Mr. Bodoh & Anak Genius

Mr. Bodoh & Anak Genius
21 (PDL)


__ADS_3

"Lucu sekali yah, apa ada seorang adik sepupu yang menyukai kakak sepupunya sendiri?"


Sontak ucapan gama membuat eka terdiam seketika. Ia sadar sekali bahwa mencintai sepupu sendiri itu sangat salah. Namun apalah daya ia yang tak bisa menahan gejolak perasaannya?


Seketika eka pergi meninggalkan ketiga pria itu. Baik ken maupun gama sama-sama tidak berkomentar apapun dan malah memilih menghampiri aiden dan laura yang bermain air laut.


"Kau seperti anak kecil den" komentar indra saat aiden menyipratkan air laut pada mereka.


"Gapapa, orang gue masih kecil kok" acuh aiden seraya terus menjahili laura.


Memang benar apa yang di katakan aiden, dia masih kecil (jika di pandang oleh bunda anata) dan malah yang paling muda di antara nathan and friends. Pria yang bernama lengkap aiden areksa grahayu itu masih berusia 27 tahun, berbeda jauh dengan nathan dan teman-temannya yang sudah berusia 32 tahun bahkan lebih.


"Iya deh anak kesayangannya bunda anata mah beda" celetuk gama dengan senyum jahil nya.


"Ih gue bukan anak kesayangan bunda anata loh" cemberut aiden yang tak terima di panggil sebagai anak kesayangan bunda anata.


Tetapi benar apa adanya sih, di antara mereka semua aiden lah yang paling di manja membuat ayah adnan terkadang cemburu pada aiden.


"Serah lo dah den"


"Oh ya, nathan mana?" tanya aiden mengalihkan topik sambil celingak-celinguk mencari keberadaan sahabatnya itu.


"Lagi nemenin bumil, bumil nya lagi ga mood gara-gara ada kecewak"


"Kecoa gam, bukan kecewak" ralat indra seraya menoyor kepala sahabatnya itu.


"Serah gue lah mau manggil dia kecewak kek, babik kek atau monyet kek atau…"

__ADS_1


"Stop gama, kagak usah nyebut nama-nama hewan. Gue juga udah tau apa yang mau lu ucapin" potong indra yang tak mau mendengar berbagai umpatan dari sahabatnya itu.


Gama memutar bola matanya malas dan pergi mencari nathan dan luna.


......................


"Enak kah sayang?" tanya nathan pada luna yang sedang memakan pare dengan bumbu kacang.


Luna menganggukkan kepalanya dan menyodorkan sesendok makanannya pada nathan. Dengan ragu nathan memakannya.


"Huek"


Nathan seketika memuntahkan pare itu. Bagaimana tidak coba, rasanya saja sangat-sangat pahit seperti kehidupannya. Sepertinya nathan akan membenci pare seumur hidupnya.


"Ih kok muntah sih? Ini enak tau" kata luna seraya menghabiskan makanannya dengan lahap.


"Halo gengs" sapa gama yang berhasil menemukan kedua orang yang sedang di mabuk asmara itu.


"Hm"


Nathan berdehem menanggapi sapaan indra, sedangkan luna sang istri tak menjawab sama sekali dan malah menikmati makanan yang menurut nathan tidak enak.


"Dih di kacangin gue" kesal gama sambil duduk di samping luna.


"Apa tuh lun? Bagi dong"


Gama langsung mencomot makanan luna membuat empunya melotot seketika. Namun setelah melihat reaksi gama, luna malah tertawa.

__ADS_1


"Makanya jangan nyomot makanan orang sembarangan" ceramah luna seraya tersenyum smirk.


"Lo makan apa sih lun? Kok bisa suka? Padahal rasanya pahit bener kek kehidupan author"


Loh kok author? Salah author apa ya gam?


"Dih, ini itu enak loh!! Kak gama nya aja yang ga bisa menikmati" omel luna sambil memasukkan pare yang keterakhir ke dalam mulutnya.


"Iya deh iya, gue mah ga bisa menikmati orang idup gue manis terus"


Bersambung~


Kenalan sama gama yuk 🤭✌️



Ganteng ga reader? Pasti ganteng lah orang ayangnya author hahaha


Gama : "Boong, author nya ngaku-ngaku mulu huuu"


Dih gama jahat, gakan author kasih ayang!


Aiden : "SETUJUUUU"


Gama : "Ga boleh gitu lah thor"


Iya in

__ADS_1


__ADS_2