Mr. Bodoh & Anak Genius

Mr. Bodoh & Anak Genius
62 (Revisi)


__ADS_3

Keesokan paginya semua orang tengah berada di meja makan dengan piring yang hanya tersisa sedikit sisa makanan saja.


"Gimana keputusan kalian?" tanya bunda nana to the point.


Ketiga adiknya menghela nafas panjang dan menatap sang kakak dengan wajah yang serius. "Karena aku dan angkasa harus memimpin perusahaan kami, kami menyerahkan tahta kerajaan untuk kak zion saja kak" ujar arya mewakili kedua adiknya.


"Tapi zion hanya mimpin sampe nathan dewasa kan kak?" tanya zion yang sebenarnya merasa tak pantas mendapatkan tahta tersebut.


"Tentu, jadi deal kan?" tanya bunda nana seraya mengulurkan tangannya.


"Deal" ucap ketiganya dengan menyatukan tangan mereka.


Bunda nana tersenyum manis begitupun dengan ketiga adiknya. Nathan yang sedari tadi menyimak pun ikut tersenyum tipis.


"Bunda cetholah tali gimana?" tanya tari tiba-tiba membuat semua orang menoleh ke arahnya.


"Kamu akan pindah sekolah sayang" jawab bunda nana yang membuat mata tari berkaca-kaca.


"Loh kok mau nangis?" tanya buna ara yang tak peka dengan keadaan.


"Thalau tali pindah, ciapa ang bathal nemenin ailin?" lirih tari seraya menundukkan kepalanya.


Translate : Kalau tari pindah siapa yang bakal nemenin airin?


Meski suara tari pelan namun bunda nana dan buna ara dapat mendengar nya.


Bunda nana bangkit dari duduknya dan mendekati tari. Di elusnya putri nya yang gembul seraya tersenyum. "Airin di sana udah ada kakak-kakaknya, nanti kalau tari kangen kita bisa kesana kok" ujar bunda nana yang membuat senyum di wajah tari merekah seketika.

__ADS_1


"Beneltah?" tanya tari memastikan.


Bunda nana mengangguk seraya tersenyum. Begitupun dengan buna ara.


"Ya udah sekarang ayo siap-siap nganterin buna ara, paman dika sama paman arya dan paman angkasa ya" titah bunda nana yang langsung diangguki putrinya itu.


"Nathan juga sama, siap-siap dulu gih" titah bunda nana lagi. Nathan yang masih santai dengan ponselnya pun akhirnya mendongakkan kepalanya dan mengangguk.


Nathan menyimpan ponselnya dan berjalan menuju kamarnya. Sedangkan bunda nana , ia sudah siap bersama adnan karena sedari tadi pagi bunda nana sudah menyiapkan segalanya untuk keberangkatan ketiga orang tersayangnya.


"Nana sini" ucap adnan seraya memakan buah yang sebelumnya telah bunda nana kupas kulitnya.


"Kenapa nan?" tanya bunda nana.


Adnan membisikkan sesuatu yang membuat bunda nana tertawa renyah dan kemudian ia menganggukkan kepalanya sebagai tanda setuju.


"Secret" jawab bunda seraya tersenyum karena buna ara yang menekuk wajahnya.


"Udah jangan manyun kak ara, ntar bibir bebek kesaingin sama kak ara lagi" celetuk angkasa yang membuat buna ara semakin kesal di buatnya.


"Dasar jones" cibir buna ara yang membuat angkasa terdiam seketika.


"Hayo ga bisa bales" goda zion pada adiknya.


"Inget kak , kalau kak zion juga jomblo" balas angkasa pada zion.


"Eits kata siapa? Kak zion punya pacar kok" ucap zion yang membuat semua orang kaget kecuali bunda nana yang tahu dengan apa yang terjadi dan adnan yang tak mengerti apa yang dibicarakan.

__ADS_1


"What kakak punya pacar? Demi apa sih? Siapa nama pacar kakak? Orang mana? Ayo kasih tau" angkasa langsung memberikan banyak pertanyaan untuk kakaknya yang satu itu.


"Rahasia ya kak?" ucap zion seraya berkedip pada kakaknya dan hal itu pun di balas dengan kedipan lagi oleh bunda nana.


"Yehh kalian mah main rahasia-rahasia an" ucap angkasa kesal seraya meninggalkan ruang makan.


"Udah tua juga masih suka ngambek kek anak kecil ck ck ck" gumam zion berdecak melihat tingkah sang adik.


"Daripada udah tua tapi masih ngehalu kayak abege" celetuk bunda nana yang mendengar gumaman zion.


"KAKAK"


Zion berteriak kesal karena ia sangat anti di sama-sama kan dengan abege.


"Udah yu adnan mending kita tinggalin abege tua itu" ajak bunda nana yang langsung di angguki adnan.


Dan akhirnya yang tersisa di antara mereka hanya zion, buna ara, dika , dan juga arya.


"Dek ayo kedepan" ajak buna ara pada dika.


Dika hanya mengangguk karena canggung dan mengikut sang kakak. Arya yang melihat itu pun tak tinggal diam dan mengikuti langkah kakak angkatnya.


"Nasib jomblo ya di tinggalin, Tuhan ku mohon turunkan jodohku sekarang sebelum aku benar-benar jadi jomtu alias jomblo tua" gumam zion berdoa.


Bersambung~


__ADS_1


__ADS_2