
"Benar guru ini mengenai diri Nirwana Wadon Segoro yang di luar sana namanya tengah berkumandang dengan gelar pendekar pedang Dewa Naga hitam. kami ingin tau lebih jelas asal-usul dari gadis itu" Wisnu Abi Rawa menutup pembicaraan nya
Resi Purba kesha menghela napas
"aku sudah menduganya pasti hal itu yang ingin kalian ketahui. pahit memang jika di ceritakan dari awal tapi itu kenyataan hidup yang harus dia jalani. menurut cerita Biung Ratu yang menyelamatkan gadis itu dari kematian"
Sidra giri terperangah mendengar ucapan dari gurunya namun dia tidak berani bertanya apapun. yang ingin dia dengar cerita yang selengkapnya
sang Resi sakti itupun kembali melanjutkan ceritanya "namanya Mayang suri hidup sebatang kara di sebuah desa bernama desa Tanjung sari dia hanyalah gadis biasa terlahir dalam kemiskinan menjalin hubungan dengan seorang pemuda yang terbilang cukup terpandang di desanya.
karna hubungan yang tidak direstui mereka pun terpaksa harus berpisah. pada akhirnya pemuda itupun meninggalkan Mayang suri tanpa pesan apapun itulah awal mula terjadinya malapetaka"
"seorang demang bernama karja dari Kuta raja Kademangan mekar jaya menginginkan gadis itu untuk menjadi selir nya tentunya Mayang suri menolaknya mentah-mentah namun apa gunanya penolakan itu Demang karja menghalalkan segala cara untuk menekan Mayang suri dan menghancurkan sebuah keluarga kerajaan. Mayang suri pun tidak berdaya untuk melawan saat kedua utusan Demang karja menyeretnya ke Kademangan. tiga tahun lamanya gadis itu hidup dalam neraka penderitaan setiap hari yang di terimanya hanya tekanan. siksaan dan paksaan, setelah merasa bosan Demang karja pun berniat untuk mengakhiri hidup Mayang suri dengan cara meracuninya dalam keadaan sekarat anak buah Demang karja melempar tubuh Mayang suri ke jurang di bukit gurang-rang pada saat itulah Biung Ratu embok menyelamatkan gadis itu"
"Biung Ratu berhasil menyelamatkan nya dari kematian namun tidak dapat terhindar dari kenyataan yang menyakitkan. karena racun yang ganas itu wajah Mayang suri hancur hingga akhirnya Biung Ratu harus meminta bantuan pada Rama Resi Abi Rawa sekuat tenaga mereka mencari cara untuk memulihkan wajah Mayang suri alhasil petunjuk yang di terima oleh Rama Resi Abi Rawa mereka harus melakukan ritual yang mempertaruhkan nyawa mereka di telaga kematian. tidak ada pilihan bagi mereka hanya itulah jalan satu-satunya dengan menyusupkan ajian mantra Hitam pemikat agar wajah Mayang suri pulih kembali. sebetulnya baik itu Biung Ratu atau pun Rama Resi Abi Rawa telah mengetahui apa yang akan terjadi kedepannya malapetaka besar akibat mantra hitam pemikat itu. maka dari itu aku meminta Mayang suri untuk menutupi wajahnya dengan caping dan cadar hitam"
__ADS_1
"setelah lima tahun Biung Ratu membimbingnya dalam berbagai ilmu baik itu Kanuragan maupun kesaktian Biung Ratu pun menyerahkannya padaku untuk menyempurnakan seluruh ilmunya di puncak singgaru ini. Mayang suri memang gadis yang cerdas tangkas dan cekatan sehingga dengan cepat dia dapat menyerap ilmu-ilmu yang ku turunkan setelah ku rasa ilmunya cukup sempurna maka aku memintanya untuk turun gunung. sejak awal aku dapat melihatnya Mayang suri bertahan hidup hanya untuk dendam kemungkinan besar dendam itu pada Demang karja dan orang-orang nya namun satu hal yang ku khawatirkan membalaskan dendam pada pemuda itu karena sejujurnya baik aku ataupun Biung Ratu ataupun juga Mayang suri tidak mengetahui apa yang sebenarnya terjadi pada pemuda kekasihnya itu.
Wisnu baik kau Giri menurutku ada baiknya jika kalian mencari Mayang suri yang telah ku ganti namanya dengan Nirwana Wadon Segoro untuk mencegah hal-hal buruk yang akan terjadi di kemudian hari. itulah yang ku ketahui mengenai diri Mayang suri sebelum gadis itu jatuh ke tangan Biung Ratu dan diriku" Resi Purba kesha menyudahi ceritanya mengenai asal-usul Mayang suri
Wisnu Abi Rawa menatap lekat-lekat pada Sidra giri yang sejak tadi berusaha menahan amarahnya lalu berpaling pada gurunya
"maafkan saya guru mungkin saya terlambat memberitahukan guru bahwa pemuda kekasih dari Mayang suri itu ialah salah satu murid guru. dialah orangnya" Wisnu Abi Rawa menunjuk pada Sidra giri
terlihat Resi Purba kesha agak terkejut
"maafkan saya guru" Sidra giri menjawab sambil tetap menundukkan kepalanya
"saya samasekali tidak bermaksud untuk meninggalkan Mayang suri apalagi menyakitinya. hanya saya butuh waktu yang tepat untuk mengatakan pada kedua orang tua saya mengenai hubungan kami. jujur saya akui itu memang hal yang sangat sulit karena saya tau tidak semudah itu mendapatkan restu tetapi saya akan tetap berusaha. namun hal yang tidak terduga-duga menimpa keluarga saya Rama panglima di jemput oleh orang-orang kerajaan secara paksa dengan tuduhan penghianatan. pada akhirnya Rama panglima harus mendapat hukuman hingga saya dan ibu saya di usir secara tidak terhormat dari pendopo kepanglimaan kami terlunta-lunta tidak punya tujuan karena tidak satu orang pun yang Sudi menerima kami akibat berita yang menyebar luas dengan cepat hingga hampir semua orang mencibir menghina kami. setelah ibu saya meninggal dalam keadaan mengenaskan saya bertekad untuk membalas mereka semua dan untuk itu saya harus berbekal ilmu yang cukup tinggi hingga akhirnya saya sampai di puncak singgaru ini dan menimba ilmu pada guru. itulah yang sebenarnya terjadi pada keluarga saya guru sedikitpun saya tidak berbohong pada guru dan kakang Wisnu karena itu benar-benar yang telah terjadi" dengan tetap menunduk Sidra giri menjelaskan pada Resi Purba kesha dan juga Wisnu Abi Rawa
"aku percaya padamu Giri aku tau kau pemuda yang baik dan bertanggung jawab tapi yang ku khawatirkan justru Mayang suri. aku yakin Mayang suri masih mengenalimu bukankah dalam waktu yang belum lama ini kalian sempat bersama-sama saat penyerangan ke istana Cipamanahan yang ku takutkan Mayang suri mencari kesempatan untuk membalas dendam padamu karena sesungguhnya diapun tidak mengetahui apa yang telah terjadi pada keluarga mu karena yang dia tau kau meninggalkan dirinya tanpa alasan"
__ADS_1
"lalu apa yang harus kami lakukan guru?"
tanya Wisnu Abi Rawa
"hanya ada satu hal Wisnu karna aku yakin apa yang terjadi pada ayah Sidra giri itu ada kaitannya dengan Demang karja"
Sidra giri menengadahkan kepalanya
"jadi maksud guru yang terjadi pada Rama panglima itu akibat fitnahan Demang karja?
lalu apa kaitannya Rama panglima tidak begitu mengenal Demang karja"
Sidra giri merasa tidak mengerti jika apa yang telah terjadi ada hubungannya dengan Demang karja.
BERSAMBUNG
__ADS_1