My Cold Husband

My Cold Husband
Bab.19 Pecah Telor


__ADS_3

Part Hareudang!!! :D


Untung saja tadi Devan memutuskan untuk menggunakan motor, jadi dia bisa lebih cepat pulang kerumah.


Badannya terasa semakin panas.


"Awas kau tuan Baskara, setelah ini tidak akan saya biarkan kau dapat hidup senang"


Devan melajukan sepeda motornya dengan kecepatan tinggi.


*****


Tiara baru saja selesai mandi, ia menggunakan dress merah maroon yang kontras dengan kulit putihnya.


Saat ia sedang menyisir rambut, tiba tiba ia dikagetkan oleh kedatangan Devan.


"Kamu tumben jam segini sudah pulang?"


Tiara lalu meraih tangan Devan lalu mencium punggung tangan suaminya itu.


Wajah Devan semakin memerah, gejolak dalam dirinya semakin menggebu manakala Tiara mencium tangannya.


Ditambah harum bunga mawar yang menguar dari tubuh Tiara membuat Devan semakin sulit mengontrol dirinya.


"Devan kamu kenapa???" ucap Tiara.


Karna Devan menatap tiara dengan tatapan yang tak biasa.


Namun Devan tak bergeming,


Ditariknya pinggang ramping Tiara agar merapat dengan tubuhnya.


Tatapannya kini tertuju pada bibir merah jambu Tiara. Perlahan ia menyatukan bibirnya dengan bibir merah jambu itu.


Tiara yang masih shock pun hanya terdiam menerima perlakuan Devan. Dari yang awalnya hanya menempel menjadi lum*tan lum*tan yang menuntut. Devan menggit bibir bawah Tiara agar mulutnya terbuka. Ci*mannya pun semakin panas.


"Hahhh kau mau membunuh ku huh??" Tiara menarik bibirnya dari pag*tan Devan karna merasa hampir saja kehabisan nafas.


"Maaf" ucap Devan lirih, tatapannya seolah memohon kepada Tiara untuk melakukan lebih.


"Devan sebenarnya apa yang terjadi kepadamu??" Devan kembali menarik tubuh Tiara kedalam pelukannya.


"Seseorang mencoba menjebak saya, mencampurkan obat pada air yang saya minum" ucap Devan kembali memagut bibir istrinya.


Tiara kembali teringat obrolan dirinya dengan bi esih tadi siang.


"Syukurlah Devan tidak terjebak dan tergoda oleh perempuan lain diluar sana, dalam keadaan seperti itu ia masih sempat pulang, mungkin memang ini saatnya aku menjadi istri seutuhnya untuk Devan" ucap Tiara dalam hati. Ia pum membalas p*gutan bibir Devan.


Merasa dapat lampu hijau dari Tiara, Devan menuntun tubuh mereka ke ranjang, masih dengan posisi berc!uman.

__ADS_1


Ditidurkannya perlahan tubuh istrinya.


"Tiara bolehkah sekarang" lirih Devan dengan tatapan memohon pada istrinya.


Tiara pun hanya mengangguk pertanda setuju.


Dan terjadilah penyatuan antara dua insan, menjadikan mereka suami istri yang sesungguhnya, menyalurkan hasrat yang selama ini terpendam menjadi bulir bulir kenikmatan.


Karna masih pengalaman pertama bagi keduanya, mereka hanya menuruti insting saja. Devan melakukan dengan perlahan agar wanitanya tidak merasa kesakitan.


Des*han demi des*han keluar dari mulut mereka yang seakan diatas awan. Ritme permainan mereka menjadi semakin cepat, rasa perih yang dirasakan Tiara perlahan digantikan dengan rasa nikmat yang Devan berikan.


Sampai akhirnya mereka mendapatkan pelepasan, dengan tanpa henti menyebutkan nama masing masing.


Tubuh Devan ambruk diatas Tiara, ia mengec*p kening istrinya dan merapihkan anak rambut yang menutupi wajah cantik Tiara.


"Tiara apa kau menyesal?" tanya Devan yang kini merengkuh tubuh Tiara dalam pelukan nya.


"Tidak" ucap Tiara lemas.


Karna merasa kelelahan ia pun tertidur dalam pelukan Devan.


Devan tersenyum hangat melihat wajah cantik Tiara yang terpejam dalam dekapanya.


"Imut, sesuai janji kita dulu, saya akan selalu mejagamu" bisik Devan lalu sekilas mencium bibir istrinya, kemudian Ia pun ikut terpejam.


*********


dipandangnya wajah tampan suaminya.


"kini aku sudah menjadi istri seutuhnya untukmu" ucap Tiara, tangannya mengelus wajah dengan brewok tipis milik suaminya.


Merasa terusik, Devan membuka matanya.


"apa yang kau lakukan??? apa kau ingin sekali lagi?" goda Devan.


"Tidak!!" ucap Tiara, wajahnya bak udang rebus, karna malu ia memilih untuk membelakangi Devan.


Devan menarik kembali Tiara agar mengahadap dirinya.


"Tapi aku ingin!!!" ucap Devan kembali menerkam istrinya, Tiara hanya pasrah karna tidak mungkin ia menolak kenikmatan yang diberi suaminya.


Mereka pun melakukannya kembali, bukan hanya sekali, tapi berkali kali sampai Tiara benar benar kehilangan tenaganya.


"Keterlaluan!! kamu menghisap habis semua tenagaku" ucap Tiara sebal pada Devan.


"Tapi kamu menikmatinya juga" Devan tersenyum kearah Tiara dengan kepala ditopang oleh sebelah tangannya.


Tiara terperangah, untuk pertama kalinya ia melihat senyuman Devan.

__ADS_1


"Aku kira kau ta bisa tersenyum" ucap Tiara.


"Mulai sekarang, senyuman ini hanya milikmu" ujar Devan.


"Aku mau ke kamar mandi, tapi sangat lemas. bahkan sekarang sudah jam 10 malam, kita belum sempat makan malam" ucap Tiara.


Devan dengan sigap menggendong tubuh Tiara kedalam kamar mandi, mereka pun mandi bersama.


.


*****


Setelah selesai mandi, mereka pun turun kebawah, dengan Tiara masih dalam gendongan Devan ala bridal style.


Sepanjang jalan, Tiara tak berlih dari memandang wajah rahang tegas Devan


"Jangan terlalu lama memandang saya, nanti kamu jatuh cinta" ucap Devan tanpa melihat ke wajah Tiara, ia masih fokus pada tangga yang dituruninya.


Tiara yang malu karna terciduk oleh sang suami, menenggelamkan wajahnya pada dada bidang Devan, ia selalu suka dengan harum tubuh Devan yang membuatnya nyaman.


"kamu duduk saja disini, biar saya yang panasin masakan kamu" Devan mendudukan Tiara pada kursi meja makan tak jauh dari dapur.


"Ternyata manusia kulkas itu bisa romantis juga, tapi harus jebolin gawang dulu" kekeh Tiara memandang suaminya yang sedang berkutat di dapur.


Devan menghampiri Tiara dengan membawa makanan ditangannya.


"Tiara saya harap setelah ini kamu bisa belajar mencintai saya" ucap Devan mantap lembut Tiara.


"sedang ku usahakan" jawab Tiara.


Bersambung



.


.


Visual Tiara dan Devan.


kalau kalian punya imajinasi lain, bebas ya guys.


jangan lupa tinggalkan jejak jempol, kasih hadiah dong author biar tambah semangat lagi. jangan lupa juga masukan ke daftar pavorit dan vote author yaa my readers 😘😘😘😘😘


.


.


author udah up dari beberapa hari yang lalu, tapi selalu ditolak editor, katanya mengandung unsur dewasa,padahal banyak dinovel lain banyak yang ceritanya lebih vulgar dan berhasil lolos.

__ADS_1


Buat para penulis senior, sharing pengalamannya dong..!! 😊😊


terimakasih


__ADS_2