Menantu Terhebat

Menantu Terhebat
Chapter 64 : Andini Wisnu dan Herry Wijaya


__ADS_3

Berambut hitam panjang, wajah cantik bak boneka, berbadan sempurna bak seorang model, serta terlahir sebagai putri orang nomor satu di jakarta. Meskipun skillnya dalam mengatur bisnis berada dalam angka rata rata, berkat status keluarganya menjadikan Andini Wisnu sebagai sosok yang tak mudah dijangkau oleh sembarang orang. Namun hal ini tak berlaku bagi Herry wijaya yang dikenal sebagai anak dari keluarga nomor satu di berbagai kota dan menjadi yang ke dua di jakarta. Tanpa takut akan ditolak, dia berinisiatif mendekati Andini dengan penuh percaya diri.


Beruntungnya, rencana Herry Wijaya dalam mendekati Andini berjalan lancar tanpa hambatan. Wanita dari keluarga kaya, yang dikenal sulit di dapat, ternyata begitu mudah dirayu karena sebelumnya tak pernah ada yang berani mendekatinya.


Awalnya Herry hanya berniat memanfaatkan Andini demi perkembangan bisnisnya, namun setelah menjalin hubungan kerja selama beberapa tahun, keduanya malah terjerat oleh perasaan cinta yang begitu tulus. Mereka tak tahu kapan perasaan itu muncul, yang jelas karena sudah terbiasa, keduanya jadi tak bisa hidup berjauhan terlalu lama. Tak bisa berhenti berbagi kabar setiap menitnya, dan tak bisa tidak bertemu terlalu lama.


Awalnya hubungan itu terasa harmonis, hingga suatu ketika kedua pasangan itu mendapati sebuah kabar mengejutkan dari tuan Adi Wijaya, ayah dari Herry Wijaya. Kabar itu menyiratkan bahwa, Adi Wijaya tak akan memberikan satupun hak waris kepada Herry Wijaya, sebelum dia membuktikan bahwa dia pantas menyandang sebagai pewarisnya. Meski memiliki nama belakang sama, Herry ditekan untuk menjadi sempurna dalam hal berbisnis. Semua karena dia tak memiliki ikatan darah dengan Adi Wijaya. Dan hanya merupakan anak pertama dari pernikahan sebelumnya istri Adi Wijaya. Dia pun terpaksa menawarkan posisi pewaris kepada Herry, karena penyakit yang diderita Adi Wijaya sudah membuatnya tak bisa memiliki keturunan lagi.


Dengan maksud mendidik Herry Wijaya menjadi pewaris yang kompeten dan membuktikan kelayakannya dihadapan keluarga besar Wijaya, Adi Wijaya meminta Herry belajar di luar negeri sembari mengembangkan bisnis yang dipercayakan ayahnya di sana.


Dua sejoli yang sudah terlalu terikat satu sama lain, merasa berat akan permintaan tersebut. Namun karena satu satunya jembatan untuk mendapat pengakuan dari kepala keluarga Wisnu ialah menjadi pewaris Wijaya Enterprize, Herry memaksakan diri untuk pergi. Dan meminta Andini untuk menunggu dan terus mengabari via ponsel.


Sayangnya tak lama setelah keduanya berpisah, Andini menjatuhkan ponselnya, sementara dia melupakan nomor ponsel Herry Wijaya, yang mngakibatkan keduanya hilang kontak selama beberapa hari.


Dalam keadaan bingung karena nomor Herry tersimpan di ponsel tersebut, Andini hanya bisa menunggu kabar dari Herry. Sayangnya tak ada satupun panggilan telepon yang terdengar hingga berhari hari lamanya.


Dalam keadaan rindu yang teramat berat, Andini dipaksa ayahnya agar segera menikah jika tetap ingin dijadikan seorang pewaris keluarga Wisnu. Entah apa yang tuan Wisnu pikirkan, yang jelas karena tekanannya Andini terpaksa menikah dengan bantuan agen pencarian jodoh yang kebetulan berpapasan dengannya. Atau itulah yang Andini pikirkan, hingga bisa bertemu dengan Hansen.


Andini berencana membuat perjanjian palsu dengan Hansen dan membuatnya berpura pura layaknya keluarga berada, sayangnya di pesta pernikahan ada tamu yang mengenali siapa Hansen. Dia diketahui sebagai putra seorang kuli bangunan yang tak memiliki latar belakang keluarga kaya.


Sontak Andini terkejut karena berpikir bahwa ayahnya akan membatalkan pernikahan tersebut. Anehnya dia malah mendapati kabar bahwa ayahnya tak memusingkan hal tersebut. Andini memang sempat curiga dan ingin tahu alasan ayahnya, namun perlahan mundur karena takut ayahnya berubah pikiran. Padahal nyatanya, tak peduli apapun dan bagaimanapun Andini bersikap, pernikahan itu akan tetap dilanjutkan. Semua karena sejak awal Mr.W yang merupakan inisial lin kepala keluarga Wisnu lah yang mengatur pernikahan tersebut agar bisa terjadi sesuai kehendaknya. Dialah yang mengirim biro jodoh, dan menarik Hansen untuk dijadikan menantunya. Semua karena dia mengetahui bahwa Hansen bukanlah orang biasa yang tak memiliki latar belakang kuat.


Setelah pernikahan selesai, Herry memanggil Andini. Dia meminta maaf karena menghilang tanpa kabar begitu lama. Dan menceritakan bahwa tutornya disana menahan semua barang barangnya termasuk ponsel yang berisi nomor Andini. Dia juga ditekan agar tak pernah menghubungi orang lain tanpa sepengetahuan tutornya dan harus menurut hingga waktu pelatihan pewaris selesai.


Dan alasan mengapa dia sekarang bisa menelepon Andini ialah karena nekad merebut ponsel milik tutornya saat melihat kabar Andini menikahi seorang pria tak dikenal di televisi.

__ADS_1


"Kenapa kau menghianatiku, Andini!?" terdengar suara tangis sekaligus amarah dari kata katanya. sayangnya saat dia baru menanyakan hal tersebut, seketika ponsel Andini direbut Mr W dan ditutup secara sepihak. Menjadikan Herry begitu merasa dihianati. Perasaan cintanya pun perlahan berubah menjadi rasa benci, namun belum cukup dalam karena masih ada perasaan berharap bahwa Andini hanya dipaksa oleh ayahnya dan tak akan mungkin melakukan hubungan dengan pria tak jelas seperti Hansen. Sebelum dia selesai mengembangkan bisnisnya, Herry Wijaya pergi diam diam menuju indonesia dan berniat mengunjungi rumah keluarga Wisnu.


Sayangnya dia dihadang oleh orang orang Mr W yang nampaknya sudah mengawasi Herry secara diam diam. Dalam rasa haus akan penjelasan Andini, Herry dipaksa pergi orang orang Mr W hingga dihadapkan oleh mr W yang tak menggunakan seragam militernya.


"Jangan berani mendekati putriku lagi!"


"Dia sudah menjadi milik orang lain, dan jika kau terus bersi keras .... ," Mr W menyuruh bawahannya memukuli Herry hingga terkapar dan mengirimnya kembali ke keluarga Wijaya. Tentunya Adi Wijaya tak dapat menerima perlakuan tersebut, dan berniat untuk membalas Mr W.


Sayangnya belum sempat dia meminta penjelasan, Mr W sudah muncul duluan dan memperingatinya.


Dengan seragam lengkap seorang jenderal besar sekaligus memamerkan status sebagai pemegang lencana Holder peringkat pertama.


"Sebagai sesama Holder, aku mungkin tak bisa membunuhmu disini, tapi tidak bagi keluargamu, bukan begitu, jenderal!?" Mr W menatap Adi Wijaya dengan tatapan kesal, begitupun sebaliknya. Keduanya nampak memiliki dendam satu sama lain hingga enggan akrab satu sama lain. "Jauhi putriku jika kau masih sayang akan nyawa putramu!"


"Baguslah kalau gitu!"


"Aku tak pernah ingin keluargaku terikat dengan seorang pencatut uang negara, sepertimu!" Mr W melangkah pergi setelah mengucapkan hal hal yang ingin dia ucapkan. Sementara Adi Wijaya mengamuk hingga memutuskan untuk meningkatkan pengawasan Herry dan berniat mengirimkannya kembali ke luar negri.


Sayangnya di tengah perjalanan, Herry Wijaya memaksa kabur menuju apartement yang dikabarkan telah disewa oleh Andini. Dan di mendapatkan alamat tersebut melalui campur tangan Mr W yang bertindak dari bayangan. Dia sengaja menyelipkan nomor kamar dan alamat apartemen itu ke dalam saku baju Herry sebelum mengirimkannya kembali ke rumah keluarga Wijaya. Dengan maksud agar membuatnya tahu bahwa mereka berbagi kamar yang sama.


Dengan niat untuk mencari penjelasan Andini, Herry datang ke apartement Andini. Sayangnya dia malah menemukan kesalah pahaman lain yang terjadi tanpa disengaja dan tanpa campur tangan langaung Mr W. Dia mendapati Hansen dan Andini sedang melakukan hubungan suami istri dalam keadaan pintu yang sedikit terbuka. Herry tak pernah tahu kalau Andini sedang dalam pengaruh obat yang diberikan oleh kolega sekaligus teman masa kecilnya. Sementara Hansen ada disana karena habis menyelamatkannya dan membawanya pulang. Namun turut terbawa napsu karena sudah menyimpan rasa kepada Andini. Sementara perasaan itu tumbuh karena dia terbiasa menghabiskan waktu bersamanya.


Ceklak!!! Herry menutup pintu itu rapat rapat dengan hati yang terluka. Lalu perlahan pergi untuk melanjutkan pengembangan bisnis di luar negrinya. Dengan perasaan cinta yang berubah menjadi dendam, Herry pergi dan berkata, "Aku harus sukses disana dan akan kubuat kau merasakan rasa sakit ini, Andini!"


Herry yang merupakan pria baik baik, karena sebuah perasaan terluka perlahan menjadi Herry yang nakal dan tak mempedulikan hati wanita. Meski begitu, dia tak pernah menyampingkan pengembangan bisnisnya, karena itu merupakan satu satunya kartu untuk menggaet Andini suatu hari nanti. Dan benar saja, caranya berhasil karena memang Andini masih memiliki cinta yng dalam terhadapnya. Sayangnya Herry yang sudah dibutakan oleh balas dendam, tak bisa merasakan perasaan tulus tersebut.

__ADS_1


"Apa kau baik baik saja disana, sayang?" Andini menelepon herry di kamarnya, tanpa merasa tersinggung atau terluka terhadap apa yang dia lihat sebelumnya. Dia tak mengambil pusing akan tindakan Hansen, karena sudah lama berpikir untuk menceraikan Hansen dan kembali ke kekasih lamanya. Jika saja Hansen tak membawanya ke Shelter, Andini pasti sudah hancur karena telah dibuat menunggu kehadiran Herry di rencana kencan terakhir mereka. Di saat itu, Herry benar benar menjadi kesal karena ternyata Andini tak hadir di tempat itu dan malah dia lah yang akhirnya menunggu. Sementara hari ini adalah kali pertama setelah beberapa hari Herry kehilangan kontak dengan Andini yang ponselnya dirampas sejak baru menetap di Shelter.


"Kemana saja kamu pergi?"


"Kenapa tak pernah menelepon sejak hari itu?"


"Kamu juga tak datang kesini kan?" Herry tahu betul akan apa yang dia tanyakan mengenai hadir tidaknya Andini, semua karena pelayan di restoran yang dia pesan menjelaskan bahwa pelanggan atas nama Andini, belum hadir sama sekali, yang akhirnya menjadikan Herry terpaksa menunggu hingga restoran tutup.


"Aku tak tahu jelasnya dimana aku sekarang, tapi ponselku dirampas sebelumnya dan ada panggilan bisnis karena Zaskia pergi dari perusahaan saat hari itu jadi aku gak sempet kasih kabar deh ... ," Andini menjelaskan dengan sangat rinci, namun Herry tak mempercayai hal tersebut. Terlebih saat Andini menjelaskan bahwa dia dipaksa pergi dan menginap di tempat khusus oleh suaminya sendiri.


"Oh...," jawaban Herry menjelaskan pemikirannya, Andini yang merasakan hal janggal akan sikap Herry pun mulai bingung dan berkata, "Kenapa yang?"


"Apa kamu masih marah?"


"Jangan khawatir, aku akan kembali beberapa hari lagi kok!" Andini mencoba menenangkan Herry yang dia pikir sedang marah karena dia menghilang begitu lama. Tentunya Herry yang sudah berniat untuk menghancurkan hati Andini segera menahan diri dan berusaha untuk mempercepat janji pertemuan mereka. Sayangnya Andini tak bisa menjawab, semua karena saat ini Mr W lah yang menentukan nasibnya. Terlebih urusan rumit yang melibatkan tero**_ris menjadikan Andini khawatir akan melibatkan Herry ke dalam bahaya.


"Jadi kau tak tahu pasti kapan bisa bertemu ya?"


"Aku mengerti, hubungi saja aku lagi kalau kau sudah siap bertemu!" Herry menutup ponselnya karena kesal. Dia berpikir bahwa Andini benar benar telah melupakannya dan caranya membalas dendam sudah tidaklah efektif lagi. Hingga akhirnya mendengar angin segar saat Andini mengirimkan pesan suara yang berkata, "Aku akan bercerai dengan Hansen tak lama lagi, dia ketahuan tidur dengan Zaskia. Meski sayang karena aku harus kehilangan sekertaris hebat seperti Zaskia, namun aku merasa senang karena berkat dia aku jadi ada alasan untuk berpisah!"


"Benarkah itu!?"


"Kapan?" Herry yang mengharapkan agar Andini menempel kembali kepadanya pun segera bersemangat dan kembali menelepon Andini. Awalnya dia hanya ingin berniat membalas sakit hati dengan telat datang di janji kencan, sembari membawa gadis lain saat sudah puas membuat Andini menunggu. Namun sejak berpikir bahwa Andini belum benar benar tertarik padanya, Herry pun merubah rencananya menjadi hancurkan pernikahan Andini, lalu tinggalkan dia saat sudah terlalu menempel padanya.


"Secepatnya!" jawab Andink dengan senang.

__ADS_1


__ADS_2