
9 bulan kemudian~
"Ayah cepet ke rumah sakit!! BUNDA NGELAHIRIN!!" teriak nathan pada ponselnya karena sangking paniknya.
"What? Bukannya masih dua mingguan lagi ya?" tanya adnan heran namun terdengar menyebalkan di telinga nathan.
"Mister bodoh di mohon ke rumah sakit TANPA BANYAK TANYA!!" ujar nathan yang semakin di landa panik karena ayahnya banyak tanya sedangkan sang bunda sedang berjuang melahirkan adiknya.
tut
Nathan memutuskan panggilannya sepihak dan kembali masuk ke dalam dimana sang ibu sedang menahan sakit menunggu pembukaan.
"Sabar ya bund, hiks" tangis tari yang pecah ketika melihat sang ibu yang bercucuran keringat.
"Ayah kamu mana sih twins? Hiks sakit tau" tangis anata yang selama hamil semakin cengeng.
"Ya tuhan, drama apalagi ini" gumam nathan yang memilih menyimak dari pojok daripada kena cakar dari sang ibu.
"A-ayah mungkin lagi di jalan bund" gugup tari yang takut salah bicara.
"Huaaa mana mas adnan" tangisnya yang seketika pecah karena suaminya tak kunjung datang.
Hingga 20 menit kemudian pintu pun terbuka menunjukkan adnan yang berpenampilan acak-acakan.
__ADS_1
"Kok bisa lahiran sekarang sih sayang?" tanyanya dengan nafas terengah-engah karena berlari.
"Tanya tuh sama anaknya, mau brojol kok sekarang kenapa ga taun depan aja. Bikinnya doang enak waktu di keluarinnya kagak" ujar anata dengan pedasnya membuat adnan yang mendengarnya menggaruk tengkuknya yang tak gatal.
Sedangkan nathan yang diam di pojok berusaha menahan tawa karena sifat ibunya selama hamil semakin seperti anak-anak. Apa mungkin adiknya tidak akan seperti dirinya dan malah terkesan seperti tari? Pikir nathan.
"Iya-iya sabar ya sayang, ututu jangan nangis. Masa istri mafia nangis, kan ga lucu" ujar adnan berusaha menenangkan anata.
"Maksudnya aku udah ga lucu gitu? Huaaa" tangis anata semakin kencang karena salah paham dengan ucapan adnan.
Tentu saja adnan semakin kelimpungan di buatnya. Ia berjanji kelak ia akan membalaskan dendamnya pada anak-anaknya karena telah membuatnya kelimpungan 7 keliling!!
"Permisi bu, saya periksa dulu ya pembukaannya" ujar dokter wanita yang bertugas menangani anata.
Ranjang anata langsung di dorong ke ruang persalinan dengan adnan yang selalu berada di samping anata. Meski terkadang anata nyerocos tanpa filter dan membuatnya malu, adnan tetap setia menemani sang istri.
Hingga satu jam kemudian, ketiga anak kembar adnan dan anata telah lahir ke dunia. Membuat twins n, farida dan juga lucky berpelukan dengan bahagianya.
"Terimakasih sayang, terimakasih telah melahirkan anak-anak kita yang lucu, imut nan menggemaskan ini. Aku mencintaimu sayang. Mwuuuach" ujar adnan pada anata yang sedang pingsan karena kelelahan usai melahirkan ketiga anak kembar mereka.
Adnan keluar dari ruang persalinan dengan tangis bahagia dan langsung memeluk lucky sebagai ungkapan kebahagiaannya.
"Selamat ya bos, sekarang kebahagiaan mu sudah benar-benar sempurna" ujar lucky yang di angguki adnan.
__ADS_1
"Kau benar lucky, berawal dari kecelakaan mengenaskan hingga aku harus kehilangan iq dan mendapatkan julukan mister bodoh ini, tetapi kini? tuhan telah membalas semuanya. Kini kebahagiaan ku sudah benar-benar sempurna dengan istri yang menerima ku apa adanya dan juga anak-anak yang lucu nan menggemaskan. Mungkin ini yang di namakan pelangi setelah hujan" ujar adnan yang tak bisa mengungkapkan semuanya dengan kata-kata.
"Aku juga tak pernah menyangka yah, dulu aku harus berjuang mati-matian untuk memberikan ayah dan tari makan sekaligus mencari bunda tetapi kini? kebahagiaan ku benar-benar lengkap yah!! Usahaku selama ini tak sia-sia" ungkap nathan yang sudah tak bisa berkata-kata lagi.
Tari yang mendengar ayah dan kakaknya mengungkapkan isi hati mereka pun menangis haru karena kini kebahagiaan mereka telah lengkap dengan bunda yang selalu mendampingi mereka dan juga ayah yang sudah bersikap seperti pada umumnya.
Memang benar, tidak ada kebahagiaan yang sempurna selain bisa hidup bersama keluarga yang utuh. Dan tidak ada harta yang paling berharga selain keluarga yang lengkap dan harmonis.
Kini adnan family pun hidup bahagia tanpa gangguan dari siapapun lagi.
......Tamat~......
Halo para reader tersayang, makasih ya udah ikutin cerita mr. bodoh ini dengan setianya.
Jujur author sering bingung mau gimana yah lanjutin ceritanya ini? Masa sih harus konflik terus? Kan ga seru gitu loh. Hingga akhirnya author merevisi bab 1 sampe selesai dengan alur baru author yang memang sudah di tulis oleh author melalui buku diary author.
Tapi sekarang author udah seneng banget karena akhirnya cerita ini bisa berakhir dengan bahagia. Meski adnan ga bisa bangun tim sepak bola sama anak-anaknya š¤š¤£. Tapi gapapa, yang penting sekarang adnan udah bahagia sama keluarganya tanpa gangguan dari siapapun.
Sekali lagi makasih buat para reader, dan ikutin terus author untuk perkembangan cerita baru yang akan author buat. Yang pasti ceritanya akan lebih menarik daripada cerita ini. Kenapa? Ya karena semakin lama author menulis, maka author semakin belajar agar bisa mahir menulis novel seperti penulis terbaik lainnya.
Sekian terimakasih, dan sampai jumpa di karya selanjutnya!!
-salam hangat dari authorā¤ļø
__ADS_1