
Versi episode pendek dari novel “Senandung RINDU di bawah Sayap Rembulan yang Patah”
Juragan Damar
Oleh: Elmira Arasy Rahman
__ADS_1
Episode 7
Ratmi kecewa mendengar kabar kehamilan Sarifah karena itu berarti Juragan Damar tidak akan pernah menceraikan Sarifah dan menikah dengannya. Untuk sementara, Juragan Damar dan Ratmi kembali ke kehidupan masing-masing meski hubungan keduanya belum benar-benar berakhir. Apapun yang terjadi, Juragan Damar tidak akan pernah bisa melepaskan tangan Ratmi. Dia tidak akan pernah bisa berhenti mencintai Ratmi. Bahkan dia sampai berpikir bahwa mungkin memang harus seperti ini perjalanan cintanya. Selamanya dia harus bermain kucing-kucingan dengan semua orang untuk bisa tetap bersama orang yang dia cintai.
Beberapa bulan kemudian terlahirlah seorang Gibran dari rahim Ratmi yang di depan semua orang diakui sebagai anak Hasan. Berselang lima bulan kemudian lahirlah Mahesa sebagai putra mahkota dari juragan kaya raya Damar Adijaya. Ratmi sempat iri melihat kelahiran Mahesa yang disambut dengan pesta meriah selama tujuh hari tujuh malam, mengundang banyak saudagar kaya raya, dengan banyak ritual adat yang sempurna. Sementara kelahiran Gibran tidak disambut dengan kemeriahan apapun. Dia hanya disambut sebagai bayi kecil yang terlahir dari keluarga miskin yang tidak diistimewakan. Ratmi sangat kesal, Gibran adalah anak laki-laki pertama dari juragan kaya raya tetapi dia seperti dibuang dari silsilah keluarganya dan digantikan oleh bayi lain yang harusnya tidak disambut seistimewa itu.
__ADS_1
“Tetaplah menjadi suami bagi Ratmi dan ayah yang baik untuk anakku, atau aku pastikan kamu tidak akan pernah bisa hidup dengan tenang,”
Ancaman itu Juragan Damar sampaikan beberapa bulan yang lalu setelah dia memutuskan untuk tidak menceraikan Sarifah. Dia tahu bahwa Hasan sudah sangat muak dengan semua kebusukan Ratmi dan ingin meninggalkannya. Tetapi Juragan Damar tidak bisa membiarkan hal itu terjadi. Jika Hasan menceraikan Ratmi maka Ratmi akan hidup terlunta-lunta seorang diri tanpa status yang jelas. Bayinya kelak juga tidak akan memiliki sosok ayah yang bisa menjaganya. Karena itu, dia mengancam Hasan agar tetap menjadi suami Ratmi dan menjaganya dan anaknya, sesuatu yang tidak bisa Juragan Damar lakukan. Juragan Damar bersedia membayar mahal untuk semua sandiwara Hasan yang tetap berpura-pura menjadi suami yang baik bagi Ratmi dan ayah yang baik bagi anaknya. Tidak boleh ada satu pun yang tahu tentang kebenaran ini.
Hasan tidak punya pilihan lain. Juragan Damar sangat berpengaruh. Dia tidak yakin bahwa dia akan bisa hidup dengan baik entah di kampung ini atau di kampung lain karena Juragan Damar pasti akan mengerahkan semua anak buahnya untuk mempersulitnya. Bukan hanya terancam tidak diterima bekerja dimana-mana, Hasan juga terancam tidak akan bisa diterima di kampung manapun. Karena itulah, dia harus tetap bertahan meski hatinya sudah sangat perih dengan semua hal yang terjadi. Dia jijik setiap kali melihat Juragan Daman bersama Ratmi. Tetapi uang dan kekayaan berkuasa di atas segalanya hingga Hasan pun tidak punya jalan lain selain menutup mata atas semua kebusukan mereka.
__ADS_1
Bersambung.....