Menjadi Istri Kedua Calon Mertuaku

Menjadi Istri Kedua Calon Mertuaku
Kecelakaan


__ADS_3

Heppy Reading ...


Setelah tiba di kota yang sangat indah, Kenan dan Miranda langsung beristirahat di villa mereka hanya berdua saja.


Kenan tersenyum simpul melihat undangan yang di berikan rekan bisnisnya lewat WhatsApp.


"Sepertinya dia harus di berikan belajar," gumam Kenan sambil berjalan naik ke atas tempat tidur.


Miranda menatap heran melihat sang suami berbicara sendiri, sehingga dia langsung bertanya agar tidak penasaran.


"Ada masalah?" tanya Miranda sambil menatap wajah sang suami.


Kenan menggelengkan kepala dan memperlihatkan undangan dari rekan bisnisnya. Miranda pun tersenyum simpul dan membisikkan sesuatu pada sang suami.


"Aku setuju," ucap Kenan dan Miranda tersenyum bahagia.


'Ini adalah kesempatanku agar gadis itu tambah di benci Kenan,' batin Miranda licik.


Miranda menyusun rencana agar semua berjalan lancar saat kembali ke kotanya lagi, dan bertemu dengan sang madu.


*


*


*


Bella sudah bersiap-siap untuk berangkat ke pasar membeli perlengkapan para pelayan, dan dia sudah meminta izin kepada Kenan melalui pesan singkatnya tadi. Padahal, gadis itu ingin berjalan-jalan di taman setelah itu baru ke pasar.


'Semoga anak buah om Kenan tidak mencurigai aku ke taman, karena aku bosan di rumah terus-menerus,' batin Bella.


Gadis itu berjalan menuju luar sambil membawa dua tas belanjaan, dan langsung naik ke atas motor miliknya yang sudah lama terparkir sejak pernikahannya dan Kenan berlangsung. Sebab, pria itu tidak akan membiarkannya pergi ke mana pun.


Gadis itu tersenyum sambil mengendari motor miliknya dengan perlahan, menikmati hembusan angin yang berhembus kencang menembus kulitnya.


"Andai saja aku bisa terbebas seperti ini setiap harinya. Mungkin tidak akan ada jenuh dan bosan," ucap Bella dengan sangat bergembira.


Bella menghentikan laju motornya di taman dan berjalan menuju bangku yang banyak sekali kenangan bersama Adam.


Air matanya mengalir begitu saja tanpa izin darinya, dan dia langsung duduk sambil mengingat kembali masa-masa indah mereka berdua.


"Dam, aku ada di sini. Apa kamu juga ada di sini?" tanya Bella sambil menatap langit.

__ADS_1


Gadis itu ingat sekali saat pertama kalinya mereka menyatakan cinta satu sama lainnya, dan berpacaran di taman tersebut yang menjadi saksi bisu kejadian itu.


Seorang gadis berkulit putih, berambut panjang, memakai baju pendek dan celana pendek. Berjalan mendekati Bella yang tengah menangis.


"Bella!"


Bella langsung menoleh dan melihat wanita yang memanggilnya, sontak dia langsung membuka mulut lebar-lebar.


"Bella!" gadis itu menangis tersedu-sedu sambil memeluk Bella sang sahabat baik, yang sudah enam bulan belakangan ini tidak bertemu atau bertukar kabar.


Sebab, Bella sudah berganti kartu karena hal itu adalah kemauan Kenan agar dia sama sekali tidak bisa menghubungi temannya.


"Bella, elo ke mana aja sih? Gue udah cari elo tau," ucap Zaskia kesal.


Pasalnya dia sudah berulangkali mendatangi rumah Kenan dan tidak di perbolehkan masuk, oleh sang pemilik rumah. Bahkan, Kenan berkata kalau Bella sudah tidak tinggal di sana lagi.


"Kia, kalau boleh gue jujur ... " Bella tidak meneruskan ucapannya karena dia masih ragu-ragu, menceritakan masalah hidupnya pada sang sahabat.


"Bella, katakan saja aku akan menjaga rahasia mu," ucap Zaskia dengan sangat lembut.


Bella menangis tersedu-sedu sambil memeluk sang sahabat, kemudian menceritakan semuanya yang terjadi padanya.


Zaskia sangat tidak percaya kalau Kenan melakukan hal itu, karena dia mengenal orang tua Adam dengan baik.


"Iya, gue juga berpikir kayak gitu Kia. Tapi, gak ada yang bisa gue lakuin saat ini," jawab Bella dengan sangat lembut.


Zaskia memikirkan bagaimana caranya agar dia bisa membantu sang sahabat, karena dia tidak sanggup mendengar penderitaan Bella.


"Sini gue bisikan sesuatu," ucap Zaskia sambil tersenyum.


Zaskia langsung membisikan sesuatu di telinga Bella dan gadis itu tersenyum, dan memeluk sang sahabat baiknya.


"Terimakasih banyak Kia, elo emang sahabt terbaik gue." Bella menangis tersedu-sedu dengan sangat haru, mendapatkan solusi dari Zaskia.


Gadis itu pun ingat kalau dia harus ke pasar, karena kalau dia terlambat pulang maka anak buah Kenan akan mengadu pada sang suami.


"Kia, gue balik dulu. Ya? Kalau lama gue pulang semua anak buah suami gue pasti gadu," ucap Bella dengan panik karena dia sudah terlambat.


"Kayaknya suami elo cemburu deh," ucap Zaskia sambil menggoda Bella.


Gadis itu mengele napas dalam-dalam, karena sebelumnya sudah mengatakan kalau sang suami memperlakukannya seperti apa.

__ADS_1


"Elo jangan gitu deh, entar gue semakin sedih," ucap Bella dengan mata berkaca-kaca.


"Maaf. Buruan sana elo pulang," ledek Zaskia.


Bella bergegas pergi dari sana sambil sambil melambaikan tangannya ke arah Zaskia dan sang sahabat membalasnya.


Bella buru-buru naik ke atas motor dan melajukan motornya dengan sangat kencang, tanpa memikirkan keselamatannya.


"Habislah aku, pasti mereka sudah mengadu," ucap Bella dengan cemas.


Benar saja, panggilan masuk dari Kenan membuatnya panik dan semakin melajukan motornya dengan kecepatan tinggi. Sehingga dia tidak melihat adanya truk melintas dan menabraknya.


"Aakkhh!!" teriak Bella.


Bruk!


Kecelakaan itu tidak bisa terlewatkan oleh Bella. Gadis itu terpental sangat jauh menabrak trotoar dan berlumuran darah. Namun, dia masih sadar dan menjawab panggilan masuk dari Kenan.


Kenan mendengar suara orang ramai dari dalam ponsel Bella, sehingga dia cemas dan berulang kali memangil sang istri. Namun, sama sekali tidak ada jawabannya.


Kenan: Bella, kamu di mana?


Kenan tidak mendapatkan jawaban dari pertanyaan. Namun, dia mendengar suara orang ramai membicarakan kecelakaan maut gadis yang tengah di khawatirkan.


Bella: Ayo! Bantu gadis ini!


Deg!


Kenan langsung menghubungi semua rekannya yang membawa berita terbaru tentang kecelakaan, dan dia mendapat bahwa sang istri tertabrak truk tangki BBM.


Dengan sangat cepat dia kembali ke kotanya dengan Jet pribadi miliknya agar segera sampai.


"Ya Tuhan, selamatkan Bella," gumam Kenan dengan cemas.


Walaupun dia berkata sangat membenci gadis itu. Namun, hatinya masih sangat menyayangi Bella seperti anaknya sendiri yang sudah sejak kecil di rawatnya.


Rasa menyesal kian menghampirinya, dan sampai melupakan Miranda yang masih ada di villa karena sangat mencemaskan keadaan Bella.


'Maafkan aku Bella, selama ini sudah membuatmu menderita dan tersiksa,' batin Kenan.


Pria itu sangat menyesali perbuatannya pada sang istri, dan dia berpikir mana mungkin Bella sanggup bertahan hidup dengan luka yang sangat parah.

__ADS_1


Jurnalis memberitahu kalau gadis yang di tabrak truk tangki BBM, mengalami luka yang cukup serius dan di pastikan gadis itu tidak selamat lagi. Hal itu membuat Kenan sangat menyesali perbuatannya.


Bersambung.


__ADS_2