
Bagaimana tidak bahagia? Kalau musuhnya akan segera berakhir, dan bukan hanya itu saja. Bella juga akan mengalami kekerasan yang luar bisa dari Kenan.
"Apa Nyonya yakin, kalau tuan akan marah besar padanya?" tanya Sari dengan ragu.
Sebab, dia melihat beberapa hari ini sikap Kenan sangat manis pada Bella dan pria itu tidak pernah menyiksa Bella lagi.
"Aku sudah menikah dengan Kenan selama, 21 tahun, yang benar saja tidak mengetahui sifatnya," ucap Miranda dengan sangat percaya diri.
Sari melanjutkan kembali pekerjaannya, karena dia juga akan membuat Kenan mempercayai Miranda jika misi mereka berhasil.
'Kau rasakan wanita busuk! Aku akan sangat senang rencana kami akan berhasil,' batin Sari licik.
Gadis itu tidak pernah menyukai Bella, dan lebih senang melihat sang musuh menderita dan tersiksa.
Padahal, Bella sama sekali tidak pernah membuat kesalahan apapun padanya dari duku sampai saat ini. Namun, Sari tetap saja masih dendam padanya.
.
.
.
Setelah tiba di hotel bintang lima, Zaskia langsung turun dan bergegas masuk ke dalam. Bagaimana dia tidak buru-buru saat mengetahui kalau ia dan Kendra ternyata menginap di hotel yang sama.
Setelah gadis itu masuk ke dalam kamar hotel, dia langsung menidurkan tubuh sambil membuka penutup wajah yang sejak tadi di gunakan.
"Astaga! Apa yang seberang terjadi? Kenapa kami bisa sama-sama seperti ini?" tanya Zaskia dengan bingung.
Niat hati ingin menenangkan pikirannya. Namun, malah menjadi semakin memikirkan tentang malam kelam yang membuat hidupnya hancur.
'Kenapa ini terjadi padaku, Tuhan?' batin Zaskia sambil berpikir.
Apa yang telah di perbuatannya sampai mendapatkan hukuman sebesar ini. Padahal, dia tidak pernah berbuat salah atau menyakiti hati orang.
__ADS_1
Saat tengah melamun, dia di kejutkan oleh suara ketukan pintu dan langsung bangun kemudian membukanya.
Betapa terkejutnya dia saat melihat pria yang ada di hadapannya saat ini.
"Jadi, kau sejak tadi!" seru Kendra saat melihat wajah Zaskia yang ada di hadapannya, dan dia langsung masuk ke dalam kemudian mengunci pintu kamar.
"Mau apa kau?!" tanya Zaskia dengan sangat kesal, melihat Kendra mengunci pintu kamarnya.
"Aku ini suamimu," jawab Kendra dengan sangat santai.
Bagaimana tidak santai, dia haru baik pada gadis itu sebab misinya bersama dengan Miranda tadi.
"Ck, kau hanya mengaku saja! Nyata kau tidak menganggap ku!" seru Zaskia.
Kendra kesal mendengar ucapan Zaskia, dan dia langsung menerkam gadis itu dengan ganas. Sebab, sudah menjadi istrinya tidak salah bukan meniduri istri sendiri?
Zaskia merasa sangat hancur di perlakukan kasar oleh Kendra. Setelah pertempuran mereka selesai, pria itu tertidur pulas dan Zaskia langsung bersiap-siap pergi dari sana.
Gadis itu mandi dan merapikan penampilannya sambil meneteskan air mata, yang sejak tadi terus mengalir deras.
Gadis itu langsung bergegas pergi dari sana sambil membawa koper miliknya, karena dia ingin mencari hotel lain agar liburannya berhasil.
Sedangkan Kendra, sama sekali tidak tahu kepergian Zaskia karena dia berpikir gadis itu akan selalu ada di sampainya. Nyatanya itu salah besar.
.
.
.
Zaskia masih saja menangis di dalam mobil yang akan membawanya menuju penginapan, yang sedikit jauh dari hotel bintang lima itu.
"Non, kenapa masih menangis?" tanya supir tersebut.
__ADS_1
Zaskia langsung diam dan menatap wajah pria itu kemudian dia menghembuskan nafas dalam-dalam.
"Tidak ada Pak, saya baik-baik saja!" jawab Zaskia dengan dusta, karena dia tidak ingin sampai ada yang tahu tentang masalah hidupnya.
"Kita sudah sampai," ucap supir tersebut.
Zaskia langsung membayar supir tersebut dan bergegas pergi menuju villa yang sudah di sewanya. Walaupun lebih tepatnya dia menggunakan uang Fajar.
Ya, tadi sebelum pergi dari hotel, Zaskia meminta ganti rugi karena ada pria yang membuatnya tidak nyaman bermalam di sana.
Flashback on ...
Resepsionis tersebut langsung mengecek CCTV dan benar saja, seorang pria masuk ke dalam kamarnya dan masih berada di dalam saat ini.
"Saya gak mau tahu Mbak, pokoknya uang saya harus kembali! Kalau tidak, saya akan laporkan hotel ini!" teriak Zaskia dengan air mata yang mengalir deras.
Hatinya masih saja sakit, saat Kendra menyentuhnya tanpa persetujuannya. Walaupun dia adalah istri pria itu.
"Baik Mbak, kami akan mengembalikan uang Mbak," ucap resepsionis tersebut.
Zaskia membuka mulut lebar-lebar saat melihat nominal uang yang di keluarkan oleh Fajar, hanya untuk sahabatnya yang menikah. Untungnya dia berbohong dan yang merasakan uang itu adalah dia.
"Terimakasih Mbak, besok-besok harus lebih teliti lagi menerima tamu gila seperti pria itu!" Zaskia bergegas pergi dari sana sambil membawa uang tunai.
Flashback off ...
Gadis itu tengah berjalan menyusuri setiap sudut villa, dan matanya melirik ke arah gadis yang sangat dia kenali.
"Astaga! Untuk apa dia ada di sini?" tanya Zaskia sambil terus memperhatikan gadis itu.
Zaskia membuka mulut lebar-lebar melihat gadis itu berpelukan dengan seorang pria tua, yang sebelumnya tidak pernah di kenalinya.
"Ya ampun, apa yang sudah mereka lakukan?!" tanya Zaskia dengan sangat histeris.
__ADS_1
Bersambung