My Cold Husband

My Cold Husband
Bab.56 Fist Kiss Sugar Baby


__ADS_3

"Han.." panggil David kala ia memasuki kamar dengan menenteng beberapa paperbag.


Matanya mengelilingi setiap ruangan, namun yang dicari tak kunjung nampak batang hidungnya.


"Hanum..!!!" teriak David.


"Apaan sih om, berisik banget deh" ujar Hanum, ia baru saja selesai mandi. Kini ia sudah berganti pakaian dengan kaus kebesaran yang warnanya sudah sedikit memudar, dipadukan dengan leging hitam panjang selutut.


Namun bagi David, begitu aja istrinya sudah nampak sangat cantik.


David hanya tersenyum manis padanya, membuat Hanum salah tingkah.


"Ihh om gajelas banget, ngapain coba senyum senyum gak jelas gitu" ujar Hanum


"Tapi manis kan senyuman saya" ucap David seraya mengedip ngedipkan sebelah matanya.


"Om om narsis emang yaa" ucap Hanum memajukan bibirnya.


"Sini" ucap David menepuk kasur disebelahnya agar Hanum duduk disitu.


Hanum langsung menuruti perintah suaminya itu


"Ini semua untuk kamu" ucap David menyerahkan delapan buah paperbag pada Hanum


"Ini buat aku om??" ucap Hanum dengan mata yang berbinar.


"Iyaa lah buat siapa lagi" ucap David lembut


Tanpa berkata lagi Hanum langsung membuka paperbag itu satu persatu.


"Wahhh bagus bagus banget om bajunya, ummmm makasihh" ucap Hanum dengan senyum cerianya.


Hati David menghangat melihat senyum ceria yang terukir di wajah sang istri. Padahal hanya hal sederhana saja yang ia kasih, namun reaksi Hanum se bahagia itu.


"Jadi gini yaa rasanya punya suami om om hehe" ucap Hanum yang masih sibuk mencocokan satu persatu pakaian ditubuhnya.


David hanya meninggikan sebelah alisnya.


"Tau gak om, aku pernah ditawari jadi sugar baby sama temanku! katanya biar gak usah cape kerja" ucap Hanum


"Apa itu sugar baby" tanya David pura pura tidak tau.


"Ituloh simpanannya sugar dady kaya om om gitu deh" jawab Hanum, ia masih saja sibuk dengan kegiatannya.


"Lalu kamu terima gak tawaran teman kamu" tanya David


"Yaa enggak lah, aku takut uangnya gak halal" ucap Hanum

__ADS_1


"Kalau sekarang saya tawarin kamu jadi sugar baby saya, mau gak?? Uangnya halal loh! Kan saya suami kamu" usul David


Hanum nampak berfikir, ia jadi terbayang salah satu temannya yang menjadi sugar baby.


Hidupnya nampak glamour, apa aja yang ia mau bisa dibelinya, dan kata temannya itu tugas sugar baby itu hanya membuat senang dady nya. Apalagi yang jadi dady nya David suaminya sendiri,


"menyenangkan suami kan dapat pahala" ucap Hanum dalam hati.


"Gimana???" ucap David


"Boleh deh, aku mau!" jawab Hanum mantap.


"Emangnya kamu tau tugas sugar baby itu apa??" ucap David dengan seringai nakalnya.


"Membuat dady nya senang lah" ujar Hanum


"Jadi kamu mau membuat saya senang?" seringai David.


Hanum menggukan kepalanya, tangannya sibuk merapikan pakaian yang baru saja dikasih sang suami.


"Apapun caranya??" ucap David wajahnya kini sudah mendekat dan hanya berjarak beberapa centi saja ke wajah Hanum


"Iyaa om baweel" ucap Hanum, namun saat ia mengangkat wajahnya, tak sengaja bibirnya bersentuhan dengan bibir David.


Padangan mereka beradu untuk beberapa detik. Dan kesempatan itu pun tak dilewatkan oleh David.


Tapi kali ini, ia sudah dapat merasakan benda manis yang sepertinya akan membuat ia kecanduan itu, tangannya melingkar pada pinggang ramping sang istri.


Karena gugup, Hanum terus meremas kain yang berada dalam tangannya. Ia tak tau harus bagaimana, karena ini yang pertama baginya.


Karena tak ada reaksi apapun dari Hanum, David menggigit halus bibir bawah sang istri, lidahnya lansung menorobos, bermain dengan lidah istrinya. Setelah puas disana, ia kembali menghisap bagian luarnya. Permainan yang cukup seru dan berlangsung lumayan lama, namun karena Hanum terengah seakan kehabisan nafas


Plupp..


David mengakhiri dengan menarik bibir bagian bawah milik Hanum, pandangannya masih tertuju pada benda merah muda yang basah dan bengkak akibat perbuatannya.


Setelah nafas keduanya normal,Untuk kedua kalian David melahap kembali sesuatu yang baginya sangat terasa manis itu.


Hanum yang awalnya terkejut, namun karena terbuai suasana iapun turut menikmatinya, mengikuti setiap gerakan permainan David.


Semakin lama, entah mengapa Hanum merasakan ada sesuatu yang aneh dalam dirinya. Aliran darahnya terasa panas disekujur tubuh. Karena panik, Ia pun menarik bibirnya dari kulum*n bibir David.


Pluppp


Pagutan itupun terlepas.


Hanum langsung membalikan badannya, untuk menyembunyikan wajahnya yang sedang memanas dan semerah tomat.

__ADS_1


"Baby kamu kenapa??" ucap David lembut. Tangannya masih melingkar dipinggang ramping Hanum, kini ia meletakkan dagunya dibahu sang istri yang kini tengah membelakanginya.


"Dasar om mesum" ujar Hanum masih belum berani menampakkan wajahnya, ia mencoba melepaskan tautan tangan David pada pinggangnya.


David hanya tersenyum, kemudian melerai tautan tangannya.


"Bukankah kita sudah deal kamu jadi sugar baby saya, nah itu baru permulaan" ucap David lalu bangkit dari posisi duduknya.


"Tapi itu fisrt kiss akuu omm!!!" ucap Hanum sebal.


"Tapi kamu menikmatinya juga kan" ucap David mengedipkan sebelah matanya, kemudian ia melangkahkan kakinya ke kamar mandi.


Hanum memegang bibirnya yang masih terasa kebas.


"First kiss sugar baby sama om tampan" kekehnya. Tak ada penyesalan sama sekali dalam dirinya, justru ia bangga karena laki laki yang ia beri first kiss nya adalah suaminya sendiri. Namun ia bertekad, tidak akan lebih dari itu sebelum pernikahannya diresmikan.


.


.


Sedangkan didalam kamar mandi, David langsung membasahi tubuhnya dibawah guyuran shower


"Terpaksa deh solo lagi!! sabaarrr" ucapnya seraya menghembuskan nafas kasar.


.


.


.


Bersambung...


Jangan lupa


LIKE


KOMEN


VOTE


Biar authornya tambah semangat lagi!!! 😊


Terimakasih.


.


.

__ADS_1


__ADS_2