bisa berganti-ganti pasangan setiap malam jika ingin.


Semua kru pesawat tidak mengetahui jika Elizabeth tidak akan membiarkan Nathan melakukan perbuatan menjijikan yang bisa mengantarkan sebuah penyakit. Dia juga tidak mungkin menyerahkan pria itu kepada wanita lain seumur hidupnya.


Nathan sendiri tidak menggubris ketegangan yang baru saja terjadi antara Elizabeth dengan salah satu kru pesawat disana. Pria itu terlihat sibuk melakukan panggilan video bersama beberapa ahli teori konspirasi.


Mungkin orang lain bahkan Elizabeth sekalipun akan menganggap Nathan sangat kekanak-kanakan pada usia yang sudah hampir menginjak 24 tahun, karena percaya dengan sebuah teori konspirasi yang kebenarannya belum pasti.


Kru pesawat disana juga diam-diam tertawa saat Nathan terlihat serius saat membicarakan sebuah teori konspirasi alien di area 51 bersama dengan teman-temannya, karena mereka sendiri yang sudah lama bekerja disana tidak pernah bertemu dengan alien.


Yang tidak diketahui oleh Elizabeth dan semua kru pesawat adalah semua teman-teman Nathan terdiri dari para ahli fisika dan sains, bahkan ada pensiunan militer berpangkat tinggi disana.


Jelas mereka bukan orang sembarang yang membuat sebuah spekulasi tanpa melampirkan sebuah bukti. Para ahli itu memiliki banyak bukti kuat termasuk serpihan pesawat alien dari kejadian Roswell yang sangat terkenal.


Meski Elizabeth menganggap Nathan kekanak-kanakan karena berkumpul dengan orang-orang aneh. Tetapi dia tidak akan mengganggu atau mencampuri urusan pria itu asalkan membuatnya merasa senang dan tidak lagi terpaku dengan trauma dimasa lalu.


Elizabeth lebih suka melihat Nathan melakukan hal kekanak-kanakan seperti ini dari pada murung sampai menutup diri dari semua orang yang padahal sangat perduli dengannya.


Nathan menoleh kesamping saat mendengar Elizabeth tertawa lirih. "Apa kau sedang menertawakan ku?" Tanya Nathan dengan nada sedikit kesal karena menganggap Elizabeth menertawakan kepercayaannya. yang sangat berharga.


Dengan cepat Elizabeth menyangkal tuduhan Nathan dan mencubit pipi pria itu yang terlihat masih kesal, hingga membuat bibir semua orang disana berkedut saat melihat pemandangan ini.

__ADS_1


__ADS_2