My Cold Husband

My Cold Husband
Bab.52 Make Over


__ADS_3

Ditempat lain


"Selamat siang tuan" ucap Yoga memasuki ruangan atasannya.


"Katamu ada yang ingin kau bicarakan, katakanlah" ucap David.


"Emmm saya mau mengundang tuan David untuk hadir ke acara pertunangan saya nanti malam" ucap Yoga


"Woww, akhirnya kau menyukai wanita juga" ejek David.


"Selama ini memang saya menyukai wanita, anda saja jarang memberi saya waktu" ucap Yoga ketus.


"Hahahaha" gelak David memandang wajah kesal sang asisten sekaligus temannya itu.


"Siapa wanita beruntung itu???" tanya David pura pura tidak tau.


Yoga nampak ragu untuk mengatakannya.


Namun cepat atau lambat David juga pasti akan mengetahuinya


"Nona Laura" jawab Yoga mantap.


"Hmm akhirnya kau bisa dapatkan juga wanita yang selama ini kau puja puja" ucap David.


Yoga mengerutkan dahinya.


"Darimana tuan tau?" Ujar Yoga.


"Ck kau ini.!! kamu fikir aku tidak dapat melihat sorot mata mendamba mu pada Laura" ucap David.


"Hehe maaf sudah lancang" ucap Yoga menggaruk tak gatal tengkuknya.


"Kenapa harus minta maaf, berarti dia itu jodoh kamu, yaudah kalau sudah selesai sana kembali kerja!! Ingat biaya resepsi mahal bro" ucap David sekenanya.


"Hehe siap bos!" pamit Yoga.


Setelah Yoga keluar dari ruangannya, entah mengapa fikiran nya tertuju pada gadis kecil yang beberapa hari ini selalu menemani sarapan paginya.


Senyumnya pun mengembang.


"Nanti malam aku akan datang bersama dia" ucapnya pada diri sendiri.


*************

__ADS_1


Di Restoran Xz


"Hanum, kamu dicariin seseorang tuh dimeja no 09" ujar seorang pria pada Hanum yang sedang sibuk membersihkan dapur.


"Siapa?" tanya Hanum penasaran.


Namun yang ditanya hanya ngedikkan bahunya saja karena benar benar ia tak tau.


Hanum menghampiri meja yang ditunjuk kawannya itu.


"Ck dia lagi, mau ngapain sih?" batin Hanum.


"Om katanya nyariin aku? Mau ngapain" tanya hanum ketus.


"Jutek banget sih, gaboleh jutek begitu sama saya. Diluaran sana tuh banyak cewek yang minta saya samperin" ucap David dengan pedenya


"Serah dah!! Mau ngapain sih? Ini aku lagi kerja loh" ucap Hanum malas, karena tak henti hentinya pria dewasa ini terus menganggunya.


"Ayok ikut dengan saya" ajak David.


"Om kan sudah aku bilang, aku lagi kerja!!! Nanti bos aku marah" ujar Hanum.


"Saya sudah izin sama bos kamu tadi" paksa David


David hanya tersenyum melihat tingkah bocah yang akhir akhir ini sering menganggu fikiran nya itu.


******************************


"Om kita ngapain kesini???" Hanum merasa heran, karena saat ini mereka tengah memasuki salah satu butik ternama di kota itu.


"Pilih salah satu gaun yang kamu suka" ucap David.


"Tapi untuk apa???" Tanya Hanum bingung


"Nanti malam temani saya ke acara tunangan teman saya" jawab David.


"Oohh ngomong dong dari tadi" jawab Hanum.


Ia pun mulai mengelilingi setiap ruangan butik itu.


Tatapan Hanum terpaku pada salah satu gaun pengantin yang mewah dan elegan.


Sampai sampai matanya tak berkedip.

__ADS_1


"Kamu suka? Nanti di pernikahan kita kamu akan memakai gaun yang itu" bisik David ditelinga Hanum.


Kedua mata Hanum membulat sempurna.


"Apaan sih om, kita gak pantes tau!! Aku yang masih kinyis kinyis begini masa dapat nya yang om om" gerutu Hanum


"Om om juga kalau tampan seperti saya gini, mana bisa kamu menolak" ucap David kemudian mendahului langkah Hanum.


"Dasar, kepedean parah!!" gerutunya, menyusul langkah David.


.


.


Setelah mendapatkan gaun yang sesuai, David menyuruh salah satu karyawan butik untuk me make over Hanum.


"Buat dia secantik mungkin" ucap David pada karyawan butik yang dikhususkan bagian make up.


"Ihh emangnya aku jelek, aku udah cantik tau om" bantah Hanum.


"Udah kamu nurut aja!! Ssstt" ucap David seraya meletakan jari telunjuk pada bibirnya.


Selama menunggu Hanum di make over, David juga mengganti pakaiannya. Stelan jas yang warnanya senada dengan gaun yang di gunakan Hanum.


"Tuan sudah selesai" ucap sang make over.


Saat David kembalikan badannya, ia dibuat terpesona oleh penampilan baru Hanum.


"Om ngedip om, aku tau aku cantik gausah pake ngiler juga kali" teriak Hanum.


David langsung tersadar dan mengusap mulutnya.


"Mana ada saya ngiler" bantah David.


"Hahaha om dikerjain mau aja" ucap Hanum.


"Yaudah ayok, acaranya sebentar lagi dimulai" ajak David dengan menggandeng tangan Hanum.


.


.


.

__ADS_1


Bersambung......


__ADS_2