
Deep mengambil dua kanvas kosong serta pewarna. Deep melukis pria yang bertindak kurang ajar kepada Aeri serta melukis Aeri yang juga harus menjadi korbannya setelah Aeri ikut campur dalam masalah Deep.
Ketika lukisan Aeri selesai, Deep terus memandangi lukisan itu. Deep mengingat saat-saat kebersamaannya dengan Aeri.
Seketika Deep mendengar suara saat-saat kebersamaannya dengan Aeri di Kebun Raya Bogor, mereka tertawa bahagia seperti seseorang yang sudah lama mengenal satu sama lain.
Tiba-tiba Deep mendengar perkataan Aeri saat membujuknya untuk menghubungi Nora.
🗣️ "Nora tidak bersalah sedikitpun" kata Aeri dulu saat ia masih hidup bersama Deep.
Deep mengingat ketika Aeri memintanya untuk mengobati mentalnya itu.
🗣️ "Kamu sakit Deep, fisik kamu memang sehat tapi secara mental tidak Deep"
🗣️ "Orang sehat tidak akan tertawa dan foto bersama orang yang telah ia bunuh"
🗣️ "Deep se-emosi apapun orang sehat pasti dia tidak akan pernah membunuh seseorang"
Deep menutupi telinganya dengan kedua tangannya namun Deep malah mendengar perkataan dirinya sendiri saat ia memukul dan menginjak kucing kecil yang masuk ke halaman rumahnya hingga tewas.
🗣️ "Rasakan itu!, siapa suruh kamu menganggu hah?, dasar kucing sialan"
Deep melihat saat-saat kebersamaannya dengan Zorya, Dhruv, Rangi, dan Rasalas di depan matanya.
Deep melihat saat Zorya membuatnya terjatuh dan ia harus berjalan ke kelas dengan menahan rasa sakit di kakinya. Deep menutup rapat matanya tapi seolah ada seseorang yang berbisik di telinganya untuk membuka matanya.
🗣️ "Buka matamu Deep untuk apa memejamkan mata? ayok buka Deep" suara yang entah datang darimana dan siapa yang mengatakan pun tidak jelas.
Deep akhirnya mengikuti suara itu untuk membuka matanya. Deep membuka perlahan matanya.
Deep melihat Rangi mendorong dirinya duduk di kursinya. Deep melihat Rasalas menuangkannya air dingin ke atas kepalanya
Deep melihat dirinya gelagapan dengan guyuran air yang mengenai wajahnya itu. Deep menggelengkan kepalanya karena ia sudah tidak kuat lagi melihat adegan itu, namun adegan itu masih terus berlanjut di depan matanya.
Deep melihat Rangi, Rasalas, Zorya dan Dhruv menertawakannya ketika ia kesulitan bernafas.
Deep melihat dirinya mengelap wajahnya, menghilangkan air yang terasa menusuk ke dalam matanya itu.
Deep melihat Rasalas melemparkan telur ke mata dan wajah Deep ketika ia perlahan membuka matanya yang terasa perih.
Deep berteriak kencang tapi entah kenapa ia terus menyaksikan adegan itu.
__ADS_1
"Stop! aku mohon hentikan semua ini!" teriak Deep menggelengkan kepalanya.
Deep melihat Dhruv menuangkan tepung terigu dari atas kepalanya dan meratakannya ke wajahnya.
"Aku mohon hentikan!" teriak Deep saat adegan itu tidak mau hilang dari pandangannya.
Deep melihat kursi itu menempel di celananya. Deep melihat teman-teman sekelasnya ikut menertawakan dirinya.
Deep melihat Zorya menuangkan air got ke atas kepalanya dan Dhruv meratakannya ke wajahnya dengan kain pel yang ia ambil dari sudut kelas.
Deep terlihat sangat tertekan melihat semua adegan dirinya itu. Deep menggelengkan kepalanya dan memejamkan matanya serta langsung menutupnya dengan kedua tangannya.
Seketika Deep mendengar semua perkataan Zorya yang sangat menyakitkan untuknya.
🗣️ "Gw kira lu udah tenggelam di dalam lautan bunuh diri karena malu dengan ayah lu yang tertangkap polisi bahkan dijatuhi hukuman mati"
Mendengar perkataan Zorya, Deep celingukan mencari keberadaan asal suara itu, namun Deep tidak menemukan siapapun disana namun suara Zorya terus ia dengar yang entah darimana datangnya.
🗣️ "Lu adalah anak seorang psikopat"
Deep mendengar perkataan Dhruv yang membuatnya kembali mencari asal suara itu datang darimana.
Deep menutup telinganya menarik rambutnya. Deep terlihat sangat depresi karena penglihatan dan pendengarannya yang sangat menyiksanya.
Deep mendengar hinaan yang Rasalas berikan kepadanya.
🗣️ "Seorang pelukis psikopat pasti akan mewarisi keahliannya kepada salah satu keturunannya, dan lu satu-satunya keturunannya bukan?, berarti ... ya gw rasa kalian juga akan paham lah apa maksud gw sebenarnya tanpa harus gw berpanjang lebar menjelaskannya kepada anak psikopat ini"
Deep kembali mendengar perkataan Dhruv.
🗣️ "Bagaimana bisa seorang anak psikopat yang terkenal memiliki ide yang genius sangat mudah tertipu oleh seseorang?"
🗣️ "Kamu harus banyak belajar dari ayah mu itu Deep, agar kamu menjadi seseorang yang pintar dan tidak mudah dikelabui oleh orang lain"
Deep mendengar suara Maya ketika sedang berbicara dengan Mayang kembarannya.
🗣️ "Anak psikopat udah datang ya ampun"
🗣️ "Hanya sedikit perbedaan antara kejujuran dan kebohongan, apakah kamu seyakin itu jika Nora Porschia Tranquila akan kembali lagi ke Jakarta?"
Deep mendengar perkataan Nora saat ia berjanji kepadanya.
__ADS_1
🗣️ "Aku janji gak akan ninggalin kamu, jika nanti takdir berkata lain dan kita harus terpisah, aku berjanji akan kembali menemui mu"
Deep kembali mendengar suara Maya.
🗣️ "Tidak akan ada cinta monyet yang bertahan hingga dewasa"
🗣️ "Dengan mudahnya Nora akan menghapus perasaannya itu dan menggantikan kamu dengan pria lain yang bahkan jauh lebih baik dari kamu, dan yang pastinya bukan anak seorang pembunuh seperti kamu"
🗣️ "Nora ibaratkan berlian sedangkan kamu hanyalah batu kerikil jalanan yang dengan mudahnya hancur terlindas oleh kendaraan, tidak ada sejarahnya jika berlian berjodoh dengan batu kerikil seperti mu"
Deep seketika melihat Nora dan keluarganya datang. Deep melihat Nora di hadapannya dan mengatakan "aku berharap kamu gak benci sama aku dan aku berharap semoga takdir mempertemukan kita lagi". Deep memukul-mukul kepalanya untuk menyadarkannya jika semua itu hanyalah khayalannya semata. Deep langsung berlari pergi meninggalkan tempat itu entah kemana.
Deep berlari seperti orang gila dan terus melihat ke belakang. Deep melihat jika Nora berlari mengejarnya.
"Pergi! pergi kamu! kamu tidak ada! kamu tidak nyata! pergi! jangan ikuti aku terus! pergi!" teriak Deep mengusir bayangan Nora yang terus mengejarnya.
Deep berlari ke rumah sakit dan berkonsultasi kepada psikolog. Deep langsung masuk ke dalam ruangan dokter sambil terus melihat ke belakang.
"Dokter tolong usir dia" kata Deep menunjuk Nora yang ada di belakangnya.
"Dia siapa? adek datang sendiri ke ruangan saya, tidak bersama dengan siapapun"
"Wanita itu, wanita itu terus mengejar ku dokter, tolong usir dia" kata Deep menunjuk Nora yang saat ini tersenyum menatapnya.
"Tidak ada siapa-siapa disana dek"
"Ada dokter, dia tersenyum, usir dia dokter, saya tidak ingin dia terus mengikuti saya" pinta Deep yang langsung bersembunyi di balik tubuh dokter.
Dokter yang mengerti jika itu hanyalah khayalan Deep berusaha untuk menenangkannya.
"Tenang ya dek, ini minum dulu" pinta dokter memberikan sebotol air mineral.
Deep membuka tutup botol dan langsung meminumnya seketika Nora hilang dari pandangannya. Deep terkejut melihat Nora sudah tidak ada lagi disana. Deep celingukan mencari keberadaan Nora tapi tidak kunjung menemukannya.
Dokter yang melihat Deep celingukan seperti sedang mencari seseorang pun menggelengkan kepalanya.
Deep menceritakan semuanya kepada dokter dari dia membunuh kucing dengan brutal, membunuh teman-temannya, membunuh pria yang menggoda Aeri, membunuh seseorang yang ia temui dijalan serta membunuh Aeri.
Dokter pun memeriksa kondisi kejiwaan Deep. Deep dinyatakan mengidap gangguan psikopat dan skizofrenia.
Deep yang tidak terima dengan perkataan dokter pun seketika berlari dan menengok ke belakang menunjuk dokter sembari tertawa.
__ADS_1