Mafia Order System

Mafia Order System
Aset Berharga Negara


__ADS_3

Satu bulan kemudian Dunia dihebohkan dengan kemunculan sebuah senjata berteknologi tinggi yang diperkenalkan oleh Amerika Serikat melalui kekuatan militernya.


Fokus semua orang sekarang tertuju kepada senjata yang diberi nama Electrical Gun V-1. Dimana senjata itu digadang-gadang sudah berhasil mematahkan hukum fisika yang diketahui oleh umat manusia saat ini.


Semua ilmuwan dan engineer terkemuka bahkan tampak menjadi orang-orang paling antusias saat melihat senjata terbaru yang dipamerkan oleh militer negara Amerika Serikat.


Disisi lain dua negara besar yang bersaing dengan Amerika Serikat yaitu Rusia dan China mulai panik merasa teknologi mereka sekarang sudah tertinggal sangat jauh.


Banyak pihak yang meminta kepada pemerintah untuk mengungkapkan informasi mengenai teknologi ini dengan berbagai alasan seperti kemajuan peradaban manusia.


Mereka juga menuntut agar pemerintah mempublikasi penemu senjata berteknologi tinggi agar semua orang bisa mengetahui pelopor pertama pengembang senjata ini.


Ada dua poin informasi yang ingin diketahui oleh semua orang terutama para ilmuwan, yaitu teknologi batrai dan struktur senjata Electrical Gun V-1.


Tetapi sayangnya pemerintah Amerika Serikat enggan untuk berkomentar dan memberitahu dari mana mereka mendapatkan senjata itu serta siapa penemunya.


Pernyataan ini jelas membuat semua orang kecewa dan menganggap jika pemerintah Amerika Serikat hanya akan memperlambat perkembangan teknologi umat manusia dengan keegoisan mereka.


Namun lagi-lagi pemerintah Amerika Serikat sama sekali tidak perduli dan menutup rapat-rapat informasi mengenai senjata Electrical Gun V-1 dari khalayak ramai.


Karena tidak bisa mendapatkan informasi mengenai senjata ini secara legal. Banyak pihak yang mencoba membeli senjata ini dari beberapa anggota Militer dengan harga selangit.


Meski sudah mendapatkan senjata itu, tetapi banyak peneliti yang gagal membongkar senjata tersebut untuk mengetahui teknologi didalamnya.


Electrical Gun V-1 memiliki keamanan sendiri dimana perlu sidik jari dari penemunya untuk membongkar senjata tersebut. Jika tidak maka senjata itu akan memulai proses penghancur diri secara otomatis saat ada orang yang ingin membongkarnya.


Negara lain sekarang benar-benar tidak bisa berkutik jika Amerika Serikat melakukan pengembangan teknologi terhadap senjata itu.


Tidak menutup kemungkinan Negara paman sam akan mengembangkan teknologi pertahanan baru yang membuat serangan nuklir tidak bisa menyentuh daratan mereka.

__ADS_1


Dan benar saja Menteri Pertahanan Amerika Serikat sudah mengkonfirmasi informasi mengenai kubah pelindung negara yang diberi nama Project Electrical Air Protection.


Menteri Pertahanan Amerika Serikat memberi sedikit bocoran dihadapan media dengan maksud mengingatkan Negara lain terutama Korea Utara jika ancaman Nuklir mereka tidak berarti lagi.


Project Electrical Air Protection sendiri akan selesai dalam kurun waktu beberapa bulan lagi. Nantinya pusat EAP akan dipasang di kawasan Pentagon, sementara Sub EAP akan diletakkan di daerah pesisir.


Tentu saja alat pemancar Electrical Air Protection atau bisa disingkat EAP nantinya akan dijaga ketat oleh Militer sama seperti penjagaan di Area 51.


Hal ini dimaksudkan untuk melindungi alat pemancar dari sabotase pihak-pihak yang merasa terancam atau bahkan menginginkan informasi mengenai teknologi perlindungan langit ini.


Semua pihak bisa menebak jika Project Electrical Air Protection dipimipin dan dipelopori oleh orang yang sama yang sudah menciptakan Electrical Gun V-1.


Oleh karena itu sekarang banyak pihak yang mencari penemu itu dan menculiknya untuk mendapatkan semua teknologi yang dia miliki, karena mereka semua yakin jika orang itu masih menyimpan banyak penemuan di dalam otaknya.


Banyak teori konfirmasi jika pemerintah Amerika Serikat bekerja sama dengan Alien dan tidak sedikit orang yang berpendapat jika penemu itu merupakan reinkarnasi dari Nikola Tesla.


Sementara itu di sebuah laboratorium terlihat seorang pemuda yang sibuk merakit sebuah alat di atas meja kerjanya.


Nathan tiba-tiba bersin untuk kesekian kalinya. Dia yakin jika sudah ada banyak orang yang diam-diam membicarakan dirinya dibelakang layar.


"Belakangan ini sepertinya banyak orang membicarakan ku. Bagaimana sekarang kalian akan mengatasinya sekarang?" Tanya Nathan sambil mengambil beberapa lembar tisu untuk membersihkan hidungnya.


Di ruangan itu tampaknya Nathan sekarang tidak lagi sendirian. Melainkan ada beberapa orang yang saat ini sedang memperhatikan pekerjaannya.


Mereka semua tentu bukan orang-orang sembarangan. Disana sudah ada Menteri Pertahanan dan Direktur CIA serta beberapa petinggi militer Amerika Serikat.


"Ayolah bukankah sekarang kau senang setelah menjadi terkenal di seluruh dunia?" Balas Llyod Austin sambil memakan kacang almond miliknya.


Mungkin banyak orang diluar sana yang tidak akan dengan pemandangan dimana seorang Menteri Pertahanan terlihat sangat santai dihadapan seorang pemuda biasa.

__ADS_1


Sekilas mereka terlihat seperti seorang teman dekat yang berbeda usia dan sama sekali tidak ada formalitas di antara keduanya meski memiliki perbedaan status yang terbilang sangat tinggi.


"Apa kau bercanda? Mengapa saat dihadapan media kau mengatakan jika negara ini akan memiliki pelindung langit dalam waktu beberapa bulan lagi?" Tanya Nathan yang mengeluhkan permintaan Llyod Austin.


Membuat sebuah pelindung langit yang bisa menghalau serangan dari senjata nuklir jelas bukan perkara mudah. Apa lagi untuk saat ini teknologinya masih belum ditemukan.


Apa yang dikatakan oleh Llyod Austin didepan publik tidak lain hanyalah sebuah gertakan untuk membuat Negara lain merasa takut.


Nathan disisi lain merasa kesal dan menganggap jika ini semua tidak sama seperti kesepakatan yang sebelumnya sudah disepakati di awal.


Llyod Austin menanggapi keluhan Nathan dengan menertawakannya. Dia kemudian memberikan sebuah dokumen mirip seperti passport kepada pemuda itu.


"Untuk apa ini?" Tanya Nathan yang merasa penasaran dengan passport pemberian Llyod Austin. Hanya dalam sekali lihat dia sudah menyadari jika passport tersebut tidak sembarangan.


"Anggap saja sekarang dengan passport itu kau bisa mengakses semua informasi rahasia negara, termasuk kejadian Roswell." Balas Llyod Austin dengan santai.


Mendengar perkataan dari Menteri Pertahanan seketika membuat Nathan sangat terkejut. Dia tidak percaya penduduk sipil sepertinya sekarang bisa mengakses informasi rahasia milik Negara.


Saat Nathan bertanya alasan Llyod Austin memberikan akses tersebut. Menteri Pertahanan itu hanya mengatakan jika sekarang Nathan sudah menjadi aset Negara yang paling berharga, dan pemerintah Amerika Serikat memutuskan untuk memberi izin akses informasi rahasia kepadanya.


Disisi lain seorang wanita cantik yang berada di ruangan itu juga, saat mendengar perkataan Llyod Austin terkejut dan langsung memberikan tatapan kesal kepada Nathan.


Wanita cantik itu tidak lain adalah Elizabeth yang saat ini berdiri dibelakang Margareth dimana atasannya itu sekarang merupakan petinggi CIA.


Elizabeth tidak percaya jika seorang mafia sekarang menjadi aset kesayangan Negara yang artinya mendapatkan jaminan anti hukum jika sewaktu-waktu melakukan kejahatan.


Dalam artian yang lebih jelas Nathan sekarang menjadi kebal akan hukum dan bisa melakukan apa saja tanpa perlu khawatir mendekam dipenjara.


Tanpa sadar Elizabeth meremas kaleng minuman yang ada di tanganya dan dengan kesal meninggalkan ruangan tersebut. Dia masih tidak percaya jika Nathan menjadi anak emas Negara, sementara dirinya yang sudah lama mengabdi dan memiliki banyak presiden justru di abaikan.

__ADS_1


Elizabeth sekarang semakin kesal kepada Nathan dan berpikir untuk mengambil hak yang seharusnya menjadi miliknya.


__ADS_2