Mafia Order System

Mafia Order System
Senjata Masa Depan


__ADS_3

Saat Nathan sedang menunggu di Lobby, seorang pria menghampiri dan memintanya ikut bersama dengannya menuju tempat pertemuan karena sudah ditunggu.


Nathan kemudian mengikuti pria itu sambil mempersiapkan kembali poin presentasi yang sebelumnya sempat diganggu oleh Elizabeth.


"Wanita itu..." Nathan berdecak kesal saat mengingat sosok Elizabeth yang menurutnya merupakan sumber kesialan untuk dirinya.


Jika saja Elizabeth tidak ada, Nathan berpikir sekarang dirinya sudah bisa menghafalkan catatan untuk presentasi nanti dan tidak kelabakan seperti sekarang.


Beberapa saat kemudian Nathan akhirnya sampai dan langsung diminta masuk ke dalam oleh pria yang sebelumnya sudah mengantarnya.


Dalam satu tarikan nafas, Nathan menguatkan mental agar bisa lebih percaya diri dan tidak gugup. Setelah itu dia kemudian masuk ke dalam dan terkejut melihat dua sosok yang tidak asing lagi baginya.


Sosok itu tidak lain adalah Margareth dan Elizabeth yang ternyata ikut ambil bagian dalam presentasi senjata yang akan dilakukan oleh Nathan.


Dalam ruangan itu juga sudah ada sejumlah tokoh penting negara seperti Menteri Pertahanan dan beberapa perwira tinggi militer Amerika Serikat.


"Dunia ini sepertinya sangat sempit, bukankah begitu Tuan Alexander?" Tanya Margareth sambil tersenyum kecil saat mengetahui jika orang yang akan mempresentasikan senjata berteknologi adalah Nathan.


Mendengar perkataan dari Margareth, Nathan tersenyum canggung sambil sedikit menganggukan kepala. Dia sebenarnya terkejut saat mengetahui jika wanita itu akan mengikuti pertemuan ini.


"Apa kau mengenal pemuda itu?" Tanya seorang pria berusia 69 tahun kepada Margareth yang tidak lain merupakan Lloyd Austin Menteri Pertahanan Amerika Serikat saat ini.


Margareth kemudian menjelaskan kepada Lloyd Austin tentang Nathan yang sebelumnya sempat bersitegang dengan anak didiknya yaitu Elizabeth.


Disisi lain Elizabeth terus memberikan tatapan tidak suka kepada Nathan. Ia benar-benar tidak habis pikir bagaimana bisa pria itu datang ke Pentagon dengan statusnya sebagai buronan.


Menyadari tatapan dari Elizabeth, Nathan kemudian memberikan senyuman tipis yang membuat wanita cantik itu langsung berdecak kesal dan mengalihkan pandangan.

__ADS_1


Setelah mendengar cerita Margareth tentang sosok Nathan. Lloyd Austin kemudian meminta pemuda itu untuk segera memulai presentasi mengingat dia memiliki jadwal yang cukup padat.


Lampu ruangan kemudian menjadi sedikit redup dan proyeksi milik Nathan mulai ditampilkan. Pemuda itu lalu memulai presentasi dihadapan para petinggi negara.


Nathan mulai memperkenalkan Elictrical Gun V-1 miliknya kepada semua orang. Dia menjelaskan jika senjata itu memiliki teknologi tinggi dan merupakan sebuah trobosan senjata umat manusia.


Agar mudah dipahami oleh semua orang. Nathan menyamakan Electrical Gun V-1 miliknya dengan Railgun yang saat ini masih dikembangkan oleh pemerintah.


Fungsi Railgun sendiri merupakan laras pendorong proyektil yang menggunakan kekuatan elektromagnetik untuk memuntahkan peluru sampai menyentuh kecepatan 8 mach.


Berbeda dengan Railgun yang masih menggunakan sebuah proyektil eksternal sebagai peluru dan memakan banyak daya listrik untuk sekali tembak.


Electrical Gun V-1 milik Nathan menggunakan energi listrik murni untuk menciptakan peluru laser yang memiliki kecepatan dua kali lipat dari Railgun.


Senjata ini juga hanya menggunakan sedikit daya listrik yang dihasilkan dari baterai khusus, dan membuatnya bisa digunakan dimana saja.


Laser atau peluru Elictrical Gun V-1 juga tidak menimbulkan suara dan sama sekali tidak memiliki masalah hambatan saat ditembakan. Jarak tembak senjata ini bahkan bisa mencapai 2 kilometer.


Hal ini berbeda dengan peluru biasa yang memiliki masalah dengan hambatan udara dan memiliki jangkauan cukup pendek.


Setelah menyampaikan poin positif dari senjata Elictrical Gun V-1. Nathan kemudian menyampaikan kekurangan senjata berteknologi tinggi itu.


Masalah dari Elictrical Gun V-1 tidak lain adalah pelurunya yang memiliki daya hancur rendah jika terkena air pada saat hujan. Hal ini yang membuat senjata itu lebih cocok digunakan saat hari cerah.


Begitu Nathan selesai melakukan presentasi, semua petinggi militer kemudian mulai melakukan diskusi untuk mempertimbangkan senjata yang ditawarkan oleh pemuda itu.


Tentu saja semua orang tertarik dengan senjata itu. Negara mereka bisa menjadi pelopor pertama senjata berteknologi tinggi ini, dan menguatkan kekuatan mereka dimata dunia terutama China dan Rusia.

__ADS_1


"Yang benar saja, mana mungkin senjata ini bisa diciptakan. Perlu waktu setidaknya 10 tahun jika benar-benar ingin direalisasikan." Elizabeth mencibir presentasi Nathan yang terkesan sangat revolusioner.


Elizabeth berpikir ciptaan milik Nathan terlihat lebih mirip seperti senjata mainan untuk anak-anak, dan memberitahu kepada semua orang tentang desain senjata itu yang menurutnya sangat tidak masuk akal jika dilihat dari kacamata hukum fisika.


Perkataan Elizabeth seketika membuat semua orang mulai meragukan Elictrical Gun V-1 yang baru saja digaungkan oleh Nathan sebagai senjata revolusioner umat manusia.


Semua petinggi militer Amerika Serikat merasa apa yang dikatakan oleh Elizabeth ada benarnya. Menurut mereka senjata itu sangat tidak masuk akan, karena memiliki daya hancur tinggi tetapi hanya memerlukan sedikit energi listrik yang tersimpan di dalam baterai.


Elizabeth seketika memberikan senyuman sinis kepada Nathan yang sekarang terlihat seperti penemu gagal dimana mahakarya nya hanya dianggap lelucon oleh semua orang.


Tindakan yang dilakukan oleh Elizabeth semakin membuat Nathan merasa yakin jika wanita cantik itu hanya merupakan sumber bencana dan kesialan untuk dirinya.


Meskipun semua orang sudah meragukan senjata miliknya. Nathan tidak bisa mundur lagi karena hadiah misi yang ditawarkan oleh System sekarang sudah berada tepat dihadapan matanya.


Nathan kemudian mengeluarkan Elictrical Gun V-1 pertama dan seekor burung merpati dari dalam koper yang dia bawa sebelumnya untuk melakukan demonstrasi.


Burung merpati kemudian Nathan lepaskan dan dibiarkan terbang tepat di atas kepala semua petinggi militer Amerika Serikat yang hadir.


Nathan lalu menyalakan Elictrical Gun V-1 dan mengatur daya hancur di level 3. Dengungan suara elektromagnetik kemudian terdengar lirih saat energi listrik dari baterai mulai dialirkan ke dalam laras senjata.


Laser berwarna biru kemudian ditembakan dan dengan tepat mengenai burung merpati sampai membuat hewan tersebut hilang dalam sekejap, menyisakan beberapa helai bulu.


Melihat demonstrasi yang dilakukan oleh Nathan semua orang untuk sejenak hanya bisa terdiam. Mereka merasa takjub sekaligus kagum karena bisa menjadi bagian dari orang-orang yang melihat senjata masa depan.


Beberapa saat kemudian semua petinggi militer Amerika Serikat bangkit dari tempat duduk dan menghampiri Nathan untuk meminta penjelasan lebih detail mengenai senjata itu.


Disisi lain Elizabeth merasa sangat kesal karena rencana untuk mempermalukan Nathan dihadapan semua orang berakhir gagal.

__ADS_1


Nathan justru mendapat banyak pujian terutama dari Margareth dan Lloyd Austin Menteri Pertahanan Amerika Serikat, yang membuat Elizabeth merasa iri.


__ADS_2