Mafia Order System

Mafia Order System
Makan Siang


__ADS_3

Nathan dan Elizabeth saat ini berada di dapur yang terdapat pada kabin di dalam mercusuar untuk mengolah kepiting alaska. Suasana canggung sangat melekat saat wanita cantik itu mengambil pekerjaan untuk memotong kepiting.


Cara Elizabeth memisahkan kaki dan capit kepiting membuat Nathan mengerutkan kening. Dia merasa wanita cantik itu masih sedikit kesal kepada dirinya dan melampiaskan semuanya kepada kepiting alaska yang tidak bersalah itu.


Krakkk!!!


Entah di sengaja atau tidak, Elizabeth menusuk tempurung kepiting menggunakan pisau tajam yang sebenarnya tidak perlu dilakukan sampai menembus papan talenan.


"Cukup-cukup biar aku sendiri saja mengolah kepiting ini dari pada semuanya menjadi berantakan." Ucap Nathan yang ingin mengambil alih pekerjaan memotong dari Elizabeth.


Melihat kepiting alaska mahal di jadikan objek untuk melampiaskan rasa kesal Elizabeth. Tentu saja Nathan tidak bisa membiarkan pengalaman memakan kepiting alaska untuk pertama dalam hidupnya menjadi kacau.


Walau Nathan sekarang bisa dibilang memiliki banyak uang dan mampu membeli kepiting alaska lain. Dia berpikir pengalamannya akan terasa berbeda.


"Aku bisa melakukannya sendiri, lebih baik kau mulai merebus air." Elizabeth melirik ke arah Nathan memberikan tatapan seekor burung elang yang sedang menatap mangsanya.


Hanya dengan satu gertakan dari Elizabeth yang menolak pekerjaannya di ambil alih. Nathan langsung memilih untuk membiarkan wanita cantik itu melakukan apa yang dia inginkan dari pada masalah menjadi semakin rumit.


Nathan sendiri sudah sadar karena memberikan kabar dan justru malah terlalu asik menghabiskan waktu berhari-hari akibat ketagihan memancing.


Sebenarnya Nathan sudah cukup memiliki waktu sendiri selama satu hari untuk meredakan rasa kehilangan paska kematian mendiang Anthony dan Austin.


Tetapi ketika mencoba memancing kembali setelah bertahun-tahun. Nathan merasa tertantang untuk mendapatkan ikan besar dengan tangannya sendiri tanpa ada campur tangan sedikitpun dari System.


System sendiri beberapa kali sudah memperingatkan Nathan untuk segera kembali pada hari ke-dua, karena menyadari pria itu akan mendapat masalah dan sekarang memang benar terjadi.


Tidak ada obrolan lagi antara Nathan dan Elizabeth yang membuat suasana menjadi canggung, sampai acara masak kepiting alaska akhirnya selesai.

__ADS_1


Selain mengolah kepiting alaska, mereka berdua juga mengolah ikan yang semalam Nathan dapatkan menjadi beberapa hidangan lain.


Meski Elizabeth terlihat kasar di awal saat memotong kepiting karena masih kesal kepada Nathan. Wanita cantik itu sebenarnya memiliki keterampilan memasak yang baik.


Selain hidangan seafood, Elizabeth membuat makanan lain seperti sup untuk Nathan karena mengetahui pola makan pria itu sama sekali tidak sehat selama beberapa hari terakhir, setelah melihat ada banyak bungkus mie dalam cup berserakan.


Nathan dan Elizabeth kemudian duduk di meja makan dengan posisi berhadapan. Suasana canggung masih sangat kental terasa di antara mereka berdua, meski sebelumya saat berada di pantai suasana di antara mereka terkesan seperti sebuah adegan dalam film drama.


Perlahan dengan canggung Nathan memberanikan diri untuk mengambil satu capit kepiting dan saus sambil berusaha tidak melihat mata Elizabeth.


Elizabeth melirik tajam saat melihat Nathan hanya mengambil satu capit kepiting. Dia kemudian segera menaruh beberapa hidangan sayur di atas piring milik pria itu.


"Kenapa wajahmu terlihat lesu seperti itu. Apa kau tak menyukainya?" Tanya Elizabeth saat mendapati ekspresi lesu di wajah Nathan ketika di berikan sayur.


Sejak bekerja untuk Nathan selama satu bulan lebih. Elizabeth sudah menyadari jika Nathan tidak menyukai sayuran-sayuran karena pernah membuatkan jus wortel untuk pria itu.


"Ah... Ya, aku akan mencobanya." Nathan tertawa lirih dan terlihat sedikit canggung saat ingin memakan sebuah potongan sayur pemberian Elizabeth.


Perlahan Nathan memasukan sayur ke dalam mulut dan mulai mengunyah. Mata pria itu beberapa saat sempat menjadi cerah setelah merasakan masakan buatan Elizabeth.


Tetapi hal itu tidak berlangsung lama. Meski rasa sayur buatan Elizabeth sangat mengesankan, Nathan masih tetap belum bisa sepenuhnya memakan sayur karena merasa seperti seekor kambing.


Nathan tentu saja sekarang hanya bisa memakan semua sayuran yang sudah dihidangkan oleh Elizabeth sebagai bentuk minta maaf dan menghargai masakan wanita cantik itu.


"Kalau kau tak menyukainya jangan memaksakan diri." Elizabeth menyadari jika Nathan tidak menyukai sayuran dan tetap berusaha memakannya.


Mendengar perkataan Elizabeth dengan cepat Nathan menggelengkan kepala dan mengatakan jika dirinya sudah bisa memakan sayuran sejak tinggal di sana untuk menghemat uang.

__ADS_1


Elizabeth tentu saja tidak percaya orang kaya seperti Nathan perlu menghemat uang hanya untuk makan, mengingat isi rekening pria itu sekarang sudah berada di atas angka 10 Miliar Dollar Amerika Serikat.


Tetapi setelah berpikir jika sekarang merupakan waktu yang tepat untuk membiasakan Nathan memakan sayuran. Elizabeth memilih membiarkan pria itu memaksakan diri untuk kebaikannya.


Elizabeth kemudian mulai memakan hidangan yang ada di atas meja. Cara makan yang terlihat anggun dan berwibawa menunjukan jika wanita cantik itu memang seorang bangsawan dari Britania Raya.


Sebaliknya cara makan Nathan justru terlihat berbanding terbalik dengan Elizabeth. Pria itu beberapa sempat mual karena memakan diri untuk memakan sayur bahkan sampai tenggorokannya tersendat.


Melihat Nathan kesulitan menelan makanan. Elizabeth langsung memberikan segelas air kepada pria itu untuk melancarkan tenggorokan.


"Jadi kenapa kau tak pernah menghubungi kami terlebih dulu jika ingin memancing disini?" Tanya Elizabeth sambil membuka cangkang kepiting menggunakan gunting.


Meski terkesan biasa, tetapi cara Elizabeth menggunting cangkang kepiting membuat tekanan batin untuk Nathan. Elizabeth seolah meminta kepada Nathan untuk berkata jujur jika tidak dirinya akan memotong barang berharga milik pria tersebut.


"Oh itu... Saat memancing di tepi pantai ponselku tak sengaja jatuh dan terseret ombak besar." Balas Nathan dengan santai lalu kembali meminum air untuk melegakan tenggorokannya.


Begitu memeriksa ekspresi Nathan dan menemukan tidak ada gerak-gerik yang mencurigakan. Elizabeth kali ini memutuskan untuk mempercayai kembali pria itu setelah sebelumnya sempat ditipu.


"Benar juga, bagaimana dengan Sebastian dan yang lain. Apa mereka juga sedang mencariku sekarang?" Nathan memutuskan untuk bertanya balik.


Setelah meninggalkan Sebastian dan yang lain karena sibuk memancing. Nathan sampai lupa memeriksa pekerjaan mereka bahkan menyalahkan System yang tidak memberinya peringkat.


Disisi lain jika System memiliki wajah mungkin sekarang dia terlihat kesal setelah mengetahui isi pikiran Nathan. System merasa pria itu mulai menua sampai tidak ingat jika sudah diberikan peringatan berulangkali.


"Ya memang mereka sekarang sedang mencarimu. Tetapi aku baru saja meminta mereka untuk berhenti mencari." Balas Elizabeth sambil memakan sayur.


Nathan mengangguk paham setelah mendengar penjelasan dari Elizabeth. Saat kembali nanti, dia ingin meminta maaf kepada mereka. Tetapi untuk sekarang dirinya harus meredakan emosi wanita cantik yang ada di hadapannya terlebih dulu.

__ADS_1


__ADS_2