Mencintai Seorang Bodyguard

Mencintai Seorang Bodyguard
6. Ken dan Arya


__ADS_3

Flashback Masa SMA Ken!


Di sebuah hotel ternama di kota tempat Ken di sekolahkan. Ken datang ke hotel itu untuk memenuhi undangan salah seorang teman wanitanya bernama Zelinda. Seorang gadis berbadan mungil, berambut hitam sebahu dengan gigi kelinci yang begitu mengemaskan. Malam itu adalah acara ulang tahun Zelinda yang ke-17 tahun.


Kehadiran Ken disambut dengan senyum manis para gadis yang berada di pesta itu. Bagaimana tidak? Ken termasuk siswa cerdas dan berprestasi di sekolahnya. Ditambah dengan ketampanan dan juga sikap ramahnya membuat semua wanita mengidam-idamkannya.


Melihat Ken datang, Zelinda pun langsung berjalan menghampiri pria itu. Ia tersenyum seraya mengucapkan terimakasih atas waktu yang telah Ken luangkan untuk menghadiri pesta ulang tahunnya.


Ken menyerahkan kado yang ia bawa untuk Zelinda. Zelinda menerima kado itu lalu meletakkannya di meja yang berbeda dari kado-kado lainnya.


Tamu terus berdatangan, sampai tibalah saatnya acara akan segera dimulai. Namun, saat acara itu 5 menit lagi dimulai. Zelinda menghilang entah kemana. Keluarga dan sahabatnya pun mulai mencari dan menanyakan keberadaan Zelinda.


Ken adalah orang pertama yang ditanya, karena Ken lah orang terakhir yang bertemu dan juga berbicara dengan Zelinda.


Ken menceritakan dan menjelaskan semuanya. Dia sendiri tidak tau dimana Zelinda berada sekarang. Acara ulang tahun itupun tidak dapat dimulai karena yang ulang tahun pergi entah kemana.


Para tamu undangan kini sibuk mencari keberadaan Zelinda. Mereka mencari Zelinda di setiap kamar dan juga disetiap lantai hotel.


Sayangnya, Zelinda tidak ditemukan di sana. Mommy dan Daddy Zelinda pun memutuskan untuk membubarkan acara dan langsung pulang untuk mencari Zelinda di rumah mereka.


Sesampainya di rumah. Mereka semua langsung naik ke lantai atas, lantai dimana kamar Zelinda terletak. Hasilnya pun sama, Zelinda tidak ada di kamarnya ataupun di ruang lain di rumahnya.


Daddy Zelinda akhirnya melaporkan kasus ini pada polisi, dan polisi langsung berbaur untuk mencari keberadaan Zelinda.


Tidak terasa, satu minggu keluarga dan juga sahabat Zelinda mencari keberadaan dan juga kabar tentang gadis itu. Zelinda menghilang tanpa jejak, ia bahkan meninggalkan begitu banyak luka dan tanda tanya di hati keluarganya.


Di hari yang sama. Di apartemen yang dihuni oleh Ken dan juga Juan. Seorang gadis berpenampilan lusuh mengetuk-ngetuk pintu apartemen milik Ken.


Ken yang sedang mengerjakan tugasnya pun meminta Juan untuk membuka pintu. Juan mengalah, dan langsung menyeret kakinya mendekati pintu.

__ADS_1


"Kak Ken!" teriak Juan saat menyadarinya siapa wanita yang berdiri di depan pintu itu.


Ken pun bangun, dan langsung menghampiri Juan. Ia menatap Juan dan wanita yang masih setia berdiri di depan pintu apartemennya.


"Zelin, kau kemana saja? Ayo, masuklah," ucap Ken mengajak Zelinda masuk ke dalam apartemennya.


Zelinda menolak untuk masuk, ia menyerahkan sepucuk surat pada Ken. Zelinda meminta tolong pada Ken agar Ken memberikan surat itu pada Mommy dan juga Daddy-nya.


"Zelin, sebaiknya kau pulang, semua orang mencari keberadaanmu," ucap Ken memberi saran.


Zelinda terdiam sejenak, ia pun kembali meminta surat itu dari Ken. Dan memutuskan untuk pulang.


Sebelum kepulangannya, Zelinda menyatakan semua perasaan yang selama ini ia pendam pada Ken. Dan ia juga menceritakan semua yang telah terjadi padanya.


Zelinda mengaku seorang pria bernama Arya telah menculik dan membawanya kabur dari pesta. Arya mengancam akan membunuh Zelinda jika Zelinda tidak menurut padanya.


Zelinda yang masih kecil dan polos harus mengikhlaskan mahkotanya direbut oleh lelaki berengshek yang tak lain adalah Arya, pria yang sama sekali tidak pernah Zelinda bayangkan sebelumnya.


Usai bercerita pada Ken. Zelinda langsung pamit untuk kembali ke keluarganya yang sudah menanti kepulangannya.


Mommy dan Daddy-nya menyambut kedatangannya dengan syukur yang tiada henti. Belum genap sehari, keluarga Zelinda kembali dilanda kesedihan yang tiada duanya. Zelinda ditemukan sudah tidak bernyawa lagi di dalam kamarnya. Gadis itu memotong tangannya dengan kapak yang begitu tajam, sampai darahnya berceceran di mana-mana.


☆☆☆☆☆☆


Satu bulan setelah kepergian Zelinda. Ken menemukan sedikit petunjuk tentang Arya, laki-laki yang telah menghancurkan hidup Zelinda. Tidak ada satu orang pun yang mengetahui tentang ini kecuali Ken. Bahkan keluarga, dan juga sahabat-sahabat Zelinda tidak mengetahuinya.


Karena bukti yang Ken temukan tidak banyak dan juga tidak kuat, membuat Ken menyimpan semua hal ini dari semua orang.


Setelah kelulusannya, Ken memutuskan untuk pulang dan melanjutkan kuliahnya di kota yang berbeda. Di kota itulah ia bertemu seorang pria yang mengaku dirinya adalah Arya.

__ADS_1


Awalnya Ken tidak percaya, mana mungkin Arya akan mengaku padanya dan apa untungnya juga bagi diri Arya jika dia mengaku pada Ken, pikir Ken saat itu.


Waktu terus berjalan. Ken lulus dari kuliahnya dan langsung mengabdikan dirinya untuk menjadi asisten pribadi Tuan Aldyan Pranata Yoga, yang masih ada hubungan keluarga dengannya.


Diawal-awal tahun Ken bergabung, begitu banyak yang berubah dari diri Ken. Sikap ramah dan juga senyumnya mulai memudar, terutama saat kepergian tuan Pranata.


Di tahun-tahun berikutnya, Arya kembali bermunculan di sekitar Ken. Dan tidak ada yang tau, apa maksud dan tujuan dari pria itu.


Saat mengetahui Ken dijodohkan dengan salah seorang dokter di rumah sakit milik keluarganya. Arya pun langsung bertekad dan menyusun rencana untuk merebut atau membunuh Keisha, wanita yang dijodohkan dengan Ken.


Begitu banyak rencana yang sudah Arya susun, namun semuanya tidak didukung oleh situasi dan kondisi. Sampai akhirnya, Arya terpikir dengan satu cara yang tidak berbelit dan juga membutuhkan waktu lama. Menabrak dan menembak Keisha adalah rencana terakhir yang Arya sudah rancang dan siapkan dengan matang-matang.


Karena rasa benci yang begitu mendalam dan mendarah daging pada Ken. Membuat dirinya tidak terima ketika mendengar Ken dan Keisha akan segera melaksanakan pernikahan mereka.


Flashbacks off


Ken menatap ke arah kuburan Arya. Pria itu meninggal dunia karena tidak kuat menahan rasa sakit di seluruh tubuhnya yang terbakar hangus.


Setelah kepergian Arya Wiranata, barulah semuanya terungkap. Apa alasan Arya sampai membenci Ken dan juga orang-orang di sekitar Ken.


Arya adalah putra tunggal dari keluarga Wiranata. Ayahnya tuan Wiranata adalah pria yang sangat mencintai Mama Ken yang sudah bersuami. Bahkan tuan Wiranata tidak pernah mencintai istrinya, wanita yang melahirkan dan membesarkan Arya.


Di usia Arya yang baru genap 10 tahun. Sang Ibu sudah menanam bibit kebencian pada hati Arya. Ia mengarang cerita, yang dimana, cerita itu menyalahkan Mama Ken dan juga Ken.


Ditambah lagi dengan fakta tentang Zelinda, gadis yang Arya cintai selama ini ternyata mencintai dan memendam rasa yang besar pada Ken, orang yang paling Arya benci.


Sejak itulah, Arya bersumpah pada dirinya sendiri untuk merebut dan merusak semua kebahagiaan milik Ken. Namun semua itu malah berakhir dengan kematian yang tidak pernah Arya bayangankan sebelumnya.


Gila bukan si Arya?

__ADS_1


__ADS_2