Mr. Bodoh & Anak Genius

Mr. Bodoh & Anak Genius
14 (PDL)


__ADS_3

Ken berucap seperti itu meski dalam hati ia meyakini bahwa istri dari sahabatnya itu adalah adiknya yang tertinggal.


Flashback 18 tahun yang lalu


"Tante ku mohon jangan usir ken sama una hiks" tangis ken kala berusia 14 tahun.


Kendra wildian areksa menangis meraung-raung memohon kepada tante dan om nya agar tak mengusirnya dari kediamannya sendiri. Namun apa boleh buat, tante dan om nya itu tak memberikannya belah kasih dan malah memberikannya sang adik yang masih berusia 3 bulan.


"Tante kalian boleh usir aku, tapi ku mohon rawat adikku" pinta ken seraya menatap nanar pada sang adik yang sedang berada di gendongan nya.


Jika ia yang berada di jalanan sendiri mungkin ken masih sanggup, namun jika adiknya ikut? Akan makan apa sang adik nantinya? pikir ken yang memikirkan masa depan sang adik.


"Ckckck, dasar menyusahkan. Tapi baiklah, karena aku juga memerlukan adikmu ini hahaha" ujar tante ken tanpa berperasaan seraya membawa seorang bayi yang berusia 3 bulan itu masuk ke dalam.


Ken yang melihat itu pun tersenyum miris dan membawa tas gendongnya. Entah kemana tujuan ken kali ini, namun yang pasti ken akan pergi sejauh-jauhnya.


"Semoga hidupmu bahagia dek, maafkan kakak yang tak bisa menjagamu" gumam ken dalam hati.


Flashback off

__ADS_1


"Tapi emang bener loh ken, istrinya nathan yang bernama luna itu sangat mirip sama lu" timpal indra.


Ketiga teman nathan sekaligus nathan saling percaya bahwa itu adalah adik kecil ken. Namun ken menolak kenyataan itu karena setahunya adiknya telah meninggal karena kebakaran beberapa tahun lalu.


"Gue yakin ada yang janggal" ucap nathan dengan keyakinannya.


Dengan cepat nathan menyambar ponselnya dan menghubungi sang ayah. Yupz, nathan meminta bantuan ayahnya karena bisa di pastikan dengan bantuan sang ayah pasti dalam sekejap kebenaran itu terungkap!!


tring


Ponsel nathan berdering karena adanya panggilan video dari sang ayah dengan sigap nathan mengangkat telpon itu.


"Malam juga semuanya, oh ya kenapa kalian mencari tahu tentang identitas menantuku? Apa kalian penasaran dengan masalalunya?"


"Astaga paman, kalo ngomong suka bener aja" celetuk aiden sambil tertawa.


Adnan pun terkekeh dengan celetukan aiden dan menjelaskan siapa luna sebenarnya. Ken yang mendengar itupun menangis karena ternyata sang adik masih hidup dan malah di siks* oleh tante dan om nya sendiri!!


brak

__ADS_1


Nathan yang tak kuat menahan amarahnya pun langsung memukul meja membuat teman-temannya terkejut termasuk adnan yang berada di seberang sana.


"Dasar anak dak jal bisa-bisanya kau membuat ayah kaget" umpat adnan seraya mengelus dadanya.


"Kalo nathan dak jal berarti om juga dak jal, kan om ayahnya" kata aiden dengan polosnya membuat nathan dan teman-temannya tertawa seketika.


"Ngga gitu juga konsepnya ai, dahlah males om kalo ngomong sama kamu" ucap adnan frustasi seraya mematikan panggilan video itu.


Aiden yang tak merasa bersalah pun menggaruk tengkuknya yang tak gatal. Apakah om adnan marah? tanya aiden dalam hati.


"Emangnya gua salah yah?" tanya aiden yang tak mengerti dimana letak kesalahannya.


"Kagak, lo ga salah den, sumpah lo gasalah" kesal indra yang sepertinya ingin mence kik temannya yang satu itu.


"Berarti luna itu adik gw?" tanya ken yang terdiam setelah beberapa saat.


Nathan menganggukkan kepalanya pertanda bahwa istrinya memang adiknya ken.


brugh

__ADS_1


Bersambung~


__ADS_2