
Assalamualaikum wr. wb
Selamat pagi/siang/malam semuanya. Maaf banget ya kalau author memang jarang membalas komentar kalian, soalnya kadang author suka bingung mau bales apa sampe akhirnya author cuman baca komentar kalian doang😓
Tapi meski begitu, author seneng banget ternyata sebagian ada yang menyukai cerita ini. Semoga cerita ini memiliki manfaat untuk semua ya.🤗
Jujur aja ya, author gakan semangat kalo gada dukungan dari kalian. Tetapi kalau ada dukungan dari kalian sekecil apapun, author jadi semangat menulis dan rajin berkarya. Terimakasih ya atas dukungan kalian selama ini, tanpa kalian pasti author ga bisa melanjutkan cerita ini dan malah menyerah di tengah jalan. Sekali lagi terimakasih dan happy reading ❤️
......................
"Kalian tumben kesini, ada apa?" tanya nathan yang dapat menebak bahwa teman-teman nya itu ada maksud tertentu karena tak biasanya mereka bisa berkumpul seperti ini.
"Nyokap dan bokap lo khawatir sama lo dan nyuruh kita ke rumah lo buat minta lo balik ke kota" jawab gama mewakili ketiga temannya.
Nathan menghela nafas dan menduga bahwa sang bunda lah yang telah mengutus teman-temannya itu. Dan jangan lupakan mister bodoh itu yang selalu mendukung keputusan sang permaisuri.
"Silahkan di minum" ucap luna seraya menyajikan minuman di tengah ketegangan yang ada.
Beberapa saat kemudian.
__ADS_1
"Maaf gue ga bisa ikut lu pada" kata nathan pada akhirnya.
Teman-teman nathan yang mendengar itu pun menghela nafas. Pasti karena kenangan buruk nathan bersama istrinya. Pikir teman-teman nathan.
"Ayolah nat, lupakan masa lalu dan mulai yang baru. Toh itu juga udah terlewat" ujar gama memberi ceramah.
"Terus lo gimana hah? Bisa ngelupain si bella yang jelas-jelas selingkuh di depan mata lo? Jangan nyeramahin gue kalo sendirinya aja gak bisa ngelupain masa lalu lo" balas nathan dengan sengit membuat gama terdiam.
Teman-teman nathan yang lain pun diam tanpa ingin membalasnya. Percuma mereka membalas ucapan nathan karena pada akhirnya nathan lah yang akan menang.
"Ada apa dengan masalalu mas nathan? Kok harus di lupain segala" tanya luna yang tak tahu menahu tentang masalalu suaminya.
Teman-teman nathan yang mendengar itu pun geleng-geleng kepala. Sebegitu kah tertutupnya nathan? Padahal yang di depannya itu adalah istrinya tetapi tetap saja nathan menyembunyikan itu. Ckckck.
"Hum, ya udah. Aku ke kamar dulu ya mass. Tubuhku terasa lelah"
"Iya nona, semoga kau memimpikan kami ya nona" kata aiden dengan genitnya membuat nathan melotot seketika.
"Hahaha, iya-iya semoga aja" tanggap luna yang tak tahu suaminya sedang di landa kecemburuan.
__ADS_1
Setelah kepergian luna dan laura.
"Wah santai bro santai" ucap aiden yang ngeri sendiri dengan tatapan nathan.
"Maksud lo apa? Lo mau nikung gw?" tanya nathan dengan dingin membuat aiden ketar-ketir sendiri.
"Mampus pawangnya marah noh hahaha" celetuk gama yang membuat ken dan indra ikut tertawa.
"Kirain gw dia masih gamon, eh nyatanya dia udah mup on dan dah oleng ke istrinya" ujar aiden dengan jujur membuat nathan geleng-geleng kepala.
"Namanya juga udah jatuh cinta ai, ya otomatis kalo ada yang godain istrinya bakal ngamuk" ceramah indra.
"Oh ya nat, istri lo kok mirip sama ken?" celetuk gama yang memperhatikan dengan cermat wajah istri sahabatnya itu.
Seketika nathan terdiam. Ia juga menyadari hal itu, dan bahkan bisa di bilang luna seperti kembar tak identik dengan ken. Hanya saja ia lupa untuk menyelidiki tentang masalalu dari istrinya.
"Perasaan lo aja kali"
Bersambung~
__ADS_1