
🗣️ "Seyakin itu kamu pada Nora?"
🗣️ "Siapapun orang yang telah pergi tidak akan pernah kembali!"
🗣️ "Jika sesuatu yang telah pergi bisa kembali, mengapa ayah dan ibumu tidak bisa kembali ke dunia ini Deep?"
Deep hanya terdiam sembari meneteskan air mata mengingat semua masa lalunya yang menyakitkan itu, saat dimana ia melihat ayahnya tengah membunuh seseorang, menemukan jasad ibunya yang ternyata ayahnya sendiri yang menjadi penyebab kepergian ibunya, dan kepergian Nora disaat dunia seolah bertindak tidak adil kepadanya.
🗣️ "HEI! Kenapa kamu menangis?"
🗣️ "Cepat hapus air matamu itu!"
🗣️ "Teman mu saja mengatakan mu sebagai psikopat dan anak psikopat, dan psikopat tidak pantas untuk menangis!"
🗣️ "Bukan hanya itu saja, apa kamu ingat dokter pernah mengatakan jika kamu psikopat dan skizofrenia?"
🗣️ "Kamu mengatakan jika kamu ingin membunuh dokter itu, mengapa kamu tidak melakukannya sampai saat ini?"
🗣️ "Cepat bunuh dia!"
🗣️ "Dia tidak tahu apapun! dia tidak tahu semua penderitaan mu! dia tidak tahu apapun tentang mu, mengapa kamu mempercayai dia dan membiarkan dia hidup?"
🗣️ "Ayok cepat lakukan!"
🗣️ "Bunuh dia sebelum dia yang akan membunuhmu!"
"Apa maksud mu?" tanya Deep pada suara yang berbicara di telinganya namun itu hanyalah halusinasinya semata seolah ada seseorang yang sedang berbicara kepadanya padahal tidak ada yang berbicara padanya.
🗣️ "Bisa saja dia akan merenggut nyawa mu! tidak ada yang tahu sifat dan karakter asli dari seseorang, lakukan sebelum tiada!"
🗣️ "Tidak ada satupun orang yang bisa kamu percaya Deep Akhtara!"
"Jika kamu bilang seperti itu lantas mengapa aku harus mengikuti perkataan mu itu?" tanya Deep.
Bi Rika yang sedari tadi memperhatikan Deep berbicara sendiri pun dibuat kebingungan.
"Tuan Deep ngomong sama siapa ya? daritadi dia ngomong sendiri atau sedang berbicara di telepon dengan seseorang? tapi tuan Deep memegang airpods itu dan ponselnya juga sedang mati di charger, jadi tidak mungkin jika tuan Deep berbicara dengan seseorang di telepon, lantas siapa yang tuan Deep ajak bicara sedari tadi?" tanya bi Rika kebingungan menggaruk kepalanya.
🗣️ "Dan kamu tahu ini tidak nyata, mengapa kamu berbicara kepada ku?"
🗣️ "Kamu tidak punya siapa-siapa di dunia ini sadarlah!"
🗣️ "Kamu tidak punya keluarga, teman ataupun saudara!"
__ADS_1
🗣️ "Berhentilah untuk bersikap baik pada semua orang! karena mereka semua tidak punya hati!"
🗣️ "Salah! mereka semua punya hati, tapi perasaan mereka semua tidak berfungsi!"
🗣️ "Semua manusia diciptakan dengan memiliki hati, tapi tidak dengan perasaan!"
🗣️ "Tidak ada satupun manusia yang memiliki perasaan di dunia ini!"
🗣️ "Sampai kapan kamu terus mengerti perasaan mereka sedangkan mereka semua tidak memiliki perasaan dan empati sedikitpun pada mu!"
Ketika sedang berdebat dengan halusinasinya sendiri, Deep mendapatkan telepon dari Nora.
🗣️ "Cepat angkat teleponnya! siapa tahu penting!"
🗣️ "Tidak ada yang lebih penting di dunia ini selain ketenangan diri sendiri!"
🗣️ "Jangan dengarkan ini semua! cepat angkat bodoh! kamu mencintainya bukan! cepat angkat!"
🗣️ "Tidak ada cinta di dunia ini Deep Akhtara sadarlah!"
🗣️ "Jika cinta benar adanya, mengapa ayah mu yang terlihat sangat mencintai ibu mu justru tega merenggut nyawanya? jangan pernah percaya dengan cinta Deep Akhtara! apalagi pada janji yang telah seseorang ucapkan!"
🗣️ "MULUTMU HARIMAUMU!"
🗣️ "Jangan angkat telepon itu! buang saja telepon mu itu!"
🗣️ "Cepat buang ponsel mu ke kaca jendela pesawat itu! biar pesawat itu kehilangan keseimbangan dan semuanya tewas!"
🗣️ "Cepat lakukan Deep! masa gitu aja kamu takut sih! ayok cepat lakukan!"
"Tidak! aku tidak mau melakukannya! berhenti memerintah ku!" teriak Deep menutup telinganya.
Seorang pramugari yang mendengar teriakan Deep langsung menghampirinya.
"Mas ada apa?" tanya pramugari itu menepuk pundak Deep.
"Hm, gak apa-apa kok mbak" jawab Deep.
"Oke baiklah, saya permisi"
"Iya mbak silakan!"
"Tuan, tuan kenapa?" tanya pak Jaka.
__ADS_1
"Gak apa-apa kok pak, tadi aku mimpi buruk"
"Oh gitu, ya udah tidur lagi aja tuan"
"Iya pak" jawab Deep menyalakan lagu dan memejamkan matanya.
"Apa? mimpi buruk? jelas-jelas tadi aku lihat tuan Deep gak tidur kok, dia ngomong sendiri, apa tuan Deep ketempelan kali ya? tapi kalau ketempelan kayaknya gak kayak gitu deh, apa tuan Deep menyembunyikan sesuatu dari kita? aku yakin ada sesuatu yang tuan Deep sembunyikan dari kita, tapi aku gak tahu itu apa, aku harus mencari tahu apa yang tuan Deep sembunyikan, ketika kita sampai di Jakarta dan ketika tidak ada tuan Deep di rumah, aku akan mencari tahu di dalam kamarnya langsung" batin bi Rika yang sedari tadi memperhatikan Deep.
"Ada apa?" tanya pak Zainal yang terbangun dari tidurnya.
"Gak apa-apa kok"
"Tadi ribut-ribut apaan deh? gak tahu malu banget di pesawat teriak-teriak"
"Itu tadi tuan Deep"
"Hah? tuan Deep? itu tidur orangnya"
"Tadi tuan Deep teriak terus dihampiri pramugari dan akhirnya tidur"
"Oh gitu, udahlah gw mau tidur lagi"
"Hm!"
Bi Rika masih terus menatap Deep yang terlihat semakin mencurigakan dimatanya.
Beberapa jam kemudian mereka tiba di Jakarta.
"Hm, kalian balik aja duluan, aku mau mampir ke The Deep Art sama The Deep Restaurant" ucap Deep.
"Oke tuan" jawab pak Rudi.
Deep pergi menggunakan taksi yang ada di depan bandara.
"Ini kesempatan ku untuk mencari tahu ada apa sebenarnya pada tuan Deep" batin bi Rika.
Setelah tiba di rumah, bi Rika langsung masuk diam-diam ke kamar Deep. Bi Rika membongkar semua lemari Deep dan menemukan amplop rumah sakit. Bi Rika langsung membuka amplop itu dan membacanya.
"Apa? tuan Deep psikopat dan skizofrenia?" tanya bi Rika terkejut membaca surat pemeriksaan Deep.
Surat itu pun terjatuh dengan sendirinya karena tangan bi Rika yang gemetar mengetahui jika Deep mental ilness.
"Apa tuan Deep ngomong dan teriak sendiri itu karena skizofrenia? tuan Deep psikopat? apa tuan Deep pernah membunuh seseorang? tapi tuan Deep terlihat sangat baik, apa orang sebaik tuan Deep bisa bertindak kejam pada orang lain apalagi sampai merenggut nyawanya? tapi seorang psikopat kan manipulatif, aku harus cari tahu lagi tentang tuan Deep, kamar tuan Dark? apa tuan Deep menyembunyikan korbannya di kamar tuan Dark? aku harus mencari tahu di kamar tuan Dark" ucap bi Rika yang langsung memasukkan surat itu ke dalam amplop dan merapihkan kembali kamar Deep.
__ADS_1