Mr. Bodoh & Anak Genius

Mr. Bodoh & Anak Genius
23 (PDL)


__ADS_3

Usai mengucapkan itu dan memberikan sebuah bogem mentah, aiden langsung menyusul luna dan juga ken. Indra dan gama yang terlanjur kecewa pun mengikutinya.


Benar seperti yang di ucapkan bunda anata, anak pria nya itu hanya ingin bertanggungjawab dengan sebuah pernikahan palsu yang tak di dasari cinta!!


Tanpa sadar air mata nathan berjatuhannya. Ya, ia benar-benar menyesal karena mempermainkan luna dengan perkataan manisnya. Namun sekarang sudah-sudah berubah, bahkan putri kecilnya sendiri memilih ikut mengejar luna bersama gama yang menggendongnya di bandingkan menemani dirinya yang di tinggal oleh semua orang.


......................


"Kata bunda nana, mending luna ikut kami ke kota. Meski ini satu hari lebih cepat, tapi lebih baik daripada disini kau di permainkan" ujar gama pada luna yang sedang memeluk ken.


Sedangkan indra, ia mendadak cosplay menjadi pemberes barang. Dan tentu saja itu atas perintah ken bukan kemauan diri sendiri.


"Sabar ya lun, aiden yakin kamu pasti kuat kayak bis kuat" hibur aiden yang membuat luna tersenyum namun tidak dengan matanya yang terus mengeluarkan air mata.


Sakit? Tentu saja luna merasakan itu. Benih-benih cinta yang baru tumbuh di hati luna harus terombang-ambing karena badai yang di ciptakan oleh nathan.


Bahkan luna sendiri berpikir, akankah ia harus bertahan bersama nathan? Atau lebih baik ia berpisah darinya dan membesarkan anak-anak mereka bersama sang kakak? Ah, luna sangat-sangat bingung!!


"Udah beres dra?" tanya ken pada indra yang sedang menjinjing sebuah tas dan menyeret sebuah koper.


"Udah nih, untung aja si gama bantuin kalo kagak pasti bakal lama" jawabnya seraya menoleh ke belakang.

__ADS_1


Gama yang di puji seperti itupun menyombongkan diri membuat indra yang baru saja memujinya langsung menarik kata-katanya. Menyesal sudah ia memuji anak absurd bin ajaib itu.


"Ayo pergi" intrupsi ken yang di angguki semuanya.


Di sepanjang jalan, laura menatap iba pada mama yang baru hampir dua minggu menjadi istri sah sang ayah.


"Mama janan sedih, laula yakin mama kuat kayak mil kuat" hibur laura yang sepertinya mengcopy paste ucapan aiden.


Aiden yang memang semobil dengan laura pun langsung mendelik ke belakang.


"Laura nyalin omongan om aiden ya?" tanya aiden dengan kesal namun tak di gubris oleh laura.


"Kasian yang kata-katanya di ambil hahaha" ledek ken yang fokus menyetir.


2 jam?


Tidak, perjalanan itu membutuhkan waktu 5 jam!! Benar-benar menguras waktu dan tenaga. Namun untung saja mereka bergantian menyetir sehingga tidak terlalu lelah.


Sesampainya di kota j mereka di sambut oleh tari dan viona yang baru saja pulang liburan.


"Apa ini kakak iparku?" tanya tari dengan nada datar membuat luna gugup seketika.

__ADS_1


"Kakak kau membuat kakak iparku gugup" kesal viona sambil menyenggol lengan tari.


Tari tak menggubris perkataan viona dan malah memperhatikan luna yang terlihat super gugup.


"Awwww sakit kak gama" ringis tari yang mendadak di jewer oleh gama.


"Udah cepet masuk" katanya sambil menarik telinga tari masuk ke dalam mansion.


"Tapi kak aku mau meluk kakak ipar" rengek tari.


Gama pun melepaskan telinga tari membuat sang empu kegirangan dan pergi tuk menggandeng luna.


"Dih tadi aja melototin tapi sekarang malah sokap" cibir viona yang tak di gubris oleh tari.


"Ada apa ini?"


Bersambung~


Kenalan sama luna yuk😍


__ADS_1


(visual)


Cocok ga buat jadi luna? KOMEN YAAA!


__ADS_2