Menjadi Istri Kedua Calon Mertuaku

Menjadi Istri Kedua Calon Mertuaku
Untuk Apa?


__ADS_3

Bella terus belajar berjalan, dan dia bisa menggerakkan kakinya dengan perlahan walaupun sangat sulit baginya.


"Om, Bella bisa berjalan!" ucap Bella dengan sangat bergembira, dan Hasrul tersenyum sambil memegang tangan gadis itu.


"Berjalan lagi dengan perlahan, ya!" ucap Hasrul dengan pada Bella dan gadis itu mengangguk kepalanya.


Bella melangkahkan kakinya kembali dengan perlahan, dan dia tersenyum penuh kemenangan karena bisa berjalan.


'Ya Tuhan, ternyata Bella masih bisa berjalan,' batin Bella girang.


Gadis itu semakin gembira dan terus berjalan dengan perlahan walaupun susah payah, tetap dia tidak lelah.


Zaskia semakin gelisah dan cemas memikirkan tentang Kenan, karena kakak iparnya itu baik padanya.


"Bagaimana ini? Apa aku melihatnya sekarang? Tapi, kalau aku pergi maka semua akan curiga padaku," ucap Zaskia dengan lirih.


Gadis itu bingung harus seperti apa, dan pada saat itu juga Tia datang dan mengejutkan.


"Astaga Tia!" teriak Zaskia, dan Tia tersenyum sambil tertawa melihat sang sahabat terkejut.


Sedangkan Bella tidak memperdulikan hal itu, karena dia fokus dengan berjalan karena bisa masih bisa berjalan.


"Kamu mikirin apa sih?" tanya Tia, karena terlihat jelas dari raut wajah Zaskia kalau gadis itu tengah mencemaskan sesuatu.


"Tidak," jawab Zaskia dengan dusta, karena dia tidak mau sampai ada yang tahu tentang masalahnya.


Tia tidak percaya karena dia melihat wajah Zaskia menunjuk wajah kebohongan, dan dia langsung memegang pundak sang sahabat.


"Zas, kamu bilang aja sama aku ada masalah apa?" ucap Tia dengan sangat lembut.


Zaskia berpikir kalau Tia akan merahasiakan hal ini dari siapapun, sehingga dia bercerita pada gadis itu.

__ADS_1


Tia terkejut mendengar hal itu, dan dia tidak akan bisa menyimpan rahasia sebesar itu dan akan memberitahu Bella nanti.


"Sekarang pergilah, kakak ipar mu sedang sakit," ucap Tia, dan dia akan menggantikan pekerjaan Zaskia selama gadis itu pergi.


"Terimakasih banyak Tia," ucap Zaskia dengan sangat bergembira.


"Sama-sama," jawab Tia dengan sangat lembut.


Zaskia memberikan handuk kimono milik Bella pada Tia, dan dia bergegas pergi dari sana.


Setelah kepergian Zaskia, Tia terdiam sambil memikirkan bagaimana caranya menceritakan kalau Kenan koma.


"Biasanya, kalau orang yang sudah koma maka dia tidak akan hidup lagi," ucap Tia sambil membayangkan Kenan meninggal.


Entah apa yang di pikirkan gadis itu, sehingga dia membayangkan Kenan meninggal dan dia bergidik negri.


"Astaga! Bagaimana jika dia datang menghantui aku?" ucap Tia sambil mengusap kasar wajahnya.


Gadis itu semakin takut saat memiliki tentang Kenan, sehingga berlari menuju kolam. Niat hati ingin duduk di bibir ranjang karena takut. Namun, dia terpeleset dan jatuh ke dalam kolam.


Hasrul terkejut dan langsung mencari tubuh Tia, dan membawanya naik ke atas kemudian memberikan handuk miliknya pada gadis itu.


"Kamu tidak apa-apa?" tanya Hasrul dengan sangat lembut.


Bella hanya diam, karena dia tidak bisa berjalan dan menghampiri sang sahabat.


"Baik Om, saya tidak apa-apa," jawab Tia dengan sangat lembut.


Gadis itu sangat terkejut karena dirinya terjatuh, karena dia sama sekali tidak bisa berenang. Walaupun kolam itu tidak terlalu dalam.


'Sepertinya ini karma, karena sudah memikirkan tuan Kenan mati,' batin Tia.

__ADS_1


Gadis itu bangun dan berjalan masuk ke dalam, karena dia ingin segera berganti baju dan kembali melihat Bella berjalan.


.


.


.


Zaskia baru saja tiba di rumah sakit, dan dia berjalan ruangan Kenan, sesampainya dia di depan pintu kamar Kenan, ia langsung masuk ke dalam.


Kendra terkejut melihat Zaskia ada di hadapannya, karena dia tidak memberitahu gadis itu di mana sang kakak di rawat.


"Zaskia," ucap Kendra.


Zaskia tersenyum kemudian menghampiri Kendra, dan melihat Kenan terbaring lema dengan perban yang memenuhi seluruh tubuh pria itu. Bahkan, juga banyaknya luka di wajah sang konglomerat tersebut.


"Kak Kenan," ucap Zaskia dengan lirih.


Gadis itu menghampiri Kenan dan langsung memotret sang kakak ipar, membuat Kendra terkejut dan langsung menghampiri istrinya.


"Untuk apa foto Kak Ken?" tanya Kendra dengan sangat penasaran.


Zaskia menundukkan wajahnya, karena dia ingin memperlihatkan Poto Kenan pada Bella, agar gadis itu melihat keadaan suami yang sedang berjuang hidup dan mati.


"Untuk Bella, karena aku ingin dia melihat Kak Ken," jawab Zaskia dengan lirih.


Kendra terdiam, karena dia juga berpikir seperti itu. Sebab, sekarang Kenan hanya memiliki satu istri yaitu Bella yang pantas melihat Kenan.


"Tapi, apa dia masih mau menerima Kak Ken? Setelah semua perlakuan buruknya?" tanya Kendra.


Karena dia berpikir Bella tidak akan memaafkan Kenan, karena pria itu hampir saja membunuh gadis itu.

__ADS_1


"Entah, yang pasti aku akan meminta agar dia melihat keadaan suaminya. Mau bagaimanapun Kak Ken adalah suaminya," jawab Zaskia lirih.


Ingin rasanya dia menangis tersedu-sedu. Namun, ia masih memikirkan adanya Kendra di sini dan mengurungkan niatnya.


__ADS_2