ME VS MY BROTHER

ME VS MY BROTHER
Episode 67


__ADS_3

Seorang pria dengan maskernya duduk dengan tenang, sambil mengotak atik laptop yang dibawanya.


Pria ini seperti sedang melakukan sesuatu, ia pekerjaannya kali ini adalah project besar, tidak mungkin ia melewatkannya begitu saja.


Sesekali pria dengan masker ini meminum frapucino yang telah di pesannya, sambil kembali mengotak atik laptopnya.


Hingga pintu café terbuka, secara otomatis pria itu langsung menatap kearah pintu masuk, ia melambaikan tangannya.


Tamu yang datang adalah klien dan juga temannya, Eros Bratadikara Nayaka.


“Sorry bang, gw telat. Tadi gw mesti setor hafalan dulu, biasa kejar target buat ramadhan” seru Eros.


Pria ini tertawa, entah bagaimana Eros yang tadinya begajulan sekarang bisa jadi manusia yang beriman, sungguh kehidupan itu suatu misteri yang tak terpecahkan.


“Santai, lagian gw juga lagi gak ada tugas” seru pria itu, sambil meminum minumannya.


Iya, hubungan keduanya adalah junior dan senior. Hanif Alken Ahmad, senior dari Eros selama bersekolah di SMP dan SMA Pallas.


“Jadi gimana bang dari yang gw minta datanya waktu itu udah kekumpul semua?” seru Eros, tanpa basa-basi. Dia memang sudah gregetan ingin membongkar topeng malaikat yang selalu digunakan oleh Reiki.


“Semua udah ada di laptop ini” ujar Hanif.


Wajah Eros langsung berubah serius, ketika ia ingin menggapai laptop berisi daftar hitam kejahatan Reiki selama beberapa bulan ini, dengan cepat Hanif langsung menarik laptopnya.


Eros bingung tentu saja, kenapa tiba-tiba seniornya melakukan hal tersebut.


“Sebelum lu liat, gw mau tanya. Apa ini semua ada hubungannya sama Claudia?”


Hanif menunjukan wajah serius, dia tidak main-main.


“Iya” jawab Eros sambil mengangguk.


“Kenapa dari awal lu gak bilang?”

__ADS_1


Eros terdiam, bagaimana dia bisa menceritakan semuanya pada Hanif kalau dia sudah tahu seniornya itu tidak akan memenuhi permintaannya.


“Eros, lu udah tau dari awal prinsip gw. Gw ga mau ngehack informasi orang-orang yang masih ada hubungannya sama temen gw. Lu tau sendiri Claudia ini adek sepupunya Nico, sahabat gw dari kecil. Biar pun gw gak kenal deket sama dia, tapi dari kecil gw kenal sama Claudia”


Walaupun sudah tahu Eros tetap melakukannya, ia butuh bantuan Hanif, karena itulah ia tidak memberikan informasi secara detail. Cuman soal Reiki saja yang terus di ceritakan oleh Eros, informasinya penuh dengan hal-hal yang berhubungan dengan Reiki dan Syakila.


“Iya gw tau bang, tapi ini masalahnya beda”


“Tetep aja lu harus jujur, lagipula lu pernah mikir gak, kalo Nico sampe tahu tamatlah hidup gw, gitu-gitu juga dia tetep sayang sama si Claudia. Untung aja sekarang si Nico lagi gak di Indonesia, seenggaknya berharap aja dia kelar kuliah ini masalah udah beres.”


Memang benar, walaupun sering bertengkar, karena Claudia dan Nico sama-sama anak tunggal, mereka dekat satu sama lain.


Lalu mendengar apa yang dikatakan Hanif, tiba-tiba saja Eros merinding. Kalau ingat Nico yang kejam itu, saat masih jadi preman sekolah pun Eros tetap takut padanya.


Entah apa yang akan terjadi, kalau Nico tahu Eros sedang mengorek informasi soal Reiki, yang notabene masih kerabatnya.


“Gw bakalan ceritain semuanya, tapi lo mesti janji kalo bang Nico ga boleh tau soal ini” seru Eros.


Tidak ada pilihan lain bagi Hanif, iya harus setuju karena sudah keburu kecemplung, jadi lebih baik basah sekalian.


Disisi lain Hanif yang mendengarnya ngeri sendiri, walaupun ia bekerja untuk membantu banyak perusahaan, tapi skala mereka lebih jauh dan masih ada hubungannya dengan uang.


Namun yang terjadi pada sepupu sahabatnya itu lebih gila, karena cinta seseorang yang terkenal punya tabiat baik, bisa berubah menjadi penjahat.


Apalagi setelah Hanif berhasil menyalin semua data, yang berhubungan dengan Reiki, ia tahu benar kalau pria yang tengah ia selidiki itu, bukan orang sembarangan.


Dengan kedudukan yang tinggi, targetnya itu memang bisa merubah kehidupan banyak orang. Tapi yang di bingungkannya kenapa Reiki sampai tega menghabisi perusahaan orang lain, cuman karena ingin memanfaatkan orang itu agar bisa memata-matai Claudia.


“Jadi secara gak sengaja sahabatnya Claudia, Icha yang dari dulu lu taksir itu denger semua percakapan Reiki sama si Syakila. Karena itu lu jadi memutuskan untuk bantu, supaya Icha gak sedih lagi gitukan inti dari alasen lu, ikut campur masalah ini?”


Eros mengangguk, memang semua yang dilakukannya demi Icha. Lalu dalam mencari informasi soal Reiki, ia juga jadi semakin banyak belajar.


Mencintai seseorang itu boleh, tapi tak boleh lebih dari mencintai sang pencipta. Jika itu terjadi padanya dan Icha, mau tak mau Eros cuma bisa berdoa minta yang terbaik.

__ADS_1


“Haaaaaah….untung gw sama Ayu gak ribet kaya lu pada, Nico juga sama aja kaya si Reiki, bucin” Hanif menyeruput frapucinonya yang hampir habis, dia pusing. Entah dikutuk atau apa, lelaki di sekelilingnya semua jadi budak cinta.


Bukan Eros namanya kalau tidak tahu masalah kebucinan Nico, saat ini gadis yang di sukai oleh Nico bahkan baru mau masuk SMA.


“Emang dia masih nungguin Nura?”


“Jangan tanya, sampe kiamat juga kayanya bakal stuck aja disitu” Hanif meradang, ia sudah sering menyodorkan perempuan lain pada sahabatnya itu, tapi berakhir dengan di teplak oleh Nico.


Hanif lalu membuka folder yang berisi dengan laporan keuangan, hingga rencana yang ada kaitannya dengan Syakila. Ia menyodorkan laptopnya pada Eros.


“Nah lu liat deh tuh, dari 100% data yang gw janjiin itu baru 80%nya. Tapi menurut gw udah cukup sih buat ngebongkar semuanya”


Eros mulai membuka file satu persatu, ia tercengang melihat isinya. Ini gila Reiki sudah seperti psikopat, rencananya sungguh tertata dengan baik.


“Gila, ini bener si Reiki yang ngelakuin”


Iya, Reiki memang gila. Dia membuat beberapa perusahaan bangkrut hanya dalam waktu setengah tahun.


Tujuannya disitu adalah menggerakan perusahaan-perusahaan tersebut untuk membuat tender palsu. Targetnya? Perusahaan Aksa, tentu saja. Belum lagi perjanjian aneh yang menyatakan bahwa jika ingin dibantu, mereka harus menuruti semua perintah Reiki, dan juga menjaga ‘tunangannya’.


Mereka berdua langsung tau dengan perintah yang disebutkan, menjaga tunangan dalam hal ini konteksnya adalah menjauhkan Aksa dengan Claudia, dan tak lupa memata-matai gadis itu, seperti informasi yang sudah di dapatkan oleh Eros terlebih dahulu.


“Ya, dan dia gencar-gencarnya ngelakuin itu semua dari 8 bulan yang lalu”


Icha pernah bilang pada Eros, bahwa perubahan sikap Reiki mulai terasa sejak mereka mulai liburan tahun baru. Seingatnya waktu itu Claudia pingsan di rumahnya, jadi mereka batal latihan.


“Berarti dugaannya Icha bener selama ini, kalo 8 bulan lalu itu berarti gak lama setelah nyokap Claudia nikah lagi” Eros meyakini, bahwa Reiki menyaksikan sesuatu yang membuatnya tersadar kalau Claudia sama sekali tidak menyukainya, atau ia menyaksikan Aksa melakukan sesuatu pada Claudia.


Bisa jadi penyebab Reiki berubah, karena rasa cemburu yang tak tertahankan. Apalagi diantara lelaki lain yang dekat dengan Claudia, hanya Reiki yang menjaga sedemikian rupa.


Karena Reiki berperan paling besar di hidup Claudia, sehingga ada perasaan memiliki  yang sejak awal sudah salah. Melihat Reiki seperti itu, mengingatkannya dengan masa lalu.


“Orang yang namanya Aksa itu, kakak tirinya Claudia kan?”

__ADS_1


Eros mengangguk, disisi lain Hanif menghela nafas panjang seraya melipat kedua tangannya diatas meja.


“Gw punya rencana, tapi lu harus minta tolong sama Icha” seru Hanif, yang disambut oleh Eros dengan alis mengkerut.


__ADS_2